Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 47


__ADS_3

Alena langsung membalikkan badannya dan ternyata tangan yang menepuk pundak nya itu adalah genzy.


"Ada apa, dokter alena berada di rumah saya ?".


Tanya genzy dengan tegas kepada alena.


"Aku sedang melihat-lihat di sekitar rumah ini.dan pandangan ku sedikit tertuju pada gudang yang ada di belakang rumah ini".


Genzy memang erat tangan alena dengan kencang.


Sampai alena kesakitan.


"Silahkan,tinggal tempat ini dan keluar dari rumah saya".


Alena langsung melepaskan tangan nya.


"Ada apa sih,di dalam ruangan ini.apa yang kamu sembunyikan di dalam nya ?.dan aku yakin ini bukan gudang.ruangan ini sangat terawat sekali.bolehkah aku masuk ke ruangan ini".


Genzy memaksa alena untuk pergi dengan menarik kembali tangan Alena.


"Tuan genzy,kenapa kamu memaksa aku untuk pergi dari sini.kalau kamu tidak menyembunyikan apapun buka pintu ruangan ini.tapi kalau kamu tetap tidak mau berarti ada masalah besar di bailik semua ini".


Genzy langsung mengambil kunci dari saku celana nya.


Genzy akhirnya membuka pintu gudang tersebut.


Alena langsung terkejut semudah ini genzy mau membuka pintu gudang ini dengan mudahnya.

__ADS_1


"Silahkan kan, masuk dokter alena renita".


Alena tidak langsung masuk,dia takut ketika dia masuk genzy mengunci nya di dalam.


"Tidak,aku tidak mau masuk sendiri".


Alena mulai merasakan rasa yang sangat berbeda dia merasa sangat dingin di ruang itu.


"Tadi, kamu yang minta untuk saya membuka pintu nya.sudah saya buka pintu nya kenapa tidak mau masuk ke dalam.memang apa yang ada di pikiran dokter alena dengan gudang di belakang rumah saya".


Alena terdiam di buat kaku.dia yang dari awal sangat berani di buat diam tak berdaya ketika pintu ruangan itu terbuka.


"Aku,mau masuk tapi kamu pun ikut masuk temani aku.aku takut kamu punya rencana mengunci aku di ruangan ini".


Genzy tersenyum tipis kepada alena.


Genzy langsung masuk ke dalam ruangan itu.


"Ayooo,alena sedikit lagi sudah di depan mata.alena pelan-pelan berjalan menuju ke dalam ruangan tersebut".


Ruangan itu bernuansa putih dan sangat terang sekali.


Ruangan tersebut di kelilingi bunga mawar berwarna putih.


"Apa sudah puas ingin melihat-lihat ruangan ini".


Alena terdiam tidak ada yang aneh di ruangan ini.

__ADS_1


"Apa yang akan kamu katakan kepada istriku kimora.setelah kamu sudah masuk ke ruangan ini ?".


Alena masih saja terdiam dia terus memperhatikan kesetiaan ruangan.


"Kimora pernah minta saya untuk pergi ke makam ayana dan aku mengajak nya bersama mama sarrah".


Alena mulai terasa tidak nyaman ada di dalam ruangan itu.


"Aku,mau pergi sekarang".


Ucap alena dan langsung berjalan dengan cepat menuju pintu keluar.


Genzy mengikuti alena dan bertanya kepada alena.


"Apa kamu yakin ? tidak mau melihat kembali".


Alena menggelengkan kepalanya.


Alena berjalan di belakang genzy.dia terus mengelus tangan nya.


"Aku merasa sangat tidak nyaman.aku merinding sekali".


Ucap alena dengan suara yang sangat pelan sekali.


Sesekali alena melihat terus ke arah belakang.


Sampai saat mendekati di depan pintu alena terkejut dengan apa yang sudah dia lihat.

__ADS_1


"Tunggu aku ingin kembali ke dalam".


Teriakan alena membuat genzy terkejut dan langsung membalikkan badannya.


__ADS_2