Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 102 Menunggumu Pulang Sekolah


__ADS_3

Freddie menggelengkan kepala, “Tidak mau.”


Sejujurnya, saat dia masih berada di taman kanak-kanak, sudah sangat disukai oleh wanita.


Beberapa tahun ini, dari Smp Sma sampai kuliah, mendapat paling banyak gangguan dari wanita.


Jadi sekarang begitu melihat wanita langsung bersembunyi.


Hanya wanita dalam universitas ini saja, surat cinta, pesan singkat, wechat, pesan pribadi di weibo, tidak ada habisnya terus meledak.


Di luar universitas lebih tidak usah dibicarakan lagi.


Jadi, Freddie terus bermain basket, tidak pergi melihatnya.


Kabar berita di kampus selalu tersebar dengan cepat, ada yang pergi ke forum kampus mempostingnya.


Ada orang yang menggunakan weibo membicarakan hal ini dan menambahkan berbagai kata-kata yang dilebih-lebihkan.


Setelah beritanya terus berkembang, akhirnya, mengejutkan Eric.


Dia sedang memikirkan cara bertemu dengan Lina, tapi tidak menemukan cara yang bagus.


Begitu mendengarnya pergi ke kampus, raut wajahnya sangat senang dan langsung mengendarai mobil ke Universitas Nasional.


Menghentikan mobil mewahnya di tempat parkir kampus.


Langsung pergi ke departemen sejarah mencari orang…….


Sayang sekali, Lina tidak berada di dalam kelas.


“Ganteng, kamu mencari orang ya?”


Wanita di departemen sejarah melihat pria yang mempunyai penampilan tinggi, sedang ragu-ragu di depan pintu, sangat cepat pergi mencari perhatian.

__ADS_1


“Eh….di kelas kalian ada seorang gadis kecil….”


“Maksudmu Lina ya.”


“Oh, iya, benar dia.”


“Dia sedang pergi.”


“Pergi kemana?”


“Mungkin sedang pergi makan siang.”


“Kalau begitu kapan dia akan kembali?”


“Tidak pasti, sore tidak banyak pelajaran, dia mungkin akan pergi ke perpustakaan, atau mungkin akan pulang lebih cepat….kamu ada hubungan apa dengannya?”


Mulai mencari dimana-mana.


Begitu kecantikan Lina tersebar, dia tidak berani keluar masuk kantin sekolah.


Jadi dia keluar dari pintu samping di dalam toko cepat saji yang dekat dengan kampus, memakan semangkok bihun vegetarian, meminum sebotol air mineral.


Begitu kembali, langsung pergi ke perpustakaan.


Saat siang hari, perpustakaan tidak banyak orang.


Dia duduk di sudut, memakai buku menghalangi wajahnya, terasa sangat tenang.


Eric mencarinya sangat lama di perpustakaan, saat akan menyerah.


Tiba-tiba menemukan gadis kecil yang bersembunyi di sudut ini.


Lalu dengan raut wajah yang senang…

__ADS_1


Bahkan seperti pemuda yang baru mengerti arti cinta sedang bersiap-siap untuk bertemu cinta pertamanya.


Dia sangat berhati-hati berjalan ke sana.


“Linlin.” Dia memanggil.


Begitu mendengar panggilan ini, kepala Lina terasa sakit.


Dia menyingkirkan buku, melihat sekilas Eric.


“Ada masalah apa?”


“Linlin, aku membeli seekor kucing Garfield, tidak terlalu bisa memeliharanya, kamu tolong aku, beri aku sebuah paduan boleh tidak?”


Alasan yang lama baru terpikirkan, akhirnya tanpa malu bisa digunakan.


Lina mengambil kertas dan pen, menulis sebuah nomor padanya.


“Aku juga tidak bisa memelihara, ini ada nomor pet shop, kamu langsung bertanya pada pemilik ini.”


Eric:………..


“Linlin, kenapa kamu malah datang untuk kuliah, ha… Apakah cuma karena ingin mencoba merasakan suasana universitas?”


“Bukan, aku hanya ingin mempelajari sesuatu.”


“Kamu kan bisa bertanya padaku, aku bersekolah di luar negeri, juga termasuk banyak pengetahuan dan bakat, kamu tanya padaku, aku akan mengajarimu.”


Eric mencoba mengambil tugas yang berat ini.


Lina sedikit merapatkan bibirnya, bertanya padanya, “Baiklah, coba kamu ceritakan sejarah dalam lima dinasti sepuluh kerajaan, barang antik dari batu giok yang paling bernilai tinggi yang masih tertinggal, para saat raja di makamkan, barang berharga apa yang paling banyak ikut di makamkan? Di mana letak kuburan mereka sekarang? Pakaian yang ada di tubuh mereka dari bahan apa, dan ada lagi gelas arak yang mereka gunakan saat masih hidup, juga masih berapa banyak gelas kaca berwarna yang masih ada di dunia ini?”


Eric:……

__ADS_1


Setelah tertegun dengan pertanyaan Lina, tuan Xie kedua juga tidak berani berkata dirinya tidak bisa.


Hanya bisa mengahlikan topik bertanya padanya, “Lina, apakah kamu sudah mendengarkan lagu baru Jay Chow? Judulnya menunggumu pulang sekolah, aku nyanyikan untukmu boleh tidak?”


__ADS_2