Pernikahan Sementara

Pernikahan Sementara
Bab 764 Sangat Ingin Menyatakan Cinta


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Windi sungguh merasa terkejut, dia tidak menyangka jika Andy Qin adalah orang yang seperti itu, dia juga mempunyai sisi sensitifnya kah?


Windi tidak berkata, Andy Qin semakin merasa tidak nyaman.


Hello! Im an artic!


“Aku tahu jika aku memang seharusnya tidak memintamu untuk menerima semua ini, tetapi… aku jarang bisa bertemu dengan seseorang… sudahlah aku tidak akan membahas semua ini lagi, jika kamu tidak menginginkannya maka aku juga tidak akan memaksamu, dan untuk urusan ibuku aku akan mengurusinya kamu tenanglah.”


“Oh Baiklah.” Sebenarnya Windi tidak tahu harus berkata apa.


“Jadi… kamu sibuk saja dulu, bye.”


Jujur saja Andy Qin sedikit merasa kecewa, sebenarnya dirinya sendiri sangat ingin menyatakan cinta tetapi perkataan ini hanya berada didalam bibirnya saja.


Hello! Im an artic!


Dari balik telepon dia merasakan jika sikap Windi tidak dalam kondisi baik, maka dari itu kemungkinan ini tidak ada.


Jawaban pendek dari Windi semakin membuat hati Andy Qin terasa jatuh dan tidak berani bertanya lagi.


Bahkan dia merasa dengan sikap Windi yang seperti itu, mungkin dia akan merasa tidak sabar dan tidak bisa sikap orangtuanya itu dan pada akhirnya dia akan pergi meninggalkannya.


Sebenarnya dia tidak ada alasan untuk tetap tinggal ditempatnya Windi.

__ADS_1


“Andy Qin.”


“Iya?”


“Bukankah tadi kamu bertanya apa yang ingin ku makan? Aku ingin makan paha ayam.”


Andy Qin : …


“Yang digoreng dan pedas, juga ditambah dengan alkohol, katanya jika memakan ayam goreng dengn alkohol itu adalah paduan yang pas, apalagi karena ibumu telah membuatku terkejut, kamu tidak akan tidak memperdulikan aku bukan? Kamu harus memberikan vitamin untuk otakku ini.”


“Baiklah aku akan membelikanya, sampai berjumpa nanti.”


Awalnya dia merasa harapan ini akan sirna seketika Andy Qin kembali mempunyai harapan.


Sebenarnya Windi termasuk orang yang pintar, dia mengetahui yang ingin dikatakan oleh Andy Qin dan bagaimana dia mengetahuinya?


Hanya saja… dia tidak berani berpikir terlalu jauh, bagaimana jika cerita ini mirip dengan dewi fortuna?


Dia tidak berani melakukan bahaya ini, dia sama dengan Lina Hua, sangatlah pintar, Lina Hua yang sering tidak berkata-kata itu tetapi dia dapat memahami segalanya.


Dan Windi, dia menggunakan caranya yang gila untuk menutupi kepintarannya itu, membuat orang luar berpikir jika dirinya tidaklah memiliki beban.


Bagaimana orang yang tidak memilliki beban itu dapat menjadi penerusnya keluarga Feng?


Hal ini tentu hanya beberapa orang yang mengenalnya saja yang mengetahui ini, termasuk Lina Hua dan Andy Qin yang mengerti tentang Windi.

__ADS_1


Perasaan Andy Qin kembali menghangat, dia segera membelikan makanan kesukaannya Windi yaitu alkohol dan ayam goreng, hanya saja ketika perjalanan pulang dia tidak lupa untuk menelepon seseorang.


Andy Qin memasangkan bluetoothnya ke headsetnya.


“Andy Qin.”


“Ibu mengapa kamu membuatkan gaun pengantin untuk Windi?”


“Bukankah kamu menyukainya? Selain Shirley kamu tidak pernah menyukai orang lain dan ibu hanya ingin membantumu.”


“Tetapi aku tidak membutuhkannya, aku dan Windi baik-baik saja, akan lebih baik jika kamu dan ayah tidak ikut campur akan ini.” Perkataannya ini terlihat lebih tegas dan tidak bisa apa-apa.


“Andy Qin… semua ini ibu lakukan untukmu…”


“Bu, aku sudah hampir berumur 30 tahun sekarang dan bukanlah seorang anak-anak, selama ini aku pergi dari rumah karena aku tidak ingin dikontrol oleh ayah dan ibu, dan hari ini kalian bahkan ingin mengontrol wanita yang aku suka, apakah kalian ingin aku berputus hubungan dengan kalian?”


Dibalik telepon, nyonya Andy Qin merasa hatinya sangat sedih tetapi dia juga tidak berani berkata dia takut membuat amarah anaknya memuncak.


Pada saat itu dia telah membuat Andy Qin pergi dari sini dengan seorang diri dia berada diKota J, selama beberapa tahun hubungannya dengan keluarga tidak terbilang dekat ataupun jauh, hanya ada sebuah jarak disini.


Dan hari ini dia hanya ingin melakukan sesuatu untuk kembali membujuk anaknya ini, apakah semua ini salah?


Padahal dia terbilang cukup baik kepada Windi, tetapi mengapa Andy Qin begitu marah?


Nyonya Qin yang tetap memegang telepon genggamnya sambil mengigit bibirnya dengan perasaan yang terluka.

__ADS_1


__ADS_2