
Hello! Im an artic!
John Jiang benar-benar sangat peduli terhadap istrinya, ia langsung merangkul bahu Lina Hua,”Jangan terburu-buru, kita akan memikirkannya bersama-sama, lihat anak itu terlebih dahulu.”
Setelah mendengar ia berkata demikian, Benard Bai langsung memberikan anaknya pada Lina Hua, Lina Hua pun menggendong bayi tersebut secara perlahan.
Hello! Im an artic!
Anaknya sedang memejamkan matanya, ia sedang tertidur, bulu matanya terlihat sangat panjang, walaupun wajahnya terlihat sedikit muram, namun, itu adalah anak yang mempunyai hubungan darah dengannya, jadi, ia tentu saja merasa sangat akrab dengannya.
“Aku tahu Lina Hua sudah lelah, namun, Lika Hua dan aku benar-benar berterima kasih kepada adik kelimat, jadi, kita ingin adik kelima memberikan sebuah nama untuk anak ini.”
Benard Bai sebenarnya memiliki sifat yang sangat berterus terang, ia juga mempunyai emosi yang cukup tinggi, namun, sejak ia menikah dengan Lika Hua dan melalui beberapa kejadian bersama-sama.
SIfatnya kini pun melunak, ia kini hanya berharap untuk melewati hari-harinya dengan damai.
Hello! Im an artic!
__ADS_1
John Jiang juga menatapn anak bayi tersebut,”Tidak perlu dibicarakan lagi, ia benar-benar terlihat sangat mirip dengan kakak keempat, gen dia benar-benar sangat kuat.”
Lina Hua yang menggendong anak bayi tersebut khawatir ia tidak bisa menjaganya dengan baik.
Ia kemudian berkata,”Kedatangan anak ini cukup sulit, ibunya harus melalui banyak sekali kejadian karena dirinya, aku berharap ia dapat bertumbuh dengan pemberkatian dari apra seniornya, ia dapat hidup dengan sehat dan tenang, kebetulan ia adalah seorang anak lelaki, kalau begitu, mari namai dia Ethan Bai, yang artinya sehat dan tenang.”
“Ethan Bai, nama yang baik, Lu You pernah menulis di “Kebahagiaan Tersendiri”, ada kekayaan di tengah kesulitan, ada kesehatan dan ketenangan di umur yang panjang. Sebagai pria tertua, lelaki itu akan lewat begitu saja,”John Jiang Jian memang sangat cerdas, Lina Hua baru saja mengatakan kata sehat dan tenang, namun, ia sudah teringat akan puisi dari Lu You.
Benard Bai merasa sangat senang mendengarnya,”Aku adalah seseorang yang kasar, aku tidak mempunyai pendidikan demikian, tidak seperti Lika Hua, apalagi seperti adik Lina Hua dan adik John Jiang, namun, aku benar-benar menyukai nama ini, namanya terdengar sangat menenangkan, anak ini pasti mempunyai kebertungannya tersendiri.”
“Nama panggilan seharusnya adalah Ethan, sedikit lebih mudah.”
Jadi, anak ini tentu saja membawa aura yang berbeda……
“Baiklah baiklah, kalau begitu, aku akan menyampaikannya kpeada Lika Hua terlebih dahulu.”
Benard Bai merasa sangat senang, ia kemudian menggendong anaknya, beserta dengan nama yang sudah diberikan oleh Lina Hua kembali ke ruang pasiennya.
__ADS_1
Lina Hua pulang bersama dengan John Jiang ke Villa Spring Mansion.
Ketika mereka tiba di rumah, Lina Hua melihat pesan yang dikirmkan Benard Bai di dalam grup keluarganya.
Benard Bai: Semoga adik kelima tidak keberatan untuk memberikan nama bagi anakku dan Lika Hua, kita kini ingin memberitahu semuanya, anakku kini bernama Ethan Bai, yang berarti sehat dan tenang. Adik John Jiang berkata bahwa Lu You pernah menulis di dalam puisinya, ada kekayaan di tengah kesulitan, ada kesehatan dan ketenangan di umur yang panjang. Lika Hua juga sangat menyukai nama ini, nama panggilan adalah Ethan, harapan terbesar kami adalah ia bisa hidup dengan sehat dan tenang, terima kasih adik kelima dan saudara John Jiang, terima kasih atas semua yang sudah kalian lakukan.”
Benard Bai umumnya merasa sangat canggung pada awalnya, namun, ia kini sudah lebih mahir dalam berbicara.
Keluarga Hua juga semakin meramai.
Linda Hua: Astaga, bagus sekali, Ethan adalah anak lelaki pertama dari Keluarga Hua.
Lili Hua: Apakah keadaan kakak keempat sudah membaik, istirahatlah lebih awal, jangan terlalu bersemangat.
Nyonya Hua: Lika Hua benar-benar beruntung, anak ini juga mempunyai keberuntungannya tersendiri, aku merasa sangat senang.
Peter Hua: Semuanya sudah berusaha dengan baik hari ini, istirahatlah lebih awal, ketika Lika Hua sudah keluar dari rumah sakit, kita akan segera mengucapkan selamat padanya.
__ADS_1
Lina Hua: Selamat malam semuanya.
Lina Hua sebenarnya sudah berencana untuk langsung tidur setelah mengucapkan selamat malam, hanya saja, sayang sekali……Perasaan takut itu lagi-lagi muncul, ia tahu, sepertinya ia sudah harus bertemu dengannya kali ini?