Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 298 Pengumuman Resmi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Akhirnya John tidak rela melepaskan Lina, otomatis membuka pintu untuknya, menggendongnya naik ke atas.


“Nona, tuan, kalian sudah pulang?”


Hello! Im an artic!


“Hm.”


“Mau makan sarang burung walet?”


“Tidak, saya sudah kenyang, habis mandi langsung tidur.”


Lina tidak diam langsung naik masuk ke kamar, John juga langsung masuk ke kamarnya sendiri.


Hello! Im an artic!


Rika berbisik ke Ella, “Apa kamu liat, nona ada yang aneh?”


“Hm, iya, ada sedikit…… haiya, tapi tidak tahu, pokoknya…… nona dan tuan kayaknya kemajuan.”


Melihat muka Lina seperti malu, 2 pembantu langsung tebak ini ada hubungannya dengan tuan.


Sebenarnya, John juga ada minum wine, tanpa sadar, langsung mencium Lina.


Untung dia tidak nolak, tidak marah, kalau tidak pasti gawat……


Pagi ini

__ADS_1


Lina pagi-pagi sudah sarapan, John juga turun menemaninya.


Suasana sarapan bagus, waktu John jalan, masih di depan Rika dan Ella, mengangkat tangan Lina, lalu menciumnya.


Membuat malu Lina, segera menariknya, takut Rika dan Ella menertawakannya.


“Linlin, hari ini sangat dingin, kamu harus ingat pake baju bermantel.”


“Baik.”


“Siang kalau sempet akan makan siang bersama di rumah sakit.”


“Baik.”


“Kalau ada apa telpon aj, sebelum pergi, minum teh jahe dulu.”


“Baik.”


Setelah John selesai berpesan, baru pergi dengan tenang.


Dalam hati Lina ada manis yang tak terasa, seperti anak kecil yang suka makan permen, tetapi dia tidak memperlihatkannya.


“Waduh, nona, ada kemajuan neh dengan tuan muda?” Ella bergosip.


“Jangan asal bicara.”


“Mana sembarangan, emang ada, tuan muda sangat perhatian ke nona……apa yang terjadi dengan kalian berdua?” Ella berkhayal.


Lina buru-buru menjelaskan, “Mana ada, jangan bicara sembarangan, bukan seperti yang kalian pikirkan.”

__ADS_1


“Haha, mukamu sudah merah, ya dah ga kita diam saja, tapi anda jangan malu, kalian kan suami istri…… mau semesra apapun juga hal biasa? Kita tidak akan menertawakanmu, malah kamu yang harus terbiasa.”


Lina menundukkan kepala tidak banyak bicara, tetapi setelah mengalami banyak masalah, Lina semakin merasa, dirinya semakin bergantung pada John.


Karena banyak kali, hatinya sangat sedih, tidak tahu mau kasih tahu siapa, terakhir kasih tahu John.


Di dalam rumah sakit


Benard dan Lika ke catatan sipil, pas buka langsung ke sana, setelah dua orang selesai, Lina baru tahu hal ini.


“Selamat, kakak keempat.” Lina tertawa melihat Lika.


“Juga tidak tahu apa menipu dia?” Pas Benard ke toilet Lika, ngomong kata yang di dalam hatinya ke Lina.


“Ini juga Benard sendiri yang mau, saya percaya perkataan dia, tidak menipu, ini adalah kebahagiaan.”


Lika dengan senang menganggukan kepala, “Banyak hal, pas hilang baru dapat harus lebih menghargainya, Linlin, seumur hidupku, ada dia, cukup.”


“kamu masih banyak waktu, jangan sembarangan pikir.” Lina menghiburnya.


Saat itu Lika, memperbaruhi status yang sudah lama tidak berubah.


Dengan gambar buku catatan sipil.


Tertulis——saya sudah melewati gunung dan air, melihat berbagai macam hal, mulai sekarang, gunung seperti kamu, air juga seperti kamu, cahaya di mana-mana, itu semua kamu.


Ini adalah pengumuman resmi, orang Keluarga Hua pasti juga sudah tahu.


Orang tua Keluarga Hua juga tidak berencana ikut campur, malah Lisa dan Linda tidak senang, juga tidak mengucapkan selamat.

__ADS_1


Lili merasa senang, dalam komen: selamat adik keempat, happy wedding.


__ADS_2