Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 234 Seberapa Dalam Mengenalnya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Hm, ada masalah, saya kasih kamu ini dulu.” Eric langsung mengorek kantong kecilnya, mengeluarkan botol kecil yang unik, dalamnya cairan berwarna biru.


“Ini……” Lina ada sedikit kaget.


Hello! Im an artic!


“Sejak saya mengumumkan menurukan dari pasar, pasaran sudah tidak ada lagi, tidak peduli took eceran atau toko pembicara, semuanya dimusnahkan, ini botol terakhir yang saya simpan, kasih kamu.” Eric memberikan botol kecil berwarna biru ke Lina, karena dia pernah mendengar Lina berkata, obat ini dia sudah pakai, bagus, maka sebelum memusnahkannya, dia meninggalkan 1 botol untuknya.


Lina mengulurkan tangan mengambil cairan biru, dalam hati berkata…… tidak tahu rasanya apa.


Dia memang memberikan kesan tinggi untuk obat ini, karena setelah pakai dia bisa mimpi bertemu neneknya, kehangatan itu tidak pernah didapatkannya, dan juga bahan-bahannya sudah dia tes, selain rumput Sadar, hampir semua menggunakan chinese herbal, tujuannya untuk membuat rileks otak, maka setelah mendengar Eric menurunkan obat ini dari pasar, merasa sangat sayang.

__ADS_1


“Terima kasih.” Lina hanya berkata dua kata.


Hello! Im an artic!


“Seharusnya saya yang berterima kasih, heh…… saya tidak peduli kamu percaya atau tidak, tetapi karena kamu saya baru bisa bangun lagi. Waktu itu saya sedang di kantor berpikir keras, memikirkan apa ada jalan lain, bicara jujur, waktu itu saya mencurigai diri sendir. Saya pikir saya tidak akan bisa melewatinya, malah berpikir untuk menghindar. Kamu yang memberiku harapan, pengetahuanmu mengingatkanku, menyuruhku mencek kebenaran, menangkap orang yang ingin mencelakakan saya.”


Jika dulu bilang Eric suka Lina karena tidak rela, dan juga karena kecantikan dan kecerdasannya.


Maka saat ini, dia harus kagum dengan kecerdasan dan kebaik hatiannya, Lina seharusnya jebakan yang dibuat orang di belakang pembuat masalah, maka baru mengingatkan Eric hal utama untuk membalikkan keadaan, juga karena Lina mau ngomong hal ini, maka karena kebaik hatiaanya, kalau dia tidak mau tahu, hanya di samping menonton saja.


“Kamu tidak perlu berterima kasih padaku, saya juga diminta tolong, kalau kamu mau berterima kasih, pulang terima kasih sama kakak iparmu.”


“Kakak iparku?” Eric terkejut lagi.

__ADS_1


“Iya, kakak iparmu mencariku, ingin aku menasehatimu, saya juga cuman orang biasa juga, kamu jangan terlalu menganggap perkataanku semua benar, perkataanku tidak ada apa-apanya, yang bisa membuat dirimu sendiri bangkit adalah dirimu sendiri, tidak ada hubungannya denganku, malahan kakak iparmu, dia orang baik.” Lina merasa, Fenny istri orang kaya begitu bisa dei adik iparnya berbuat demikian, sangat tidak mudah, malah melihat keluarganya sendiri, dibanding dengan Keluarga Xie, sama sekali bahan tertawaan.


Mungkin karena perbuatan Fenny membuatnya terharu, juga merasa Eric sangat menyedihkan tidak tega, pokoknya, Lina memang sudah membantu, tetapi sejauh mana, dia tidak memikirkannya.


Walaupun Eric paling terakhir juga tidak kepikiran, sudah bangkrut, itu masalahnya sendiri.


“Hah, ternyata begini, saya…… memandang tinggi sendir.” Eric ada sedikit canggung, awalnya dia mengira Lina berbeda ke dia, baru bisa menolong dia saat susah, sekarang lihat, dia benar-benar banyak pikir, ternyata kakak ipar yang menolongnya meminta bantuannya.


Lina terdiam, saat ini, bubur shaguo sudah disajikan, dia menundukkan kepala pelan-pelan memakan bubur.


Tiba-tiba Eric terpikir masalah ini, bertanya dengan halus, “Lina, seberapa kenal kamu tentang masa lalu John?”


“Sama sekali tidak mengerti.” Lina juga berkata jujur.

__ADS_1


“Jika dia menutupi beberapa hal ke kamu, atau menggunakan kata-kata itu untuk melukaimu, rencanamu apa? Masih mau tinggal di Keluarga Jiang?”


“Kamu sebenarnya tahu apa?” Lina balik bertanya, dia orang yang begitu pintar masa tidak mengerti maksud pertanyaan Eric ini.


__ADS_2