
Hello! Im an artic!
Lina melihatnya sejenak lalu berkata, “Hari ini aku bertemu dengan Eric.”
“Ah, lalu?” Tidak ada respon berlebihan dari John, bagaimanapun tahu Lina tidak ada niat lain terhadap Eric.
Hello! Im an artic!
“Dia sepertinya tahu sesuatu tentang dirimu, cuma tidak langsung mengatakannya, sebenarnya, sesuai dengan hubungan kerja sama kita, tidak seharusnya aku bertanya urusan pribadimu, tapi aku takut jika masalah ini nantinya akan mempengaruhi kerja sama kita, jadi tetap berencana menanyakannya padamu, apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan dariku?”
“Sembunyikan?” John terkejut, berpikir dengan teliti.
“Tidak ada, aku selalu jujur, keadaanku kamu juga tahu, foto masa kecilku kamu juga pernah melihatnya, aku kuliah di luar negeri, kamu juga mengetahuinya.”
“Bukan semua ini, apakah ada yang lain, misalnya…apakah kamu ada anak di luar nikah?”
Hello! Im an artic!
Lina mengakui dia memang berharap ini bukanlah hal yang benar, tapi anak di luar nikah memang hal yang sering terjadi di keluarga orang kaya.
Saat Eric berbicara tampangnya juga kelihatan sangat serius, pasti mengetahui masalah pribadi John, dan bukan masalah pribadi yang baik, mungkin ada hubungan dengannya, Lina berpikir-pikir, mungkin saat John masih muda pernah melakukan hal yang tidak jelas, jadi ada anak di luar nikah, keluarga Jiang takut tersebar, terus merahasiakannya? Jalan pikirin ini sepertinya tidak salah.
__ADS_1
Tapi begitu ditanya, John hampir meloncat dari atas sofa, sungguh tidak ada persiapan dalam hatinya.
“Lina, apakah kamu serius?” Dia hampir tertawa.
“Kapan aku tidak serius.” Lina melihatnya dengan aneh.
“Ha, aku mengira kamu sedang bercanda denganku, baiklah, karena kamu bertanya padaku dengan serius, maka aku akan menjawabmu dengan serius, kamu dengarkan, aku John, tidak ada anak di luar nikah, sungguh tidak ada.”
“Apakah pernah menghidupi wanita lain?”
“Tidak pernah, juga tidak bermesraan dengan sekertaris wanita, kamu bisa pergi ke perusahaanku untuk menyelidikinya.” John bergegas menjelaskan.
“Lina, apakah kamu mengatakan kata buruk dulu?”
“Iya.”
“Ha, aku suka dengan tampangmu yang serius ini, sangat lucu.”
“Lina: …….
“Sudahlah, tidak masalah, kamu keluar saja, aku sudah mau tidur.” Lina membalikkan badan, langsung naik ke ranjang, John juga tidak enak tetap di sana, hanya bisa meninggalkan kamarnya, tapi masalah ini malah tersimpan di dalam hati, yaitu Eric tahu rahasia yang ada hubungan dengannya? Masalahnya dia ada rahasia apa? John sendiri tidak tahu.
__ADS_1
Dini hari
Saat Lina pergi ke kampus, sudah mendengar Jessica sakit, sedang diinfus di ruang kesehatan kampus, setelah Lina mendengarnya, langsung pergi ke ruang kesehatan.
Benar saja, Jessica seorang diri berbaring di sana, seorang diri saja, diinfus, tampangnya sedikit menyedihkan.
“Apakah masuk angin?” Lina berjalan ke sana.
“Lina, kamu datang.” Melihat Lina, Jessica langsung duduk, Lina mengambil satu bantal untuk ditaruh di belakang punggungnya, agar dia bisa lebih nyaman bersandar.
Jessica merasa diperhatikan, hampir tidak menyangka sifat Lina yang dingin bisa menjaga orang.
“Aku hanya sedikit demam, ha ha , tidak ada masalah besar.”
“Kenapa tidak ke rumah sakit?” Lina merasa ruang kesehatan kampus terbatas, dokternya juga tidak profesional, pasti tidak sebagus rumah sakit.
“Rumah sakit mahal, satu kali infus harus 300yuan, di sini murah, baru 50yuan.” Jessica tersenyum, Lina merasa sedikit sedih.
“Hmm itu, Lina, bisakah kamu membantuku mencarikan sebuah pekerjaan, aku membutuhkan sejumlah uang, agak buru-buru. Pekerjaan apapun boleh, aku bisa bekerja keras, cleaning service juga boleh. Kamu juga tahu teman yang lain tidak terlalu mempedulikanku, aku juga tidak enak merepotkan mereka, hanya berpikir kamu mungkin mengenal lebih banyak teman.
“Kamu butuh uang buat apa?” Lina juga bertanya dengan langsung, karena dia ingat dulu sengaja membiarkan Jessica memenangkan kuis sudah memberikan 20ribu padanya.
__ADS_1