Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 293 Tidak Terlalu Kenal


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Ada kesusahan?” Andy mengangkat alisanya, melihat sekilas ke Eric.


“Bukan, tidak ada kesulitan sama sekali, masalahnya samapai sekarang saya tidak tahu keuntungan tempat judi kamu di Nepal pertahun berapa, giman dihitung…… kalau kurang kasih kamu ntar merugikan kamu, gini aja…… kamu sendiri yang membuka harga, mau berapa, bilang saja. ”


Hello! Im an artic!


Eric dan Andy tidak terlalu kenal, karena dia teman John.


Juga tahu sedikit, sifat Andy, sangat low profile, dan juga bukan orang yang serakah.


Maka dia baru berani ngomong begitu, tentu percaya kualitas orang Andy.


Andy menundukkan kepala, bertanya ke Eric, “Dengar-dengar Erik Farmasi sedang booming semacam obat yang modelnya Lili itu? ”


Hello! Im an artic!


“Iya benar. ”


“Keuntungan perbulan? ”


“Kira-kira 7 jutaan. ” Jawab Eric.


“sebulan 7 juta setahun 1 miliar-an, oke juga…… begini saja, saham kantor saya tidak mau, keuntungan dari obat ini 5% saja, saya mau setelah dihitung pajak. ”


“Boleh. ”

__ADS_1


“Secepat ini setuju?” Andy ada sedikit kaget, tidak terpikir Eric langsung setuju.


“Tentu saja, adik saya yang terpenting di keluarga kita, tidak bisa dihitung oleh uang, jangan bilang hanya ini, kamu mau lebih banyak, saya juga kasih. ”


Perasaan Eric ke adiknya ini, membuat Andy sedikit terharu.


Hidup di keluarga kaya, bisa lebih mementingkan persaudaraan, sangat tidak mudah.


Membuat Eric harus melepas keuntungannya, dia juga langsung setuju, karena hal ini, Andy merasa, Eric ini orang nya lumayan, boleh dibantu.


Andy tertawa, “Saya juga bukan orang rakus, lebih banyak tidak usah, kamu bisa minta tolong saya, berarti percaya ke saya, lagipula…… saya dan adikmu juga sekarang kenal, yang lain saya tidak mau, hanya mau jumlah yang orang Nepal itu mau saja, saya hanya mau ambil kembali itu saja. ”


“Pokoknya kali ini bantuanmu, akan saya ingat, lain kali kalau butuh bantuan Keluarga Xie, jangan sungkan. ”


Eric sangat berterima kasih ke Andy, berpikir adiknya kalau bisa kembali, orang tuanya pun tidak akan kuatir lagi.


Andy tertawa, tidak banyak bicara lalu pergi.


Malam jam 7


John mengadakan perjamuaan, di Paviliun Delapan Dewa, Paviliun Delapan Dewa adalah restoran private Keluarga Jiang.


Ini untuk menjamu klien dan temannya sendiri, John sudah ingin mengundang semua orang makan, tak berdaya, semuanya sibuk tidak bisa kumpul.


Pas Rony juga lagi di Kota J, lalu buat acara makan malam ini.


Lina sangat terharu beberapa hari ini ditemani John, terlebih masalah Lika, banyak membantu, dengan sangat senang setuju menemani dia.

__ADS_1


Tahu Lina tidak makan daging, John sengaja menyuruh bagian dapur membuat 12 masakan vegetarian, sangat bagus.


Selain John Lina suami istri, Andy, Sony, Rony semua hadir.


Yang semua orang tidak terpikir adalah, Lili juga datang.


Lili diundang John, tentu ini rahasia antara mereka, di grup tidak ada orang yang tahu.


Sony juga tidak tahu, maka waktu Lili masuk, dia sangat terkejut, tetapi berusaha tenang.


“Wah, artis besar. ” Rony menggoda.


“Akhir-akhir ini kamu bukannya sibuk menggoda cewe? ” Lili mengulur tangan menyentil kepala Rony, terlihat dia dan beberapa mereka sangat kenal.


“Haha, menggoda cewe tidak ada arti, minum wine baru berarti. ” Rony becanda dengan Lili.


Andy melihat sekilas Lili, “Kabar baik neh dewi. ”


“Dewa, jangan becanda, makan denganmu sangat susah, orang yang low profile. ” selesai bicara, Lili duduk di sebelah Lina, berbicara dengan Rony dan Andy, hanya mendiamkan Sony.


John juga mulai menggosip, sengaja menggoda, “Lili, kamu tidak melihat ada Sony ya?”


Lili melihat sekilas, dengan muka tanpa dosa, “Presiden Wang? Oh, sorry, jadi tidak enak, saya dan dia tidak dekat. ”


Setelah selesai bicara, Lina dan John tidak tahan untuk tertawa.


Sony menyipitkan matanya sebentar…

__ADS_1


__ADS_2