Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 177 Mertua Terus Meminta Untuk Punya Anak


__ADS_3

Sony jarang marah, tapi kalau sekali marah, akibatnya sangat fatal.


Tapi kenapa kali ini dia marah? Sony sendiri pun tidak tahu, yang penting dia tidak senang melihat bocah itu.


Dia sengaja berbicara ke dirinya bahwa ini tidak ada hubungannya dengan Lili.


Tapi, siapa yang percaya?


Bocah kecil itu juga tidak mengerti, baru saja dia menerima penghargaan, mendapat perhatian banyak orang, detik selanjutnya dia langsung diblok.


Dan juga pencarian utama di internet yang dibelinya juga dibalikin, jangan-jangan dia sudah membuat Lili marah?


Orang-orang dari Windy Entertainment sudah sangat panik, mereka gak tahu harus bagaimana?


Kemudian bossnya bilang, jangan-jangan kejadian di atas panggung tadi sudah membuat Lili marah?


Apalagi keluarga Hua di kota ini, kekuasaannya sangat besar, artis dibandingkan dengan keluarga kaya, mana mungkin bisa menang.


Dan bocah itu dengan cepat ingin berminta maaf ke Lili.


Ketika masuk ke ruangan istirahat, Lili sedang meminum kopi, dia memakai jaket di atas gaun pentasnya tadi.


“Kak Lili.” Bocah ini memanggilnya dengan muka muram.

__ADS_1


Lili menaikan alis tapi tidak berkata apa-apa.


“Kak Lili, aku minta maaf untuk kejadian di atas panggung tadi, tolong maafkan aku, aku tidak seharusnya melakukan panjat sosial, aku hanya seorang anak baru, aku mohon kamu bisa memberikan aku satu kesempatan lagi, aku jamin aku gak akan menganggu kak Lili lagi.”


“Oh….. gak masalah, aku juga sudah bilang, kalau aku gak akan kerjasama dengan artis dari perusahaan kalian.”


Jujur, Lili tidak suka anak ini, walaupun gak terlalu jelek.


Tapi terlalu ambisius, pria yang suka mengejar sesuatu dengan menghalalkan segala cara, dia tidak suka.


Di dunia hiburan beberapa tahun ini, dia sudah melihat terlalu banyak orang seperti itu.


“Aku tahu anda marah, tapi….tolong jangan menghitamkan aku? aku tahu anda lahir dari keluarga kaya, KeluargaHua memiliki kekuasaan yang sangat besar, departemen industry film sana, pasti juga karena satu telepon dari anda, keluargaku demi menaikkan aku, sudah menghabiskan banyak uang, aku gak bisa membiarkan jerih payah mereka hilang begitu saja. Minta tolonglah, Kak Lili.”


Dia langsung berlutut di depannya.


“Jangan begitu, cepat berdiri.”


“Kak Lili, kalau menhapus daftar hitamku, aku baru berdiri.”


“Menghitamkan kamu itu bukan kerjaan aku, aku gak punya kemampuan sebesar itu.” Sepertinya dia sudah salah paham, mengira Lili yang melakukannya.


“Bukan anda?” Muka bocah kecil ini juga mengekspresikan terkejut.

__ADS_1


Lili meletekkan kopi di meja, kemudian berkata.


“Bukan aku, aku juga gak mungkin gak mengakuinya jika aku yang bikin, aku memang marah dengan kejadian di atas panggung, tapi aku hanya memerintahkan untuk tidak bekerja sama dengan perusaahn Windy Entertainment kalian, gak ada perintah untuk menghitamkan kamu, jadi surat itu bukan kerjaanku, kalau kamu gak percaya, terserah.”


Selesai berbicara, Lili langsung berdiri dan meninggalkan ruangan.


Dia gak mau bersama dengan bocah kecil yang berlutut itu.


Kalau sampai dilihat orang lain, bisa dikira bahwa dia membulii orang baru.


Kalau bukan Lili, siapa lagi? ini akan menjadi malam yang sulit untuk Windy Entertainment.


Karena jika berurusan dengan keluarga kaya, mereka tidak akan bisa berkutik lagi, membunuh mereka segampang membunuh semut.


Berita tentang Lili gak diberitakan, masalah ini pun dengan cepat berlalu.


Ketika akhir pekan tiba, John dan Lili pulang ke rumah orang tuanya.


Orang tua Jiang yang turun tangan masak sendiri, mereka memasak beberapa lauk dan sup, suasananya sangat nyaman


Mama John tanpa henti memberikan lauknya ke Lina, dan menyuruhnya untuk makan lebih banyak.


“Lin, kamu terlalu kurus, harus makan yang banyak ya.”

__ADS_1


“Terima kasih ma.” Lina mengangguk.


“Tapi yang aku dan papamu perhatiin sekarang adalah, kalian berdua bermaksud kapan untuk punya anak?” Mama John yang gak sabaran akhirnya menanyakannya.


__ADS_2