
Jessica sedikit malu, suaranya makin mengecil, dia takut terdengan oleh orang lain.
“Lina, aku tahu kamu anak orang kaya, tidak peduli dengan uang itu, tapi aku peduli, aku sudah takut miskin, aku membayangkan kalau aku bisa mendapat 1 juta itu, orang tua aku tidak akan mengkhawatirkan aku lagi, adikku bisa menikah, dan yang lainnya, sehingga orangtuaku juga tidak akan memaksaku mengerjakan sesuatu yang tidak aku sukai, jujur, aku suka dengan sejarah sangat suka, aku pernah berpikir bahwa kalau aku lulus nanti, akan menjadi seorang guru sejarah, dan mengajarkan seluruh ilmu yang aku pelajari, tapi papa mama aku bilang, jadi guru gak bisa kaya, gak bisa menghidupi mereka, jadi sebelum aku lulus pun, orang tua aku sudah mulai merencanakan tujuan hidupku, setelah aku lulus, aku harus mencari pekerjaan yang menghasilkan, tidak perlu sama dengan jurusan juga tidak masalah, aku sangat takut dan binggung, aku takut akan menjadi orang yang aku sendiri tidak suka.”
Hello! Im an artic!
Lina hanya terdiam mendengarkan kata-katanya.
Memang, dia tidak melewati kehidupan Jessica, dan juga tidak bisa merasakannya.
Dan tidak tahu apa isi hatinya, setelah mendengar ceritanya, dia baru tahu kehidupannya terus diatur oleh uang.
Menjadi guru ada sebuah impian yang tinggi, tapi malah harus menyerah dengan realitas, harus mencari uang.
Hello! Im an artic!
Beda dengan kakak keempatnya, karena keluarga Hua ada uang dan kekuasaan, jadi tidak peduli anaknya mau mengerjakan apa, Lika bisa dengan tenang menjadi seorang guru.
Sekarang, dia sedikit mengerti Jessica.
__ADS_1
“yang kamu bilang, aku setuju, tapi aku gak bisa menerima kamu demi uang itu, lalu membahayakan dirimu untuk mencoba obatnya, kamu tahu gak mencoba obat itu? jadi tikus percobaan?”
“Aku mengerti, aku juga hanya ngomong saja, pasti juga tidak akan dipilih, aku dengar yang mendaftarkan saja sudah 70ribu orang, dan hanya bisa 10 orang, haha, jangan khawatir.”
Melihat Jessica tertawa, Lina semakin sedih.
“Kamu sekarang belum lulus, urusan setelah lulus jangan dipikirkan dulu, masa depan tidak ada yang bisa memprediksinya.”
“Iya, Lina kamu sangat bijaksana, aku juga sudah butakan sama obsesi.”
Setelah selesai makan, mereka pulang ke universitasnya, sorenya Lina pulang lebih awal, tapi tidak balik ke rumahnya, dia langsung pergi mencari Eric.
Jadi ketika duduk di sebuah cafe, dan Eric duduk di seberangnya, dia masih merasa apakah semua ini mimpi?
“Aku datang mencarimu, ada yang ingin aku bicarakan.”
“Baik, coba ceritakan.” Eric berkata.
“Aku ada seorang teman, namanya Jessica, dia mendaftar acara test obat kamu, aku gak berharap dia pergi, jadi aku mohon kamu sampaikan ke pengurus untuk tidak memilihnya.”
__ADS_1
“eh…. Obatku tidak bersifat racun, bisa test obat, bisa dapat 1 juta lagi, ini hal baik, kamu harus menyemangati temanmu itu.”
Eric merasa tidak bersalah, dia tidak mencelakakan orang, kenapa Lina bicaranya serius banget.
“Kamu gak perlu jelaskan begitu panjang, aku hanya berharap dia tidak mencoba obatnya, tolong kamu aturin.” Selesai bicara, Lina langsung berdiri dan pergi.
“Lina…. Kamu boleh gak jangan berpikir buruk tentangku…” Eric bergumam
Tapi yang lebih membuat sedih adalah, terhadapa seorang teman saja dia begitu peduli, tapi saja dia malah selalu menghindarinya.
Eric akhirnya juga menuruti kemauan Lina, diam-diam menghapus wanita yang bernama Jessica itu.
Malam jam 9, diumumkan 10 orang pemenang, dan juga secara resmi mengumumkan nama obat barunya….. Sadar.
Dikatakan bahwa obat ini bisa menekan neuron otak manusia, tujuan utamanya adalah membuat otak kita relax dan tidak tertekan, dan bisa membuat badan kita menjadi nyaman.
Tapi semakin misterius, semakin membuat orang penasaran, berita tentang Erik Farmasi sekali lagi masuk halaman depan semua berita.
Steve yang melihat berita juga tidak sabar, dia bertanya ke Fredy, “Adikmu ngapain kali ini? Sadar? Obat apaa itu? Jangan sampai bermain api dan membakar dirinya sendiri.”
__ADS_1
Steve takut anaknya terlalu pamer, dan ketika obatnya keluar nanti, hasilnya tidak sehebat yang diberitakan, 500juta akan hangus, dan Eric akan dicap sebagai seorang penipu juga.