Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 209 Kalau Hamil Maka Menikah


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah Lili mengirim pesan, Ia dengan gembira menunggu pesannya dijawab tapi sayangnya, orang itu mengabaikannya.


Malam ini, Sony tidur sangat nyenyak, tapi Lili gelisah semalaman. Apa yang membuatnya gelisah adalah apakah Sony melihat weibonya? Apakah dia tahu dia sedang memarahinya?


Hello! Im an artic!


Dalam sekejap mata, hari Sabtu tiba, sesuai janji, Lili harus pergi makan siang kerumahnya hari ini.


Lili sengaja mengatakan bahwa mobilnya sedang dipinjam dan meminta Sony untuk menjemputnya.


Sony menurutinya, mengemudikan porsche miliknya dan berusaha tetap sederhana.


Setelah duduk di samping kemudi Lili mulai mengeluh, “Kenapa tak membalas pesanku kemarin?”


Hello! Im an artic!


“Aku sibuk dengan pekerjaan, tidak melihatnya.” Ia menjawab tenang.


“Ah, apakah kamu melihat weiboku?”


“Tidak.”

__ADS_1


“Omong kosong, Weiboku menjadi hot topik di internet, begitu banyak orang berbicara tentang itu, Bagaimana bisa kamu tidak melihatnya? ”


“Aku belum melihatnya, aku sibuk, aku juga bukan bekerja di bidang hiburan.”


“Heh, kalau begitu, aku akan bacakan.”


Lili tidak puas, jadi dia mengeluarkan ponselnya, membuka Weibo-nya, dan membacanya di depan Sony.


Saat membaca dan sambil mengamati respons Sony tapi Sony tidak bereaksi sama sekali, masih sangat tenang, dan meletakkan tangannya di setir.


“Bukankah itu menyenangkan?” Setelah membacanya, Lili bertanya dengan sengaja.


“Iya, itu menyenangkan.”


“Tikus dirumahku sangat menjijikkan … Bagaimana bisa ada makhluk yang menjijikkan di dunia ini?” Lili sedikit berlebihan.


“Yah, kamu benar, kamu terlihat sangat baik, semuanya benar.”


“Ah, kamu tidak biasa hari ini.” Lili merasa bahwa Sony tidak biasa, tidak hanya tidak marah, kenapa bahkan memuji diri sendiri, apaan ini?


Sony hanya tersenyum dan tidak berbicara, tidak peduli seberapa berlebihan Lili, dia tidak mengatakan apa-apa.


Dapat dikatakan bahwa dia sangat pandai menahan…

__ADS_1


Namun, saat sampai dikediaman keluasrga Wang, ia langsung merangkul pinggang Lili.


Menariknya, Ia tidak hanya merangkul tapi mencubitnya dua kali, itu membuat orang yang melihatnya pun tersipu.


“Apa yang kamu lakukan?” Lili menatap.


“Di rumahku, identitasmu adalah pacarku, jadi kita harus berpura-pura kan?” Sony tertawa.


Lili baru saja melihat nenek dari keluarga Wang keluar, dan pengasuh itu menahannya.


“Lili, kesini, duduk di sini dan berbicara dengan nenek.”


Nenek dari keluarga Wang menyukai Lili, ia tertarik, jadi menjadi antusias, di depan nyonya wang ia tak mungkin menolak, jadi ia membiarkan Sony merangkulnya.


“Nenek, kamu terlihat sangat baik hari ini,” Lili memujinya.


“Ini karena kamu dan Sony. Aku baru-baru ini tertawa dan terbangun dalam mimpiku. Aku hanya berharap kalian bisa menikah lebih awal dan punya anak lebih cepat, dan memenuhi keinginanku.”


Setelah nenek mengatakan ini, Sony mencium wajah Lina secara langsung, dan tidak peduli ada orang di sampingnya.


“Yang nenek katakana benar, kami sedang berusaha, nanti jika Lili sudah hamil, kami akan menikah”


Nenek tertegun, artinya jelas, kedua orang ini sudah tinggal bersama, dan mereka melakukannya tanpa memakai perlindungan? Dan bila kalau sudah hamil, mereka akan segera menikah?

__ADS_1


Membuat semua orang tersipu, nenek yang mendengarkannya dan pengasuh di depannya tersipu, Sony bicara di luar ekspetasi mereka.


Lili dicium, dan sebelum sempat marah, dia mendengar kalimat mengerikan ini, dan sangat emosi.


__ADS_2