Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 125 Rencana Perampokkan


__ADS_3

Orang yang bernama Tommy langsung mengirimkan pesans suara.


“Hehe, kakak kedua Xie, kalau begitu aku langsung katakan ya, masalah ini orang biasa masih belum mengetahuinya, aku juga secara tidak sengaja mendengar kakak sepupuku membicarakannya pada bibiku saat mereka ngobrol, kakak sepupuku Sony kamu tahukan? Dia adalah teman baik John, pasti tidak akan salah.”


“Jangan bertele-tele lagi, bilang atau tidak?”


Melihat, Eric sudah tidak sabaran lagi.


“Bilang bilang, he, jangan marah, aku dengar, lima tahun yang lalu John pernah terjadi kecelakaan, sepertinya pergi liburan terjatuh dari atas tebing, lalu koma sampai tiga bulan baru sadar, hampir saja menjadi kondisi vegetatif.”


“Gila, ini masih perlu dibicarakan? Sialan bukankah seluruh dunia juga tahu, saat itu juga sudah nasuk berita.”


Eric benar-benar kesal, dari tadi memang sudah tidak sabar.


Akhir yang ditunggu adalah seperti ini, ini termasuk catatan gelap apa?


“Jangan panik, aku belum selesai bicara, lalu setelah keluar rumah sakit, katanya dia kehilangan ingatan dalam tahun itu, dokter mengatakan karena saat terjatuh melukai kepalanya, jadi baru muncul kondisi hilangnya bagian ingatan itu, tapi saat itu aku dengar kakak sepupu dan bibiku mengatakan, sepertinya bukan seperti itu, kayaknya ada yang disembunyikan oleh Keluarga Jiang, sengaja menggunakan teknologi Loogoos untuk membuatnya hilang ingatan, tidak membiarkannya ingat kembali.”


“Ini…..tidak mungkin? Siapa yang tega membuat putra sendiri hilang ingatan?” Eric tertegun.

__ADS_1


“Yang lebih detail gak jelas, tapi pasti ada masalah buruk yang ditutupi, selanjutnya Keluarga Jiang menghabiskan banyak uang agar orang yang tahu masalah ini sama sekali tidak membocorkannya, tidak ada orang yang mengungkitnya lagi, John sendiri sepertinya tidak terlalu ingat dengan masalah ini.”


“Masih ada masalah seperti ini?” Eric menyipitkan mata, pertanda sangat tertarik.


“Eng, aku tebak, Keluarga Jiang mau mengeluarkan banyak uang untuk mengurusnya, pasti adalah catatan gelap, jika adalah hal baik apakah mungkin sampai begitu ribet dan susah? Kakak kedua Xie, kenalanmu dan koneksimu begitu banyak, jika menyelidikinya, kemungkinan akan ada hasil.” Di ujung Tommy masih tersenyum jahat sekali.


Sebenarnya orang ini tidak terlalu bagus, tapi Eric juga tidak peduliin ini lagi, asalkan semua ini benar, dia malah merasa dirinya ada keuntungan.


“Baik, aku sudah tahu, aku akan menyelidikinya sendiri…..”


Bocah ini masih tidak lupa untuk meminta uang, sejujurnya, jika bukan karena Eric di grup bilang ada imbalan, dia juga tidak akan bilang apa-apa.


Bagaimanapun menyinggung Keluarga Jiang, juga tidak ada akan akhir yang baik.


Sana juga menerimanya dalam hitungan detik.


Mengambil ponsel, Eric melakukan sebuah panggilan, “Halo, bantu aku selidiki masalah ini, eng, selidiki sampai sedetail mungkin, pelan-pelan selidikinya, harus sampai sangat jelas.”


Meletakkan ponsel, dia merasa sedikit bangga.

__ADS_1


Jika benar bisa mendapatkan catatan gelap John, maka Lina…. tidak akan bersamanya lagi?


Eng, pisahkan mereka, adalah langkah pertama yang harus dilakukannya.


Asalkan Lina meninggalkan Keluarga Hua, maka semuanya akan jadi mudah.


Seminggu lagi


Saat Lina sampai di kampus, melihat wali kelas memegang kertas ulangan.


“Pas sekali kamu datang, apakah mau ikut ulangan?


Setelah tahu latar belakang Lina tidak biasa, saat berbicara padanya wali kelas sangat sungkan.


“Boleh mencobanya.” Lina menganggukkan kepala, karena belum pernah mencoba, maka coba saja.


Saat ini, ada beberapa wanita yang tidak menyukainya, menyindir pelan, “Hehe, ini bukanlah permainan yang menyenangkan, hati-hati tidak mencapai target dan membuat malu diri sendiri.”


Lina juga tidak bersuara, perlahan berjalan ke barisan yang paling ujung, duduk di tempat sendiri.

__ADS_1


Lalu wali kelas mulai membagikan kertas ulangan, “Hari ini ulangan bahasa inggris, teori politik, pelajaran dasar sejarah, sejarah dunia modern, dan lima subjek sejarah modern china, lulus 60 total skor 500, semuanya berusahalah, yang tidak lolos harus ulangan ulang.”


Kata-kata ini selesai terucap, semua yang ada di kelas mulai mengeluh, seperti sebuah bencana saja.


__ADS_2