Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 89 Sengaja Mengacaukan


__ADS_3

Wanita itu terlihat canggung setelah mendengarnya……


Nyonya Xie segera mengalihkan pembicaraan, “Hehe, Xiuxiu kamu lihat, anakku memang lucu…… Ia amat blak-blakan, sama sekali tidak mirip seperti aku dan ayahnya.”


Perempuan itu menganggukkan kepala, tak berkomentar.


“Eric, kita kedatangan tamu, cepat ganti baju.”


Eric Xie tidak menghiraukannya, perlahan ia turun dari tangga, berjalan menuju perempuan itu.


Sebenarnya, perempuan itu terlihat cantik. Matanya besar dan berambut pendek keriting berwarna coklat kastanye.


Dandanan di wajahnya amat menggoda, pakaiannya juga dari brand ternama dan ditelinganya terpampang anting besar berbentuk lingkaran.


Sepertinya, ia juga tak begitu temperamental, selera berpakaiannya juga bagus.


Tentu saja, orang yang dipilih nyonya Xie pasti orang kelas atas. Latar belakang keluarganya tak perlu ditanya, pasti amat sempurna.


Sebelumnya kalau ia merasa bosan, mungkin Eric Xie hanya akan menambah teman di wechat dan menggodanya.


Tetapi, pikirannya hanya tertarik pada Lina Hua, ia tak tertarik pada wanita lainnya.


Ia tahu arti perlakuan ibunya membawa seorang wanita ke rumah, namun ia tak berniat untuk menggubrisnya.

__ADS_1


Ia melirik sepintas ke dada wanita itu dengan vulgar, “Bukan cup D, aku tak menyukainya.”


Sesaat setelah ia mengatakannya, wanita itu kaget, wajahnya memerah dan menunjukkan raut wajah marah.


“Eric, omong kosong apa ini?”


Nyonya Xie amat marah, dalam hatinya ia berpikir anaknya sengaja ingin merusak citranya.


Biasanya anaknya tak seperti ini, sembarangan bicara lalu membuat orang lain tidak senang.


Perempuan bernama Xiuxiu itu tak bisa menahan amarahnya.


Ia menjawab dengan kasar, “Kamu ini sedang mencari istri atau mencari sapi?”


Nyonya Xie tak bisa menghentikannya. Perkataan terus keluar dari mulutnya.


Perempuan itu terbakar amarah. Ia menengok nyonya Xie lalu dengan setengah menunduk berkata, “Tante Xie, aku masih ada urusan lain, aku pergi dulu. Anakmu juga tak cocok denganku.”


“Eh? Xiuxiu, Xiuxiu jangan pergi. Eric hanya bercanda. Dia biasanya tak seperti ini.”


Nyonya Xie panik ingin menjelaskan, tapi perempuan itu tak ingin mendengarnya.


Setelah perempuan itu pergi, Eric Xie bersiul dengan riang untuk merayakannya.

__ADS_1


Nyonya Xie memutar badan lalu melempar tasnya, hampir saja mengenai kepalanya.


Respon Eric Xie juga cepat. Ia segera menunduk, tas itu terbang melewati kepalanya.


“Buset…… Ibu apa yang kau lakukan? Kau ingin membunuhku?”


“Kuharap aku bisa membunuhmu, dasar anak tak berbakti.”


“Aku tak suka mendengar perkataanmu…… Apanya yang tidak berbakti, bukankah aku membelikanmu bunga saat perayaan hari ibu? Tidakkah aku memberikanmu perawatan salon di hari ulang tahunmu?”


“Aku tidak sedang membicarakan hal-hal itu. Ada tiga cara untuk menjadi anak yang berbakti…… Eric kau sudah tidak muda lagi. Beberapa tahun ini aku dan ayahmu terlalu memanjakanmu……jadilah kamu anak yang tak punya aturan. Berita tentang kebejatanmu itu tersebar di seluruh kota, membuat keluarga Xie kehilangan muka…… Lalu setelah aku memilihkanmu jodoh, kamu masih juga menolaknya mentah-mentah. Kau benar-benar membuatku marah.”


Nyonya Xie merasa ia akan menderita jika tidak melampiaskannya.


Eric Xie tidak setuju, ia duduk lalu bersandar pada sofa.


“Aku pasti akan menikah. Aku juga yakin aku akan mendapat seorang istri. Tetapi, aku hanya ingin anak kelima keluarga Hua.”


Sesaat setelah mengatakannya, nyonya Xie segera menghampiri Eric Xie lalu memukul kepalanya.


“Bu apa yang sedang kau lakukan? Kau gila?” Eric Xie menutupi kepalanya sambil berteriak.


“Sialan, kamu benar-benar membuatku marah. Dari awal aku sudah merencanakanmu dengan anak kelima keluarga Hua. Kamu sendiri tidak setuju lalu asal membatalkannya. Kau ingin menyerang keluarga Hua, juga menyerahkan harta ayahmu kepada keluarga Jiang. Masih berani bicara?”

__ADS_1


__ADS_2