
Alena menghabiskan waktu nya di tempat hiburan malam sampai dia tidak sadar jika waktu sudah menunjukkan larut malam.
Alena lebih memilih untuk menginap di hotel daripada harus pulang ke Apartemen nya.
Dia seperti yang bodoh, yang di campakkan begitu saja, harga diri dengan mudah dia berikan kepada suami sahabat nya sendiri.
"Aku harus bagaimana sekarang, jujur aku nggak bisa melepaskan Genzy dari pelukan ku. Apalagi kalau sampai Genzy kembali dengan Kimora, hancur hati aku."
Alena terus saja meminum, minuman yang ada di hadapannya.
"Aku harus pergi ke hotel sekarang, mumpung aku masih bisa berjalan."
Hotel tersebut kebetulan tidak jauh dari tempat hiburan malam tersebut, sehingga Alena hanya cukup berjalan tidak perlu memakai mobil nya.
Alena memesan kamar hotel untuk satu malam saja, dia melangkah kaki pun dengan sempoyongan.
Tatapan mata nya buram dan membuat ingin secepatnya sampai di dalam hotel, Alena tertidur di atas kasur empuk dia masih saja memikirkan Genzy.
"Ahhhhhh Genzy, kamu udah membuat aku hancur seperti ini. Sudah tidak ada lagi lelaki yang menginginkan perempuan seperti aku ini, kamu harus menjadi milik kuuuu haruussssss."
__ADS_1
Alena berteriak sambil menangis di atas kasur nya, dia sudah seperti perempuan yang sangat despresi berat sekali.
Alena memandangi foto Genzy di handphone nya, dia menagis dan memeluk foto tersebut sampai dia tertidur lelap.
****
Keesokan harinya Kimora bangun dari tidur lelapnya, dia melihat putri nya ada samping nya.
Kimora menggantikan popok putri nya basah, Kimora begitu sangat telaten sekali dia bisa merawat putri nya dengan baik.
"Selamat pagi sayang, Anak ibu Putri Kimora."
Kimora menutup rapat pintu kamar nya, sehingga tidak ada yang tahu dia sudah membaik.
Selesai memberikan susu formula, Kimora langsung memandikan putri nya sehingga terlihat sangat cantik dan wangi sekali.
Kimora tersenyum manis kepada putri cantik nya itu, setelah membuat putri cantik dan wangi.
Kimora membawa nya untuk keluar dan mencari Mama Sarrah, untuk menitipkan putri cantik nya.
__ADS_1
"Aku titip Putri yaa Mam, aku mau mandi dan bertemu dengan Dokter Rian. Mama tidak perlu ikut lagi sekarang aku sudah mulai sedikit berani."
Kimora langsung pergi ke kamar nya untuk bersiap-siap, Mama Sarrah begitu sangat bahagia ketika melihat perubahan besar dalam diri Kimora.
"Ahhhh Yaa Tuhan, Kimora sudah mulai seperti dulu lagi. Terimakasih banyak Tuhan, ternyata Genzy yang membawa positif untuk Kimora."
Mama Sarrah menghubungi Dokter Rian, untuk bisa segera menjemput Kimora di rumah.
"Kimora lama sekali yaa dia berdandan seperti dia ingin tampil cantik di depan Dokter Rian."
Mama Sarrah menunggu Kimora di depan pintu kamar nya, sambil menggendong putri cantik nya.
Mama Sarrah tersenyum manis sambil memandang Putri Kimora.
"Putri Kimora cantik, sekarang nama kamu di ganti yaa Sam Ibu Kimora, kamu pasti suka banget kan yaa sayang."
Kimora akhirnya selesai dia membuka pintu kamar nya, Kimora terlihat lebih segar matanya tidak terlihat lesu seperti sebelumnya. Pandangan mata nya pun tidak kosong dia sangat cantik sekali hari ini.
"Kamu seperti akan berkencan dengan Dokter Rian, bukan seperti akan berkonsultasi sayaaaaang."
__ADS_1