Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 50


__ADS_3

Alena dan genzy berjalan meninggalkan ruangan itu.


Genzy memperhatika wajah alena yang sangat pucat.


"Lebih baik kamu pulang, wajah kamu pucat begitu.nanti kimora pikir yang aneh-aneh".


Alena langsung melihat wajah genzy.


"Yaa,aku akan pulang.lalu apa yang akan kamu katakan kepada kimora tentang aku".


Alena masih merasa sangat ketakutan.


"Itu urusan ku, kamu tenang saja.sekarang kamu pulang saja yaa.ingat jangan berhalusinasi di jalan".


Genzy langsung berjalan menuju pintu rumah nya.


Dan alena langsung bergegas pulang.


Alena membalikkan badannya dan terus melihat ke arah belakang itu.


"Kenapa aku begitu ketakutan sekali.padahal di dalam peti mati itu hanya ada tumpukan bunga-bunga mawar putih yang membusuk.tapi kenapa aku merasa ini sudah di rencanakan oleh genzy sebelumnya.dan aku yakin genzy sebelumnya sudah tau aku akan pergi ke sini".


Alena langsung membuka pintu mobil nya.


Dan di dalam mobil dia mencoba menenangkan dirinya dulu.


"Aku nggak mungkin, menjalankan mobil dengan perasaan seperti ini".


Alena mencoba untuk menarik nafas panjang.


Dan akhirnya alena pergi meninggalkan rumah genzy.


Ketika alena pergi meninggalkan rumah genzy.


Genzy langsung pergi ke dalam rumah nya.


Genzy mencoba mencari keberadaan Kimora.

__ADS_1


Dia membuka pintu kamar nya ternyata Kimora tidak ada di situ.


"Kemana yaa Kimora,di kamar tidak ada".


Genzy terus mencari Kimora yang ternyata sedang ada di taman bunga bersama mama sarrah dan suster diana.


Genzy langsung menghampiri mereka.


Kimora yang melihat genzy langsung terkejut.


"Mas,ko kamu sudah pulang ? katanya ada tugas di luar kota 2 sampai 3 hari.tapi sekarang kamu sudah ada di rumah".


Genzy hanya tersenyum kepada kimora.


Kimora langsung melirik ke arah suster diana.


Suster diana mengerti dan maksud dari lirik Kimora tersebut.


Genzy memperhatika kimora.


"Ada apa kimora ? kenapa wajahmu seperti itu ?".


"Tidak apa-apa mas,aku seperti nya ini istrirahat.aku ke kamar dulu ya".


Kimora seketika langsung pergi meninggalkan mama sarrah, genzy dan suster diana.


"Bu saya juga mau pergi ke kamar".


Suster diana menyusul kimora yang pergi.


"Kenapa dengan mereka yang langsung pergi bersamaan ketika kamu datang ?".


Tanya mama sarrah kepada genzy.


"Mungkin mereka lelah mam, yasudah aku mau menyusul kimora menayakan bagaimana hasil pemeriksaan kandungan nya".


Genzy pelan-pelan berjalan karena dia tau istrinya pasti akan menanyakan keberadaan Alena sekarang.

__ADS_1


Dan benar saja Kimora dan suster diana sedang bicara di depan pintu kamar kimora.


"Bu, bagaimana dengan dokter alena apa dia baik-baik saja ? saya sangat hawatir sekali".


Kimora memainkan handphone sambil muka yang sangat gelisah.


"Saya sudah menghubungi dia tapi nggak aktif handphone nya".


Genzy langsung menghampiri Kimora dan suster diana.


"Ada apa ini, sudah malam kalian malah pada mengobrol di sini".


Suster diana langsung pergi meninggalkan Kimora dan genzy.


Genzy langsung menggandeng tangan Kimora untuk masuk ke dalam rumah nya.


Kimora hanya menunduk dan terdiam.


"Ada apa kimora ? apa kamu punya masalah ?".


Kimora menggelengkan kepalanya dia sangat ketakutan sekali.


"Aku tidur duluan yaa mas,aku sangat cape sekali".


Kimora langsung naik ke tempat tidur.


Genzy masih duduk di tempat tidur.


Melihat kimora sudah tertidur lelap


Tiba-tiba handphone Kimora berdering.


Genzy langsung mengambil handphone.


"Alena,mau bicara apa dia dengan kimora".


Genzy langsung keluar dari kamar nya dan membawa handphone kimora.

__ADS_1


Genzy.



__ADS_2