
Hello! Im an artic!
“Kamu katakana.” Pemimpin prajurit neraka melihat Lina Hua.
Lina Hua berpikir sebentar, baru berkata pelan, “Tuan besar raja neraka, aku tahu hidup kakak keempat sudah habis dan tidak seharusnya tinggal didunia, aku memaksa membantunya termasuk melanggar peraturan dunia neraka, juga melawan hukum langit. Tapi aku tidak bisa melihat dia dan anak di perutnya mati. Aku adalah orang biasa, maka ada keterikatan dan hawa nafsu. Tidak perduli keluarga, teman atau cinta, bagi kami, sama pentingnya dengan nyawa, aku menyinggung dan menyerang anda demi keluargaku, hukumannya harus mati, tapi aku masih berharap anda mengampuni. Tentu saja……Aku juga tidak akan menyia-nyiakan pengecualian anda ini, kalau tidak akan susah dipercaya, aku bersedia menukar dengan raja neraka, selain nyawaku, apapun yang aku miliki aku bersedia memberikannya.”
Hello! Im an artic!
“Lina, tidak boleh.” Windi Feng terus menggelengkan kepala, merasa Lina Hua terlalu digerakkan.
Lina Hua selesai berkata, kedua belas prajurit neraka saling melihat, merasa walau kemampuan wanita ini kuat,tapi tidak karena dirinya hebat dan tidak tahu aturan, malah dengan sikap rendah hati dan langsung membuat mereka merubah pandangan terhadapnya.
“Baiklah, aku pergi melapor dulu pada raja neraka, lagipula juga tidak bisa menang.” Pemimpin prajurit neraka melihat jelas keadaan.
Juga bersedia membantu Lina Hua menyampaikan ucapan ini, melihat prajurit neraka setuju, Lina Hua senang sekali, dan membungkukkan badan memberi hormat, “Terima kasih para tuan besar, aku akan menyembuhkan luka para tuan besar, barusan sungguh telah menyinggung.”
Hello! Im an artic!
__ADS_1
Selesai berkata, Lina Hua kembali membuka kedua tangan, kekuatan batin berwarna putih terbagi dua belas, seperti dua belas benang yang tidak kelihatan, tanpa putus memasuki badan prajurit neraka itu.
Sebentar saja, luka mereka barusan sudah sembuh, langsung terkejut.
“Nona, kamu bukan orang biasa, kamu ini……Juga terlalu hebat.”
Salah satu diantara mereka bergumam, maksudnya, kamu selalu bilang kamu orang biasa, bohong ya? Mengira kami tidak sekolah ya? Orang biasa masih sehebat ini?
Lina Hua tertawa juga tidak bicara, setelah luka kedua belas prajurit nereka sembuh, langsung menghilang dari dalam pembatas.
Lina Hua juga menghela nafas, dia tahu, malam ini seharusnya sudah aman.
Bagaimana kalau tidak setuju dan mau menangkap jiwa Lika Hua lagi?
“Lina, ah ah ah ah……Aku mengidolakan kamu.”
Windi Feng berdiri dan memeluk Lina Hua, langsung mencium terus.
__ADS_1
“Kamu kenapa, mengejutkan aku saja.” Lina Hua sangat tidak suka dan mendorongnya.
“Kalau dari awal tahu kamu hebat begini, untuk apa aku mencari jurus perlindungan, dan masih dikerjai serigala itu, rupanya masih tidak senang padaku……Sialan.”
Teringat jurus perlindungannya yang tidak bisa diandalkan, Windi Feng jadi emosi.
Lina Hua tertawa, “Kamu juga tidak bisa menyalahkan jurus perlindungan, jurus perlindungan juga tidak ingin menyinggung orang neraka, sangat normal.”
“Benar, di tiga alam dan enam batas, juga hanya kamu Lina Hua yang punya keberanian besar, dan menjadi musuh dengan dunia neraka.”
“Aku juga tidak ada cara, sungguh tidak ingin kakak keempat mati begini.” Lina Hua merasa, semenjak dirinya turun gunung dan mengenal banyak orang begini, semakin merasa seperti orang biasa.
Terlalu sering hatinya melemah, dia juga tahu tidak baik begini tapi tidak bisa mengontrolnya.
Tidak heran katanya dewa yang dihukum harus dikirim berlatih ke dunia manusia, sebenarnya manusia juga hidup dengan menderita, Buddha berkata, di dunia manusia ada tujuh penderitaan, siapa yang bisa menghindarinya?
“Lina, jangan ribut, aku mau berguru padamu.”
__ADS_1
Lina Hua:……
“Guru diatas, murid menghormati.” Selesai bicara Windi Feng langsung berlutut, Lina Hua barusan mengira dia bercanda, pikirannya terkejut saat melihat dia mau berlutut.