Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 215


__ADS_3

Dokter Alena memutuskan untuk pergi ke kantor Genzy, dia seperti sudah tidak tahan lagi dengan semua ini dia ingin Genzy segara menikah dengan nya.


Ketika Dokter Alena masuk ke dalam mobil nya, Dokter Rian sengaja ingin mengikuti nya.


"Mau pergi ke mana yaa dia,? seperti nya mencurigai sekali akan aku ikuti dia."


Dokter Rian masuk juga ke dalam mobil nya, dia mengikuti Dokter Alena.


Dokter Alena yang terlalu fokus sampai dia tidak menyadari jika mobil nya di ikuti oleh Dokter Rian.


Mobil Dokter Alena pun berhenti di sebuah perusahaan properti yang sangat sangat besar.


"Apa ini adalah perusahaan milik Genzy yaa, ternyata dia juga berani untuk datang ke perusahaan ini."


Dokter Rian menunggu Dokter Alena untuk turun dan masuk terlebih dahulu setelah itu Dokter Rian baru memberanikan diri untuk turun dari mobil nya.

__ADS_1


Dokter Rian mengikuti Dokter Alena dia melihat Dokter Alena akan masuk ke sebuah ruangan tampa mengetuk pintu terlebih dahulu dia langsung masuk ke dalam ruangan tersebut.


Genzy sangat terkejut sekali melihat Dokter Alena datang ke kantor nya.


"Alena mau apalagi kamu menemui aku, belum puaskan kamu sudah menginap di rumah itu."


Genzy tidak menyambut baik kedatangan Dokter Alena.


"Sudah cukup yaa Genzy, aku sudah lelah sekali menyembunyikan hubungan kita berdua. Aku ingin kamu secepatnya mengatakan ini semua nya kepada Tante Sarrah, agar kita berdua bisa segera menikah."


"Alena semudah itu kah kamu bicara,? aku dan Kimora masih sah pasangan suami istri. Dan kamu datang ke sini ingin secepatnya kita menikah ? kamu masih tidur kamu belum bangun."


Genzy melepaskan genggaman tangan Alena dengan paksa.


"Lalu bagaimana dengan hubungan ini, aku nggak mau yaa kamu tidak bertanggung jawab atas semua yang kita lakukan selama ini."

__ADS_1


Genzy tersenyum tipis sambil melihat wajah Dokter Alena, Genzy pun menggelengkan kepalanya.


"Kita melakukan atas dasar sama-sama suka, dan untuk apa aku harus bertanggung jawab kamu tidak sedang hamil anak aku kan. Kamu masih seger kamu masih sehat tidak ada yang harus aku pertanggung jawab kan."


Alena pun langsung emosi mendengar perkataan Genzy yang seperti merendahkan harga diri nya.


Alena pun langsung menarik jas Genzy, mata berkaca-kaca sambil memandangi wajah Genzy.


"Kamu jahat sekali Genzy kamu tidak punya perasaan kamu sudah merendahkan harga diri akuuuu, aku benci sama kamu benciiiiiiiiiii."


Genzy pun langsung bersikap kasar kepada Alena, Genzy mendorong Alena sampai dia terjatuh ke lantai.


"Alena Renita, kamu yang jahat tidak punya perasaan. Kamu lihat sekarang kondisi Kimora sudah sangat membaik sekali dia sudah seperti biasa dan kamu mau menghancurkan kembali perasaan nya dengan meminta untuk menikah. Di mana hati kamu Alena ? kamu hanya ingin membuat Kimora menderita kembali, lebih baik sekarang kamu lebih baik untuk pergi."


Alena tertunduk di atas lantai dia mencoba untuk berdiri tegak dan menatap wajah Genzy.

__ADS_1


"Dengar Genzy aku sudah tidak peduli sedikit pun apa yang terjadi dengan Kimora, aku sudah tidak peduli lagi yang aku pedulikan adalah perasaan rasa sayang kamu bisa kembali sepenuhnya kepada Aku lagi dan selamanya kamu bersama dengan aku tidak dengan Kimora."


__ADS_2