Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 151


__ADS_3

Suster Diana merasa sangat tidak suka dengan perilaku Dokter Alena yang seperti itu.


"Dokter Alena, saya rasa kamu baik-baik saja sudah sehat kembali dan tidak perlu untuk memberikan Tiara kepada Ibu Sarrah, apa Dokter Alena sudah tidak ingin menginginkan kehadiran Tiara di keluarga kita ini."


Suster Diana memilih meninggalkan Dokter Alena sendiri di kamar nya.


"Seharusnya aku jangan bersikap seperti ini, karena Kimora pun bersikap seperti itu dia tidak tahu apa yang terjadi antara aku dan Genzy. Jika aku seperti in yang ada mereka semua mencurigai aku."


Alena memilih bangkit dari tempat tidurnya, dia pun memilih untuk pergi dari rumah nya dan berencana untuk bertemu dengan Genzy.


Alena pergi dari Apartemen nya tampa, memberitahu sebelumnya dengan Suster Diana.


Alena memilih untuk pergi ke kantor Genzy, dia ingin membuat Genzy seperti dulu sikapnya kepadanya.


"Genzy pernah mengajak aku untuk menikahnya, aku harus pertanyaan kembali ucapannya nya itu karena jika nanti Kimora pulih kembali, aku takut dia memilih untuk kembali kepada Kimora."


Alena sampai di kantor perusahaan milik Genzy, dia langsung turun dari mobil nya dan berjalan cepat menuju ke ruangan.

__ADS_1


Semua mata tertuju kepada nya, mereka menyangka Alena itu adalah Kimora.


Alena langsung membuka pintu ruangan tersebut, dan langsung membuat Genzy terkejut melihat Alena ada di kantor nya.


"Alena ada apa kamu datang ke kantor ku ini,"


Genzy langsung menghampiri Alena, dan langsung tersenyum kepada Genzy.


"Aku sudah sehat sayang, aku datang ke karena sangat merindukan kamu ada di sisi ku."


Genzy tidak mengerti dengan apa yang akan di rencanakan oleh Alena.


Alena mendekati Genzy dan memeluk erat Genzy dengan sedikit memaksa membuat Genzy merasa sangat tidak nyaman dengan perlakuan Alena.


"Alena kenapa kamu sekarang menjadi seperti ini, sikap kamu buat aku tidak nyaman."


Genzy melepaskan pelukan erat Alena dengan paksa.

__ADS_1


"Dengar yaa kamu Genzy, apa yang sudah kamu lakukan dengan aku kamu harus bertanggung jawab atas semua nya dan kamu harus bisa menikah aku."


Alena begitu sangat tegas mengatakan nya kepada Genzy.


"Alena bisa kamu bersikap normal seperti biasa, kita melakukan nya pun sama-sama suka dan tidak ada paksaan kan sekarang kita nikmati saja hari-hari kita bersama."


Genzy langsung menyuruh Alena untuk segera pergi dari kantor nya, dia takut Mama nya datang secara tiba-tiba.


"Lebih baik kamu sekarang pergi yaa, nanti malam kita bertemu di rumah ku saja. Sekarang lebih baik kamu pergi."


Genzy mendorong Alena untuk keluar dari ruangan nya.


"Baiklah nanti malam aku akan bermalam bersama dengan kamu yaa, sekarang aku mau perawatan dulu di salon yaa."


Alena langsung meninggalkan kantor Genzy, dia begitu sangat bersemangat sekali karena akan bermalam bersama dengan Genzy."


"Rendahan sekali harga diri mu Dokter Alena, ternyata aku salah menilai nya tidak seperti yang di bayangkan."

__ADS_1


Genzy yang pernah berjanji akan menceritakan semuanya rahasianya kepada Alena seketika langsung tidak akan mau memberitahu nya kepada Alena.


Genzy berpikir hanya bisa bersama an dengan dirinya pun Alena sudah merasa sangat senang.


__ADS_2