
Hello! Im an artic!
Saat ini, didalam ruangan private kota J.
Wanita kaya di kota J berulang tahun, dan memesan seluruh bangunan disini untuk merayakan ulang tahun.
Hello! Im an artic!
Eric Xie dan Lili Hua juga datang, Sony Wang tidak suka acara ini dan lebih dulu pulang istirahat.
Orang yang berulang tahun kebetulan adalah teman Eric Xie dan juga teman Lili Hua, maka lumayan gembira saat bertemu.
Selain Lili Hua, juga adaIndri, artis lain di dunia entertainment juga banyak yang datang, melihat koneksi orang kaya ini sungguh luas.
Didalam ruangan seluas seratus meter persegi lebih, sekelompok orang kaya, lelaki dan perempuan, selebriti papan atas dunia entertaimen juga datang.
Hello! Im an artic!
Totalnya hampir lima sampai enam puluh orang, acaranya juga besar, juga sangat ramai sekali.
Semuanya ada yang minum, ada yang bermain tebakan, ada yang sibuk menggoda wanita, masih ada yang muntah di toilet.
Eric Xie dan Lili Hua duduk disamping pojokan, mengobrol sebentar.
__ADS_1
“Kenapa belakangan ini kamu sedih begini?”
“Apakah aku berani gembira? Desi Zhong hampir mencelakai aku. ”
“Ha ha ha, lucu sekali, Desi Zhong barang yang tidak berotak, masih tidak tahu malu disebut wanita cantik pertama di kota J, aku meludahi dia. Tapi masih syukur ada Windi Feng membantumu, kalau tidak kamu sungguh tidak akan begitu cepat lepas dari keluarga Zhong yang pembohong itu.”
“Lina yang memintaWindi Feng membantuku.” Sekali mengungkin Lina Hua, hati Eric Xie langsung menghangat.
“Kamu jangan mengungkit Lina, Lina lagi, John Jiang akan mengumpatmu kalau mendengar ini, kamu lupa sudah dipukul?”
“Yah, dia itu tidak sopan, jelas-jelas salah paham padaku.”
Terhadap masalah dia salah paham kali itu, Eric Xie masih mengingatnya, tapi John Jiang kemudian juga tidak merasa tidak salah karena mengumpatnya.
“Halo, kalian sedang mengobrol apa, kenapa begitu gembira?”
Indrimengobrol sebentar dengan orang lain dan tidak sabar kemari, Lili Hua langsung tahu apa maksudnya, segera memberikan tempat dan membiarkan dia duduk.
Indrimelihat Lili Hua sekilas dengan sangat berterima kasih, setelah duduk, mengambil segelas bir, “Tuan muda Xie, mari, bertemu lagi, aku toast padamu.”
“Sudah sungkan.” Eric Xie ada sedikit berhati-hati, sangat sopan.
Daya minumIndrilumayan, sekali teguk langsung menghabiskan sebotol, Eric Xie juga tidak memalukan dan meneguk habis semuanya.
__ADS_1
“Tuan muda Xie……Semuanya berkata dulu kamu orang yang sangat ceria, suka bermain dan suka keramaian, tapi kenapa aku merasa kamu begini tenang? Apakah tuan muda Xie yang mereka kenal berbeda dengan yang aku kenal?” Indribercanda.
Nona ini hari ini memakai sebuah sweater rajut berwarna merah, longgar dan memperlihatkan sepasang kaki yang cantik, auranya tidak dapat dibilang lagi.
Seorang wanita cantik, walau tidak menonjol seperti Lili Hua, Lina Hua begitu tertutup, dan juga adalah kecantikan papan atas.
Terutama masih seorang artis besar, pandai menyanyi, maka tidak bisa dihindari dikejar oleh para tuan muda itu, tapi tidak tahu kenapa dia memilih Eric Xie.
Mengumpulkan tenaga disamping, juga tidak bermaksud putus asa walau kali itu tidak mendapatkan Wechat.
Indriputih, dan matanya miring saat tertawa, memakai topi hitam, anting Chanel kecil, sebenarnya banyak lelaki yang tidak berdaya menolak yang begini.
“Ah, dulu aku begitu, kemudian……” Bicara sampai disini, Eric Xie mengeluarkan rokok, menggantung didalam sudut bibirnya.
Gerakan ini sangat tampan, Indrisangat terobsesi melihatnya, sampai tidak tega mengalihkan pandangan.
“Kemudian……Pengembara sudah pulang.”
Eric Xie selesai bicara dan tertawa sebentar, menekan mancis, memiringkan kepala menyalakan sebatang rokok itu.
Indrimelihat dengan teliti, rokok Eric Xie bukan rokok mahal seperti Marlboro dan cerutu.
“Ya, ini aku dapat membuktikan, kalau tuan muda Xie yang dulu, juga tidak mungkin berteman denganku, dan kebalikannya pengembara yang sudah pulang ini marah padaku.” Lili Hua juga mengambil sebatang rokok wanita, menyalakan berpura-pura keren dengan keramaian, sebenarnya dia bukan perokok.
__ADS_1
“Itu……Kamu suka kamu yang dulu atau kamu yang sekarang?” PertanyaanIndrimasih ada sedikit mendalam.