Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 719 Tidak Mengantar Perpisahan


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Emosi sampai berputar ditempat, tidak tahu mau bagaimana, dia tahu, sekarang tidak perduli marah atau pukul juga tidak berguna lagi, dia sudah habis.


“Lina Hua, aku mau berkata apa baru bagus, sehari demi sehari, sungguh tidak membuat orang tenang. Menurutmu kenapa aku berpikiran sempit dan menantang kamu seorang teman bodoh ini? Katakanlah, kamu barusan sudah berbuat apa?” SebenarnyaWindi Feng juga penasaran, selain jurus terlarang yang khusus dimiliki keluarga Feng, masih ada mantra mengembalikan kehidupan.


Hello! Im an artic!


Lina Hua masih ada cara apa untuk menyelamatkan Lika Hua? Lagipula Lina Hua tidak bisa jurus mengembalikan kehidupan yang terlarang itu.


Lina Hua ragu sebentar, berkata dengan suara rendah, “Aku lebih dulu menggunakan kekuatan batin dan berusaha mendorong jiwanya masuk kedalam badan, lalu menahannya dengan benang kedamaian.”


“Tidak bisa begini, benang kedamaian tidak akan menahannya, sebentar lagi dia masih akan pergi.” Windi Feng menghela nafas, mengira Lina ada kemampuan apa.


“Benar, aku juga menyadari celah ini, maka aku menggunakan 49 mantra langit dan menjadikannya sebuah talisman penekan jiwa, dan menekannya erat.”


Hello! Im an artic!


Windi Feng selesai mendengar, langsung kesal sampai mau memuntahkan darah……

__ADS_1


Talisman iblis, ya Tuhan, ini bencana apa? Dan sekaligus menggunakan 49 lembar?


Windi Feng tidak ingin bawel lagi, dia ingin langsung pingsan dan mengeluarkan buih dari mulutnya.


Tenang kembali setelah sekian lalma, dia baru menarik Lina Hua kelantai bawah ke sebuah tempat tersembunyi, masih sengaja membuka sebuah pembatas, tidak memperbolehkan siapapun mendengar pembicaraan mereka.


“Ayo ayo ayo, katakana sebentar, dari mana datangnya lelucon talisman iblis ini, sebelum kakekku meninggal juga tidak meninggalkan satupun padaku.”


“Aku gambar sendiri.”


“Aku……”


Sangat perlu tanggal kelahiran yang kuat bagi penggambar mantra baru bisa menekan keganasan yang besar itu, kalau tidak akan langsung mati meledak.


“Kenapa kamu bisa menggambar itu?”


“Tertulis diatas buku, aku menggambar berdasarkan yang ada digambar, hanya tidak tahu ada efeknya atau tidak, maka dalam panik langsung menggunakan 49 lembar.”


“Kagum, aku tidak kagum pada siapapun, tapi kagum padamu, Lina Hua, kamu sungguh hebat.” Sepasang tangan Windi Feng mengepal memberi hormat.

__ADS_1


“Talisman iblis, apalah kamu tahu itu alat menekan iblis jahat? Hanya selembar sudah bisa menghancurkan jiwa hantu biasa, kamu langsung menggunakan 49 lembar, kamu sungguh menyia-nyiakan saja……” Windi Feng sungguh iri dan juga kagum kenapa dirinya tidak ada kemampuan seperti ini.


Lina Hua diam tidak berkata-kata.


“Sudahlah sudahlah, dari tampangmu sepertinya kamu tidak terlalu tahu hal begini.”


“Benar, banyak hal yang aku tidak ingat, juga tidak tahu apakah berguna atau tidak.” Lina Hua sebenarnya tidak terlalu lancar menggunakan kekuatannya sendiri, karena dia selalu merasa banyak hal yang tidak bisa diingatnya.


“Pasti berguna, aku bilang padamu, walau hari ini raja neraka datang sendiri, juga tidak bisa membawa Lika Hua pergi lagi. Kamu ini sama dengan memberikan sebuah papan emas tidak bisa mati pada Lika Hua……Tapi kamu harus ingat, beberapa puluh tahun kemudian bantu Lika Hua lepas dari mantra ini, kalau tidak dia akan terus tidak bias mati dan hidup sampai menjadi makhluk tua yang aneh.”


“Ya, aku tahu.” Lina Hua juga tahu, nanti juga akan mencari kesempatan melepaskannya.


“Sekarang nona kelima ini, aku mau memberitahukan sebuah berita baik……Dengan tindakanmu ini, memaksa tinggal seseorang yang tidak seharusnya tinggal, Maka berikutnya kamu akan menghadapi perhitungan dari hantu, bisa dibilang, hantu tidak bisa membawa pergi jiwa Lika Hua, pasti akan mencari perhitungan denganmu. Kamu pikirkanlah harus bagaimana……Jangan membuat sampai seluruh Spring Mansion dihancurkan. Lagipula John Jiang, Ella dan Rika tidak bersalah, kamu yang bodoh.”


“Aku sudah menebak, setelah malam ini jam dua belas, mereka akan segera datang, aku bisa menyelesaikan sendiri, pasti tidak akan merepotkan orang.” Lina Hua menganggukan kepala, wajahnya tenang.


“Baiklah, aku juga tidak bisa berkata apa-apa kalau kamu sudah berkata begini, semoga beruntung……Oh tidak benar, harusnya berkata tidak mengantarkan perpisahan.”


Windi Feng selesai berkata, membalikkan kepala dan berlari, ucapannya sederhana sekali, hantu menangkap manusia, Lina Hua juga sudah hidup sampai akhir.

__ADS_1


__ADS_2