Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 151 Kembali Ke Jalan Yang Benar


__ADS_3

Karena dia tidak menyangka, John akan menyukai SS.


Dan juga tidak tidak pernah menyangka impian seorang John adalah belajar arkeologi, ini beneran……


Lina suka menilai barang antik, mengoleksi barang antik, dan John suka arkeologi (barang kuno), ini yang dinamakan jodoh kah?


“Non, kamu dengar gak, John suka SS.” Rika sengaja tertawa.


Ella lebih parah lagi, “Non, kalau gak kamu coba pakai topengnya, dan biarkan John melihatnya? kira-kira dia kaget gak yah?”


“kalian berdua jangan candaain aku, hal ini jangan diungkit juga, aku gak mau orang lain tahu, apalagi John.”


Ketika Lina menjadi SS, dia tidak pernah ingin orang lain tahu siapa dia


Dan juga dia kerjakan ini, hanya demi uang, dan menyiapkan jalan buat dia sendiri.


Karena waktu itu, dia berpikir jika neneknya meninggal, dia sendiri tidak bisa hidup, gak mungkin juga mengharapkan Keluarga hua menghidupinya seumur hidup.


Sehingga dia mengerjakannya, yang tidak dia sangka, dia bisa tiba-tiba menjadi terkenal.


Dan dalam waktu beberapa tahun, sudah jadi seorang master.


Dan tentunya, semua ini, dia masih ingin merahasiakannya, yang John sukai adalah SS, tapi hanya ketika dia menilai barang antik barulah dia akan memakai topeng itu.


Dan dikehidupan biasanya, dia hanya Lina.

__ADS_1


Lalu, Lina mengambil remotenya, lalu dia mematikan tvnya.


“ngapain ditutup, non, wawancaranya belum selesai?”Ella tidak mengerti.


Lina hanya diam dan berjalan ke atas.


“Sifat Nona kamu bukannya gak tahu, suka berubah-rubah, mungkin di hatinya juga berkecambuk.” Rika lebih bisa mengerti Lina.


Karena waktu kecil dia juga begitu, dia selalu saja diam


Tapi ada beberapa hal, beberapa kata, di hatinya telah terulang ratusan kali.


Setelah menemeukan beberapa hal itu, Eric tidak langsung memberitahukan kepada Lina.


Karena dia butuh bukti yang lebih kuat, dan pada akhirnya muncul di depan Lina, dan bisa menekan John sampai tidak bisa berdiri lagi.


Semalamannya tidak tidur, dia pergi keluar jalan-jalan


Klub melati, ruangan VIP


Eric dan beberapa anak orang kaya, dan puluhan wanita cantik bersama minum dan bernyanyi di dalam.


Tapi dia ternyata di dalam ruangan 1 1 nya yang tidak memiliki wanita pendamping, hal ini sangat membuat kaget semuanya.


“Tuan Xie, kamu kenapa? Gak ada mood?” Temanna bertanya,

__ADS_1


“Aku yah? Mau kembali ke jalan yang benar, dan mulai sekarang di sini hanya ada legenda tentang aku saja.”


Eric sebenarnya ingin bilang, mulai hari ini dia akan melepaskan status mata kerangjang itu, dan menjadi seekor anjing yang setia di dalam cinta.


Dan tentunya dia tidak ingin mengatakan ini semua di depan temannya, dia hanya ingin mengatakan di depan Lina, lebih berarti.


Setelah 2 jam-an, Eric sudah sedikit ngantuk, dan berdiri menyapa, kemudian mengambil kunci mobil dan berjalan keluar.


Ketika keluar pintu, seorang wanita mengikutinya.


Seorang model mobil, tinggi 175, badannya sangat mengairahkan, mukanya juga enak dilihat, bukan operasi plastik tentunya.


“Tuan Xie.” dengan suara manja dia memanggilnya.


Eric membalikkan badannya, “kamu ada urusan?”


Eric tidak mengenal wanita ini, semuanya di dalam 1 ruangan, walaupun terlihat kayak kenal, tapi nama saja gak tahu.


“Tuan Xie, kamu pulangnya ke arah Jalan Weishan benar? rumah aku pas di dekat daerah Jalan Weishan, yang bernama Fairview Estate, kamu boleh sekalian antarin kah?”


Melihat wanita ini begitu ramah, Eric juga tidak menolaknya.


Mengangguk, kemudian membiarkan wanita itu menaiki ferarrinya.


Kemudian sesampai di lokasi, wanita ini ragu-ragu untuk turun.

__ADS_1


Di jalanan tidak ada orang, juga enak ngobrol.


Dia menundukkan kepalanya, dan tersenyum sedikit melirik ke arah Eric, “Tuan Xie, terimakasih sudah mengantarkanku pulang, kalau enggak, kamu masuk minum kopi mau? Aku tinggal sendirian.”


__ADS_2