
Hello! Im an artic!
Lili ada sedikit tidak pede, segera menjelaskan, “tidak ada, benar tidak ada, saya benar mau tidur denganmu. ”
Sony terdiam…… hanya melihat Lili.
Hello! Im an artic!
“Kalau kamu tidak percaya, kalau begitu saya pergi… kamu jangan menyesal…”
Setelah bicara Lili bangun, pergi dengan sepatu hak tingginya.
Sony menarik tangannya, lalu memeluknya.
Lalu ciuman yang bertubi-tubi yang mesra……
Hello! Im an artic!
Aura yang kasar dan lembut, membuat Lili jadi sangat pusing.
Setelah ciuman mesra, Sony langsung menekan di atas badan wanita.
Di telinganya bertanya dengan suara lembut, “Lili, kamu tahu kata main api? ”
__ADS_1
“Sony, kamu tahu kata rusa mati di tangan siapa? ”
Sony menyengir, juga tidak memberikan kesempatan Lili bicara, langsung menciumnya lagi.
Sampai tangannya ke arah atas, sampai ke tempat sensitif.
Lili tiba-tiba mendorongnya, di depan dada mengeluarkan sebuah alat kecil.
“Kamera tersembunyi, kaget?”
Sony menyipit mata melihat dia, tidak bicara sama sekali……
“Kamu bilang kamu, tahu gimana cara menipu, masih bermain…… siapa suruh kamu menggoda, hehe, dulu kamu yang mengancam saya, sekarang giliran saya? Sony yang tadi kamu lakukan, sudah saya rekam dan akan saya sebar, bilang kamu memperkosa saya, kamu bilang…… apa nama baikmu akan tercemar?”
Sony mengangkat tangan, melap bibirnya.
“Saya korban, kenapa bisa nama baik tercemar?”
“Tapi ini rumah saya. ” Sony menjelaskan.
“Memang rumah kamu, saya bisa bilang kamu kasih saya makan obat, lalu melakukannya, jangan lupa bulan lalu ada seorang bos elektronik, juga dibohongi oleh wanita muda, nama baik tercemar, saham perusahaan jatuh, semalam beberapa miliar lenyap…… rumah Wang kalian bukan baru mau memasarkan proyek baru, ini masa yang penting, kalau kamu tampil di media, kamu akan rugi berapa ya? ”
Lili sebenarnya tidak ada pikiran lain, karena Sony sudah menipu dia banyak kali, juga diancam, hatinya tidak enak.
__ADS_1
Paling utama waktu makan hari ini, Sony sama sekali tidak memperdulikannya.
Membuat Lili merasa tidak ada harga diri, ini membuatnya tidak senang, membuat dia sebel.
Mengenai membuat nama baik Sony tercemar, membuat keluarga Wang hancur, ini hanya bohongan saja, dia tidak akan melakukannya.
Dia kira, Sony akan takut.
Mana tahu, lelaki ini pas dia tidak sadar, langsung menidurinya, membuat Lili jatuh.
“Kamu mau merebut ini, saya kasih tahu, kamu rusak ini juga tidak guna…… saya punya copy di tempat lain. ” ancam Lili.
“Lili…… saya sudah bilang, main apa, kamu malah tidak percaya…… malah begini kalau begitu saya tidak sungkan lagi…”
Saat itu, terdengar suara robek, suara robekan baju.
“Sony, apa yang mau kamu lakukan…… kamu sudah gila, kamu tidak takut rugi besar? ”
“Itu tidak penting, kalau kamu sudah ke sini, malah tidak saya tiduri, itu baru kerugian besar saya. ”
Satu jam kemudian……
Lili berbaring di ranjang, bagian bawah badannya terasa sakit, dia tidak percaya, dirinya bukan perawan lagi, malah kasih si marga Wang sialan.
__ADS_1
Setelah mandi Sony, naik ke ranjang, langsung memeluk Lili.
Saat ini Lili harusnya marah, atau memukul dia keras-keras, tapi dia malah…… merah matanya, sangat sedih dan mengeluh.