Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 90 Mengantar Surat Cinta


__ADS_3

Sebenarnya, lebih baik tak usah dibahas. Nyonya Xie jadi marah karena hal itu dibahas lagi.


Bukan hanya nyonya saja, tuan Xie bahkan lebih kecewa lagi.


Tentang keluarga Hua, sebenarnya tuan Xie sudah lama tertarik pada lokasi tanah di dekat Danau Peri.


Peruntungan Keluarga Xie beberapa tahun ini amat baik. Penjualan domestik mutiara menjadi yang terbaik beberapa tahun berturut-turut. Keluarga Xie sudah lama ingin berekspansi.


PemandanganDanau Periamat indah. Tuan Xie berencana membangun gedung khusus desain perhiasan disana untuk menjadi kantor pusat kedua keluarga Xie.


Namun…… rencana yang sudah dirancang itu, semuanya dihancurkan oleh anaknya.


Lebih parah lagi, saat dia kabur dari pernikahannya, ia malah pergi bermain dengan artis yang terkenal di kota itu.


Sekarang hubungan keluarga Hua dan keluarga Xie sudah tidak erat, mereka lebih ingin mempersatukan hubungan dengan keluarga Jiang dan Hua.


Hal ini membuat ayah Eric Xie sedih untuk waktu yang lama. Dari sisi keuntungan perusahaan, ia melewatkan suatu kesempatan yang besar.


“Bukankah aku sudah menyesalinya? Siapa yang masih belum bisa menerima?”


“Aku tak peduli padamu lagi. Lain kali kau tak usah pulang, aku tak ingin melihatmu lagi.”


Sambil marah, nyonya Xie mengatai anaknya, lalu pergi dengan supirnya.


Eric Xie tak menyesal. Ia mengetahui sifat temperamen ibunya.


Ibunya yang suka menusuk dengan kata-katanya, tak mungkin tidak peduli padanya.


Eric Xie melihat jam di ponselnya. Sudah hampir waktu siang, selesai mencuci, ia makan sarapan lalu pergi.

__ADS_1


Rika dan Ella sering pergi untuk membeli kebutuhan sang nona.


Lina Hua tak suka pergi keluar karena lokasi Villa Spring Mansion yang jauh dari pusat kota.


Jadi ia menyerahkan semua urusan pada dua wanita itu.


Siangnya, Rika dan Ella membeli berbagai sayuran dan buah di supermarket dan bersiap untuk pulang.


Tak sengaja mereka bertemu dengan Eric Xie.


“Rika, Ella.” katanya.


Kedua wanita itu terkejut dan saling melihat satu sama lain. Mereka tahu bahwa kedatangan laki-laki itu bukan pertanda baik.


“Tuan Xie, apa yang bisa kami bantu?”


Rika sifatnya lebih keras dan efisien daripada Ella.


“Kak Rika, sebenarnya aku membutuhkan bantuanmu.” Kata Eric Xie sambil tersenyum.


“Jangan panggil aku kak Rika. Aku tidak lebih tua darimu.” Kenyataannya, Rika berumur 23 tahun, lebih tua setahun dari Lina Hua.


Eric Xie sudah berumur sekitar 26 atau 27 tahunan, tidak tepat ia memanggilnya kakak.


Namun bagi Eric Xie, ia mencoba menghormati para pelayan dengan memanggilnya kakak. Sungguh pencari muka.


“Baiklah, aku akan memanggilmu Rika. Tak masalah apa panggilanmu. Aku datang kesini ingin meminta bantuanmu.”


“Silahkan tuan Xie.”

__ADS_1


Eric Xie mengambil sepucuk surat, lalu memberikannya pada Rika.


“Apa ini?” Rika tidak menerimanya. Ia menunduk.


“Ini surat yang kutulis untuk Lina Hua. Tolong bantu aku untuk memberikan ini padanya.”


Mendengar itu adalah surat, Rika dan Ella langsung mengerti maksudnya.


Ini pasti adalah surat cinta. Eric Xie tak memiliki kontak wechat sang nona.


Ditelpon tak pernah diangkat, pesan yang dikirim olehnya juga langsung di block.


Ia tak menemukan cara untuk mengontak Lina Hua, makanya ia datang dengan cara tradisional seperti ini.


Dipikir-pikir, ini cara yang agak menjijikkan, tapi amat efektif.


Hanya saja……


“Maaf kami tak bisa membantumu.” Jawab Rika dengan sopan.


Mereka tahu kalau sang nona tidak ingin bertemu dengan pria ini. Bagaimana mungkin mereka membantunya mengirimkan surat itu?


Lagipula, tuan mereka sangat baik pada sang nona dan mereka berdua. Apa urusannya membantu Eric Xie mengirim surat itu diam-diam? Bukankah artinya mereka mengkhianati majikan mereka?


Melihat Rika yang menolak permintaannya, Eric Xie tidak merasa khawatir.


Ia mengambil dua amplop tebal dari tasnya.


Lalu memberikannya pada Rika, “Ini adalah bentuk perhatianku, kutraktir kalian berdua minum teh. Mohon bantu aku.”

__ADS_1


Mereka bisa melihat ketebalan amplop itu dari luar. Eric Xie benar-benar amat murah hati.


__ADS_2