
Hello! Im an artic!
“Saya memang memandang rendah, Cuman saya memandang rendah mental kamu yang cepat menyerah, Sadar obat ini, saya ada beli, juga pernah pake, hasilnya sangat luar biasa, kalian bisa menggunakan rumput Sadar membuat obat yang memperbaiki kualitas tidur dan ketegangan otak besar, saya sangat kaget, hanya tidak pikir kamu begini lemah, sedikit begini saja sudah jatuh, tidak apa-apa, lain kali jangan cari saya lagi, juga jangan bilang menyesal, atau suka saya kata-kata begini, saya tidak berharap orang yang mengejar saya , seorang pengecut, orang lemah.” Setelah selesai bicara Lina membalikkan badan waktu mau pergi.
“Linlin, saya tahu tidak ada muka bertemu denganmu…… tetapi hatiku kepadamu benar, saya bukan mau membuat marah John, waktu pertama ingin membuat bisnis baru Karen ingin merebutmu sendiri.” Eric menjelaskan dengan suara serak.
Hello! Im an artic!
Lina membalikkan kepala, “benar-benar bukan cuman ngomong saja, kalau kamu punya keputusan ini, jangan mudah menyerah. ”
“Apa yang masih bisa saya lakukan? Saya sudah sungguh berusaha, rumah pun sudah jadi jaminan, saya sudah tidak ada apa-apa lagi.” Eric memang sudah berusaha mencari jalan keluar, tetapi selain kembali ke Keluarga Xie, mencari ayah bersembunyi di bawahnya, tidak ada cara yang bagus lagi, setidaknya tidak terpikir olehnya.
“Apa kamu pernah berpikir dikalahkan oleh apa?” Lina bertanya kepadanya.
“Oleh berita miring, karena obat bermasalah, mematikan orang.”
Hello! Im an artic!
__ADS_1
“Hm, kalau begitu kamu periksa orang apa saja yang mau membangkrutkan kamu, apa hanya karena uang?” Lina mengingatkan kembali.
Eric terdiam, beberapa hari ini pikirannya hanya bagaiman mengambil uang untuk menutupi lobang, tetapi tidak melihat masalah dari sudut pandang lain.
Apa yang dikatakan Lina masuk akal, kalau bisa memeriksa ornag yang mau memerasnya itu, mungkin masih bisa membersihkan nama baiknya, apalagi obatnya tidak ada masalah apapun.
“Linlin, aku memang bodoh, benar-benar tidak terpikir……” Eric seperti melihat seberkas cahaya, dia tertawa melihat Lina, dalam matanya penuh kelembutan.
Waktu Lina datang, tidak terpikir hanya menasehati beberapa kata, dia sebenarnya sudah mengerti inti dari masalah ini, maka baru menasehati, mengenai bisa mengerti atau tidak, itu masalah Eric sendiri, dia tidak bisa mengajarnya sendiri, dan juga tidak mungkin membantunya.
“Kalau kamu sudah mengerti, sebaiknya memikirkan apa yang harus dilakukan berikutnya, masalah uang, kamu bukan apa pun tidak ada, saya dengar Lili setuju meminjamkanmu 100juta, kalau tidak salah, seharusnya sudah di transfer, mengenai masih bisa bagun atau tidak, itu harus liat kemampuanmu.
Mengambil sekantong biskuit, sebotol susu dari tas kainnya, lalu menaruhnya di meja.
“Tidak peduli masalah sebesar apa, saya sarankan untuk makan kenyang dulu baru menyelesaikannya.”
Waktu Eric melihat susu dan biscuit itu, matanya berair, dia tidak menduga, waktu dia sedang susah, ternyata Lina yang menolongnya.
__ADS_1
Maka dibilang, kehidupan itu, masih banyak kejutan.
“Linlin, siapalah saya ini, beruntung mendapat petunjukmu, Jasa besarmu saya……”
“Berhenti, jangan mengatakan hal yang tidak-tidak, saya tidak akan termakan.” Lina mengangkat tangannya, memotong perkataan Eric.
Melihat muka dia yang sangat lucu, Eric tertawa, tertawa dari dalam hati.
Dia melihat muka yang polos itu, dengan hati-hati bertanya, “Linlin, apa kita tidak bisa menjadi teman?”
“Saya tidak berteman dengan orang lemah, kamu bangun dulu baru kita omongkan.” Setelah Lina selesai mengatakan kata ini, lalu meninggalkan gedung.
Kemudian, setiap kali Eric mengingat kejadian tersebut, dia selalu ingat, cahaya matahari terasa sangat hangat.
Cahaya matahari pagi menerangi seluruh kantor, Lina seperti dewi, muncul di hadapannya, memberikan dia harapan terakhir.
Setelah Lina pergi, Eric menghabiskan susu, tetapi tidak rela memakan biscuit, dengan hati-hati memasukkannya ke dalam kantong.
__ADS_1
Lalu dengan semangat, mengambil hp, “Bantu saya periksa orang yang meninggal karena makan obat itu, akhir-akhir ini apa ada orang yang mencurigakan, apa rekening ada dana yang mencurigakan?”