
Setelah pulang ke apartemennya, Lili sudah tidak ngantuk sama sekali.
Dia langsung menelepon pihak investor untuk menanyakan apa yang terjadi, pada awalnya pihak investor tidak mau berbicara.
Hello! Im an artic!
Tapi karena ancaman dari Lili, akhirnya pihak investor menceritakan bahwa mereka juga karena dipaksa orang untuk menarik kembali modalnya.
Lili sudah pasti sangat marah, dia menggunakan semua koneksinya, dan akhirnya dia tahu bahwa semua ini karena Sony.
Dia hampir pingsan, orang itu kenapa mau mencampuri urusannya? Dan juga sengaja menyuruh pihak investor menarik kembali modalnya, ini kan lagi menutup jalan rezekinya?
Lili sudah sangat marah, dia langsung membawa mobil ke rumah Sony.
Hello! Im an artic!
Tentunya, lokasinya diberikan oleh John.
Subuh jam 1
Sony baru saja tertidur, langsung terdengar suara ketukan pintu.
__ADS_1
Dia turun dari ranjang dengan setengah sadar, baju mandinya juga sedikit lepas, dan langsung membuka pintunya.
Ketika pintunya terbuka, Lili langsung mengarahkan tinjunya ke arah dadanya
Sony gak menyangka Lili, dia segera mundur ke belakang.
Lalu karena tidak hati-hati,dia terjatuh ke karpetnya, Lili juga ikut terjatuh.
2 orang ini sekarang kelihatan sangat mesra.
Sedikit lagi, bibir mereka sedikit lagi akan saling menempel
Lili yang sedang marah langsung duduk, kemudian ingin meninjunya lagi
Sony melihat kejadiannya telah terungkap, dia juga tidak bermaksuhd menutupinya.
Dia tersenyum sambil menangkap kedua tinjunya, “kamu demi hal itu, malam-malam gini menerobos ke rumahku?”
“Aku kira aku akan membiarkan mu pergi begitu saja?” Lili melototnya.
“Tapi kalau begini nanti orang salah paham loh, kamu lihat posisi kita berdua.”
__ADS_1
Ketika diingatkan Sony, Lili baru sadar, dia sedang duduk di paha Sony, dan Sony terbaring di lantai.
Dan pada waktu yang sama, setelan mandi Sony telah terbuka semua, dadanya terpampang, dan juga yang paling parah adalah, celana boxernya hampir terlepas
Ini, ini terlalu mesra.
Lili kemudian dengan cepat berdiri dan duduk di sofa samping.
Kemudian dengan cepat dia menendang pantatSony dengan keras.
“Sony, aku tanya, kamu punya hak apa mencampuri urusan bisnis ku? Kejadian bocah yang dulu itu juga kamu kan?” Lili bertanya.
Sony memegang kepalanya, sambil bermuka tenang dia berkata, “kamu pacar aku, kamu bermesraan dengan pria lain, tentunya aku harus campur tangan.”
“Pacar? Kamu gila ya? Itu palsu, aku hanya perlu berpura-pura selama beberapa hari, kamu anggap benaran sekarang? Kamu kira aku akan menyukaimu? Kenapa gak berkaca dulu kamu itu seperti apa? Putih gak seperti seorang pria, aku gak mungkin menyukaimu? ” Lili semakin kesal, semua kata-kata nya begitu kasar, dia tidak peduli dengan perasaan Sony lagi.
Sony menaikan alisnya, “Gak seperti pria? Lili kamu kalau berani bilang sekali lagi?”
“Aku sudah ngomong, kamu mau apa? Memukulku? kamu memang tidak seperti pria, kayak bencong……”
Kata-katanya belum sempat terucap semuanya, Lili langsung terjatuh ditimpa oleh Sony, dan mulutnya dicium paksa olehnya.
__ADS_1
Lili panik, dia berusaha melepaskan dirinya, tapi dia tidak bisa mengeluarkan tenagannya sama sekali.
Dia merasa mulutnya dicium paksa, dan seperti ada sesuatu yang lembut ingin masuk ke dalamnya, seketika, pikiran dia menjadi kosong.