Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 78


__ADS_3

Kimora meminta suster diana menemani nya di kamar.


"Jangan pergi yaa, aku sangat takut sekali."


Kimora memeluk erat suster diana.


"Iyaa bu, saya akan menemani ibu sampai tuan genzy datang."


Kimora pun terus memeluk erat suster diana, sampai akhirnya genzy pulang dari kantor nya.


Genzy yang melihat istrinya seperti ketakutan langsung menghampiri Kimora.


"Kamu kenapa, ? kenapa kamu ketakutan seperti itu."


Kimora melepaskan pelukan erat dari suster diana, suster diana langsung meninggalkan mereka berdua.


"Saya permisi pergi dulu ya tuan."


Genzy menghampiri Kimora secara perlahan.


"Ada apa cerita kan saja semua nya, tidak usah takut seperti ini."


Kimora mulai memeluk suaminya.


"Tadi aku lihat bayangan putih mas, di kamar kosong yang di gembok itu. Aku sangat ketakutan sekali mas."

__ADS_1


Tangan kimora begitu sangat dingin dan bergetar.


"Kamu tenang yaa sayang, mungkin itu semua cuman bayangan kamu saja, tidak ada apa-apa di rumah ini percaya sama saya."


Kimora terus memeluk erat suaminya.


"Kamu jangan pergi yaa, jangan tinggalin aku pokoknya aku tidur pun kamu harus di samping aku ya mas."


Kimora begitu sangat gelisah sekali.


"Iyaa tapi saya baru pulang dari kantor, saya belum ganti baju dan mandi saya juga belum makan malam."


Genzy mencoba melepaskan pelukan istri nya, tapi kimora memeluk erat tubuh suaminya.


"Kamu jangan mandi mas, aku sangat takut sekali kamu juga nggak usah ganti baju dan puasa saja jangan makan."


"Baiklah, sekarang kamu cepat tidur yaa."


Genzy mengusap rambut kimora.


"Kamu pengen aku cepat tidur supaya kamu bisa bebas pergi dari aku, nggak mau kamu harus di sini."


Genzy di buat tidak berdaya dengan permintaan istrinya tersebut.


Genzy terus membelai rambut kimora sampai Kimora akhirnya ketiduran.

__ADS_1


Genzy mencium kening istrinya tersebut, dan mencoba untuk menggeserkan agar Kimora bisa terlepas dari pelukan nya.


Akhirnya Kimora terlepas dari pelukan genzy.


"Kenapa Kimora bisa seperti ini, tidak biasanya dia seperti ini apa yang dia lihat itu benar adanya tapi selama di sini setelah kehilangan papa dan Ayana aku tidak pernah melihat bayangan nya."


Genzy langsung mengganti baju nya dan langsung membersihkan tubuh nya.


"Kimora harus selalu di perhatikan, apalagi sekarang dia sedang hamil besar saya nggak mau ini bisa berpengaruh terhadap kandungan nya."


Genzy langsung mengunci pintu kamar nya dan tidur di samping Kimora sambil memegang tangan nya yang masih dingin.


Jam menunjukkan pukul 02:00, suster diana mulai keluar dari kamar nya, dia memperhatikan pintu kamar kimora dan pintu kamar kosong tersebut.


"Kenapa tidak ada tanda-tanda tuan genzy keluar dari kamar nya, biasanya jam segini dia membuka pintu kamar kosong itu dan memasukkan dan mengeluarkan barang untuk di masukan ke kamar itu."


Suster diana terus menunggu sampai 30 menit lama nya, tapi tidak ada yang mencurigakan.


"Seperti nya malam ini tuan genzy benar-benar menjaga ibu kimora, yasudahlah lebih baik aku kembali ke dalam kamar saja."


Ketika suster diana mau membuka pintu kamar nya, tiba-tiba terdengar suara barsng yang terjatuh.


Bruuuuuuukkkkkk.


Suara itu terdengar sangat kencang sekali dan membuat suster diana kaget dan langsung membalikkan badannya.

__ADS_1


"Suara apa itu yang terjatuh yaa.?"


__ADS_2