Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 158 Stimulasi Berlebih


__ADS_3

Freddie baru selesai main, dia bercucuran keringat.


Lexie dengan sombong berjalan melewati semua murid.


Dan memberikan minumannya, “Minum.”


Freddie meliriknya, dan gak mau menerimanya, tapi di depan banyak orang, sepertinya tidak baik.


Lalu dia terpaksa menerimanya, dan terima kasih.


“aku ingin memberikan sesuatu untuk kamu lihat.” Lexie sengaja merendahkan suaranya, bersikap misterius.


Freddie terdiam, kemudian ketika dia lagi ragu, dia berkata lagi, “aku pikir, kamu pasti akan tertarik, ini terkait murid bagian sejarah itu.”


Dan tentunya, ketika mendengar tentang Lina, dia juga tergoyah.


Dia gak peduli pandangan orang lain, dia bersama Lexie pergi ke tempat yang sepi.


“kamu ingin bilang apa?” dia melihat Lexie, tapi di matanya tidak ada 1 pun rasa tertarik kepadanya.


Dari awalnya dia tidak suka wanita yang merasa benar sendiri, apalagi ketika di acara penerimaan murid baru, dia sengaja mencelakakan Lina, dia semakin membenci wanita ini.

__ADS_1


Lexie mengeluarkan hpnya, dan memberikan 1 foto.


“kamu lihat sendiri.”


“Ini adalah……?” Freddie melihat fotonya.


Fotonya sangat jelas, di pintu samping sekolah.


Pria yang di tertarik di foto itu, hanya terlihat wajah kanannya, dia juga tidak mengenalnya.


Dia gak tahu kapan Lexie mengambil foto itu, apa gunanya.


“Gak kelihatan kah? Ini cewek aneh itu dan pemodalnya, pemodalnya akhirnya keluar, kemarin pada penasaran kenapa dia bisa naik mobil Audi A8 ke sekolah? Sekarang sudah jelas kan, karena pria ini, kamu lihat baik-baik, pria ini, terlihat seperti siapa?”


Dan terlihat seperti siapa…… tapi dalam waktu dekat dia juga tidak bisa mengingatnya.


“Freddie, kamu masih gak tahu, dia ini namanya Eric, kamu tahu kan?”


Ketika mendengar Eric, Freddie langsung terdiam, dia merasa kecewa.


Dia tidak pernah menyangka dewi kecilnya ini bisa berhubungan dengan Eric, beneran membuat orang……kecewa.

__ADS_1


Eric orang seperti apa? Di kota J semua orang mengetahuinya.


Dia terlahir di keluarga kaya, putra kedua dari keluarga Xie, dan karena dia terlahir kaya, dia selalu mencari cewek ke mana-mana.


Gosip tentangnya belum pernah berhenti, pria brengsek seperti dia, kenapa bisa kenal dengan nya?


Freddie tidak berbicara, tapi hatinya pasti tidak enak.


Tujuan Lexie telah tercapai, dia tertawa, “sekarang kamu tamu kan? Gosip di sekolah bukan bualan doang, Eric itu orang terkaya, bukan orang seperti kita bisa menyentuhnya, dia suka memelihara wanita, sepertinya wanita itu hanya peliharaan dia doang, yang aku jijik adalah dia di sekolah masih sok suci gitu, tetapi di belakangnya……malah melakukan transaksi yang begitu kotor, tapi Freddie, sebagai teman, aku ingin menyarankan kamu, kalau wanitanya Eric, kamu sudah gak usah pedulikan lagi, atau……tunggu Eric sudah bosan, kalau enggak……kamu menganggunya, dia punya kekuasaan untuk menghancurkan keluargamu, dan tidak bisa menetap di kota ini, ini bukan ancaman, kamu harus memikirkannya baik-baik.”


Kata-kata Lexie, semakin menusuk hatinyaFreddie.


Dia melihat Freddie tertarik kepada wanita itu, jadi dia sengaja mengecilkan Lina, dan sengaja bilang tunggu Eric sudah bosa, maka wanita itu akan menjadi miliknya.


Freddie yang begitu sombong, mana mungkin tahan digituin?


Dia juga merasa hatinya, dirusak berkali-kali.


“kamu boleh gak terima aku, tapi aku sarankan kamu jangan ganggu wanita itu, semoga beruntung.”


Selesai berbicara, Lexie dengan senang berjalan pergi, Freddie juga gak punya mood untuk melanjutkan mainnya.

__ADS_1


“Freddie, cepat ke sini, ini mau mulai lagi.” Dari jauh ada orang yang meneriakinya.


Freddie tidak menjawabnya, lalu dia berjalan ke jurusan sejarah, mukanya terlihat kekesalan.


__ADS_2