
Suster Diana berniat pulang dia ingin memastikan apakah memang kehadiran Lolita yang masih ada di Apartemen atau tidak karena Lolita sempat membuat dirinya merasakan kehadiran nya.
"Yasudah, baiklah sekarang Ibu keluar dulu yaa memastikan kembali mencari Dokter untuk bisa memeriksa kondisi kamu kembali agar kita bisa segera pergi ke Nenek karena untuk Administrasi itu sudah selesai."
Kimora pergi meninggalkan Suster Diana dan Putri Kimora di dalam ruangan.
Suster Diana memegang kedua pipi Putri Kimora, dia mencium kening Putri Kimora.
"Sayaaaaang, kamu bahagia di rumah Nenek dan Kakek yaaa. Suster Diana akan mencoba untuk membuat pergi Lolita itu yaa supaya kamu bisa nyaman kembali ada di dalam Apartemen tersebut."
Putri Kimora langsung tersenyum tipis ketika mendengar perkataan tersebut,
Putri Kimora langsung memeluk erat Suster Diana.
__ADS_1
Tidak lama kemudian, Kimora datang bersama dengan Dokter dan langsung memeriksa kondisi Putri Kimora dia langsung berkata jika kondisi Putri Kimora sudah membaik dan bisa langsung pulang sekarang juga.
Putri Kimora pun duduk di kursi roda di dorong oleh Suster Diana, dan ternyata Kimora lupa mengambil obat untuk Putri Kimora.
"Sayang kita tunggu Ibu di sini yaa, jangan di depan parkiran oke."
Putri Kimora memandangin di setiap sudut dia langsung melihat sosok seorang yang langsung pergi ketika dia melihat wajah Putri Kimora.
Putri Kimora langsung terdiam karena itu manusia, tapi Putri Kimora terus mengingat wajah seseorang tersebut.
Kimora langsung terkejut dan sepertinya juga di semprotkan parfume melati sehingga aroma sangat menyengat sekali.
"Astaga, siapa yang melakukan ini semua."
__ADS_1
Kimora langsung membersihkan bunga-bunga tersebut, dia pun menutup hidung nya karena aroma parfume yang sangat menyengat sekali.
Suster Diana semakin yakin jika ini adalah maksud dari perkataan Putri Kimora kepadanya, Suster Diana membuka pintu mobil agar Putri Kimora bisa langsung masuk ke dalam mobil nya dan bisa rebahan.
"Buu, ini bukan hal yang sengaja. Seperti nya Ibu harus berhati-hati sekarang, saya yakin ini adalah perlakuan dari Alena Renita."
Kimora pun langsung terdiam mendengar perkataan dari Suster Diana.
"Apakah Suster sudah pernah bertemu dengan Alena sebelumnya sampai bisa berkata seperti itu, untuk apa Alena berbuat seperti kepada aku sedang kan aku sekarang sudah bercerai dengan Mas Genzy."
Kimora seperti tidak percaya dengan kecurigaan Suster Diana, dia pun memilih untuk langsung masuk ke dalam mobil.
Suster Diana tidak bisa berkata-kata lagi karena dia memang tidak mempunyai bukti yang di maksud Kimora.
__ADS_1
Suster Diana pun masuk ke kursi belakang menemani Putri Kimora, dia langsung berpikir apa yang dulu di lakukan oleh Kimora kepada Alena akan di balasan kembali kepada Kimora.
Putri Kimora memandangin wajah Suster Diana, dia seperti ingin mengatakan sesuatu kepada Suster Diana tapi dia tidak bisa mengatakan nya di sini karena ada Ibu nya yang selalu tidak percaya dengan hal-hal mistis semenjak berpisah dengan Genzy. Kimora selalu berpikir positif karena dia tidak mau mental nya kembali terganggu despresi kembali kambuh karena dia sekarang mempunyai malaikat di dalam hidup nya yang harus dia jaga di sepanjang perjalanan hidup nya bersama dengan Putri Kesayangannya.