Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 168 Kesempatan


__ADS_3

Keluarga Wang ada yang kaget, ada yang senang, ada yang gak jelas, ada yang bengong.


Pokoknya ekspresi mereka sangat bermacam-macam, kemudian mamanya Sony mendekat, Nyonya Wang dengan ramah mengandeng tangan Lili untuk duduk bersama.


Sony menyuruh pembantu untuk memasukkan barang, dia bilang Lili yang beli.


Nenek Sony kelihatan cukup senang.


Ketika makan, demi menghormati mereka.


Neneknya menyuruh mereka berdua duduk di meja utama.


Meja itu, selain ada nenek, ada juga orang tua Sony, dan kakak dan kakak iparnya.


Dan ada juga paman dan tantenya Sony, semuanya keluarga inti.


Sisanya keluarga yang tidak begitu dekat duduk di meja lain, gak bisa dipungkiri, aturan di keluarga Wang lumayan banyak.


Lili dulu selalu menganggap makan keluarga mereka sudah ribet, sekarang dibandingkan dengan keluarga Wang, keluarga mereka kelihatan jelas lebih damai.


Di meja makan, Nenek Sony terus melihat calon menantu cucunya ini.


Pertama, dari penampilan, dia sangat puas.


Walaupun Lili adalah artis, tapi gak operasi plastik, mukanya sangat penuh, sedikit bulat.

__ADS_1


Mata juga besar, paras wajahnya sangat cantik, enak dilihat, kalau pakai kata-kata Lina, kakak ketiga dia ini kelihatan sangat hebat.


Kemudian karir, dia artis terkenal, citranya juga baik, acting juga oke, dan juga mendapatkan banyak penghargaan.


Kemudian pemasukan, dulu di dunia hiburan ada daftar pendapatan, Lili mendapatkan ranking 6 dengan pendapatan 1,2 miliar pertahun, di artis wanita dia sudah termasuk sangat tajir.


Dan juga 1,2 miliar ini tidak termasuk deviden dari saham keluarga Huanya.


Kemudian latar belakang, terlahir di keluarga Hua, empat keluarga besar, sangat pas dan cocok dengan keluarga Wang mereka.


Kemudian pendidikan juga tidak penting lagi, Lili demi mencapai mimpi filmnya, dia melepaskan kesempatan belajar keluar,hanya jadi sarjana di universitas film terkenal dalam negeri saja.


Di keluarga kaya, pendidikannya termasuk rendah, tapi yang lain dia sangat hebat, jadi kita bisa menghilangkan pendidikannya.


“Aku…….” Lili dengan cepat melihat ke Sony.


“Nenek, kami baru 1 bulan bersama.”


“kalian berdua gimana ketemunya?” Neneknya juga penasaran, dan ingin tahu.


Lili lalu menjawab, “adik kelima ku dan suaminya yang kenalin.”


“Iya, nenek juga tahu, John itu teman aku, dan istriJohn itu adalah adiknya Lili.”


“ini aku udah dengar juga, kalau begitu, nanti kita semua adalah keluarga, bisa saling menjaga, kerjasama di bisnis juga bisa lebih banyak lagi, ini hal baik.”

__ADS_1


Saat makan Orang tua Sony juga ngobrol beberapa kata dengan Lili.


Lili juga tidak makan banyak, karena dia juga susah makannya, pertama orangnya terlalu banyak, kedua karena ikan daging semua dia juga gak ada nafsu makan.


“Sony, kamu lihat Lili gak makan sama sekali, cepat ambilkan buat dia.” Neneknya mengingatkannya.


Sony mengambil 1 daging merah, dan diarahkan ke mulut Lili.


“Sini, coba.”


“Aku gak makan daging, diet.” Lili pura-pura tertawa.


“Coba sepotong saja, gak mungkin gendut, kalau gak, mau aku suapin pakai mulut?” Sony tertawa.


Lili beneran sangat marah waktu itu.


Dia beneran takut disuapin pakai mulut, dengan cepat dia membuka mulutnya dan mengigit daging merah itu.


Kemudian Sony berpura-pura mencubit pelan pipinya Lili, “gini baru nurut, kamu lihat sekurus gini, harus makan yang banyak.”


Ketika dicubit, dia semakin marah, tapi gak bisa dikeluarkan di depan keluarga Wang.


Hanya bisa menginjak kaki Sony di bawah meja.


Neneknya melihat 2 anak muda ini hubungannya begitu baik, sangat senang, lalu berkata, “dulu, aku selalu khawatir cucu aku ini, dia gak suka ngomong, aku takut dia gak bisa membuat senang wanita, dan mengundurkan urusan nikahnya, jadi sering mengubernya, tapi sekarang ada Lili, baguslah, kalian kapan nikah?”

__ADS_1


__ADS_2