
Alena terus memandangi wajah pucat Kimora, dia langsung berpikir apakah dia harus bertemu kembali dengan Genzy di rumah nya dan mencari tahu sendiri apa yang sebenarnya terjadi.
Tapi Alena pun masih merasa kesal dengan semua sikap Genzy terhadap Kimora, dia langsung berpikir lebih baik bertemu dengan Mama nya saja, Tante Sarrah.
"Kimora, kamu senang diam di luar rumah,? sangat segar sekali kan, kamu bisa menenangkan hati dan perasaan kamu di sini yaa, dan ingat jangan terlalu banyak bergerak bebas luka operasi yang ada di perut kamu belum sembuh total, kamu harus banyak istirahat yaa."
Kimora tersenyum manis mendengar perkataan dari Alena, seakan pertanda dia mengerti apa yang Alena bicarakan.
Kimora mulai bisa melepaskan genggaman tangan nya kepada Alena, tangan sudah tidak bergetar dan dingin, seperti nya Kimora sudah membaik.
"Sekarang kita masuk ke dalam rumah, kamu harus minum obat dan langsung istrirahat yaa, ingat kamu harus cepat sembuh kamu itu adalah seorang Dokter Specialis kandungan yang hebat sekali, banyak ibu hamil yang menunggu kamu."
Kimora menggangukan kepalanya dan tersenyum kembali.
Alena pun langsung membawa Kimora ke dalam rumah nya dengan penuh hati-hati.
Alena mengantarkan Kimora ke dalam kamar nya, sprei yang berwarna putih pun sudah berubah menjadi warna pink warna kesukaan Kimora.
__ADS_1
"Kamu tunggu di sini yaa, nanti ibu membawakan makanan kesukaan kamu di sini, aku pamit pergi dulu yaa nanti besok ke sini lagi."
Ketika Alena beranjak pergi tangan Kimora memegang erat tangan Alena. Seakan Alena tidak boleh pergi.
Alena pun langsung duduk kembali dan tersenyum, sambil memegang erat tangan Kimora.
"Hati-hati yaa", ucap Kimora dengan suara yang lirih.
Alena langsung terkejut mendengar perkataan itu dia langsung memeluk erat Kimora.
"Iyaaa, aku akan terus berhati-hati dalam hal apapun. Semoga kamu bisa segera sehat kembali."
Kimora pun ikut tersenyum dan melambaikan tangan juga.
Alena menutup rapat pintu kamar Kimora, dia langsung menghampiri Ibunya Kimora.
"Tante sudah waktunya Kimora makan, dan minum obat nya. Biarkan Kimora berisitirahat total dan jangan banyak bergerak dulu, karena Kimora baru saja melakukan operasi Caesar jadi supaya luka nya cepat kering."
__ADS_1
Setelah mendengar perkataan dari Alena. Rossa pun langsung menyiapkan makanan untuk Kimora.
"Jangan lupa perbanyak asupan makanan ikan gabus dan putih telur yaa Buu, agar luka nya cepat sembuh. dan saya ijin pamit yaa Buu mau langsung pulang tapi besok kalau saya nggak sibuk pasti ke sini lagi."
Alena berpamitan dan mencium tangan Rossa dan langsung pergi.
"Hati-hati yaa Dokter Alena."
Rossa pun mengantar Alena sampai ke depan rumah nya.
"Semoga kamu selalu sehat selalu Dokter Alena, kamu begitu sangat baik sekali dengan Kimora. Terimakasih banyak kamu bagaikan malaikat yang di kirim oleh Tuhan."
Rossalinda langsung menutup rapat pintu rumah nya, dia langsung pergi ke dapur menyiapkan makanan untuk Kimora.
Selesai menyiapkan nya, dia langsung pergi ke kamar Kimora.
Rossalinda membuka perlahan pintu kamar Kimora, dia melihat Kimora sedang duduk di kursi belajar nya.
__ADS_1
Dia membuka buku-buku tentang medis yang ada di hadapannya, Kimora seakan mengenang kembali masa lalu nya.