
Alena yang mendengar teriakkan dari kimora langsung menghampiri Kimora.
"Ada apa kimora, kamu melihat apa ?".
Ucap alena dengan nada tinggi.
"Itu coba lihat itu".
Alena langsung mendekat kan wajah ke depan jendela yang terbuka gorden nya
"Apa itu,gaun putih kah ? atau gaun pengantin".
Kimora pelan-pelan mendekati Alen.
"Itu gaun putih milik ayana,gaun yang pernah aku pakai sewaktu pertama kali aku tidur di kamar itu.gaun itu sama seperti gaun yang di berikan mas genzy kepada ku alena.sewaktu aku memakai gaun itu aku tidak bisa tidur semalaman".
Kimora langsung pergi menjauh dari tempat itu.
"Sudah ah Alena,kita kembali saja ke rumah aku beneran takut sekali".
Kimora terus mundur pelan-pelan menjauh dari Alena.
"Kenapa gaun itu bisa ada di ruangan ini, waktu itu aku tidak melihat gaun itu hanya ada 2 peti mati saja".
Alena terus memandangi apa yang berubah di dalam ruangan itu.
"Seperti nya, semuanya berubah tidak seperti biasanya aku lihat pada malam itu.ini seperti bentuk sebuah kamar".
Kimora langsung meninggalkan alena di tempat itu sendiri an.
Tapi suster diana langsung menghampiri Kimora.
__ADS_1
"Ayoo,bu saya temani jangan kabur kasian dokter alena sendiri an".
Suster diana langsung menuntun tangan kimora.
"Ada apa alena,apa yang terjadi ada apa di dalam itu".
Ucap Kimora dengan wajah yang penasaran.
"Seperti nya, ruangan ini langsung berubah total sangat rapih.tidak seperti yang aku lihat pada malam itu.aku akan coba pergi ke depan pintu ruangan ini.semoga saja genzy lupa membawa kuncinya'.
Alena langsung berjalan perlahan menuju depan pintu ruangan itu.
Mata alena terus melirik ke atas bawah mencari kunci ruangan itu.
"Hmmmm, tidak ada di mana genzy menyembunyikan nya".
Alena langsung berjalan kembali ke belakang menghampiri kimora dan suster diana.
"Bagaimana Alena,apa kamu menemukan sesuatu ?".
"Aku tidak menemukan kunci nya.aku rasa banyak sekali perubahan di dalam ruangan itu.ruangan itu sekarang terlihat sangat rapih tidak seperti malam itu yang sangat berantakan sekali".
Alena terus memperhatikan ke arah depan pintu masuk ke dalam ruangan itu.
"Sudahlah alena ayo kita tinggal kan tempat ini."
Kimora langsung menarik tangan Alena.
Mereka pun langsung meninggalkan tempat itu.
"Oh iya Kimora, besok jadwal pemeriksaan kandungan.awas jangan sampai lupa".
__ADS_1
Kimora langsung terdiam dia langsung mengingat kalau 3 hari yang lalu dia baru saja periksa kandungan nya
Tapi sebelum kimora menjawab perkataan Alena.
Dia langsung melihat ternyata ada mama sarrah yang berjalan menuju ke arah mereka.
"Ada dokter Alena , ada apa dokter di sini ?".
Alena langsung melirik ke arah kimora.
"Dokter alena,ke sini dia memberitahu aku bawa besok adalah jadwal nya aku pemeriksa kandungan".
Kimora langsung tersenyum kepada mama sarrah.
"Kalau begitu saya, permisi dulu yaa Tante Sarah.saya mau segera kembali ke rumah sakit".
Alena langsung meninggalkan kimora Tante sarrah dan suster diana.
Suster diana di buat bingung dengan perkataan dokter alena.
Karena takut membahas masalah pemeriksaan kandungan.
Suster diana langsung membawa kimora.
"Yaa sudah yaa bu, sekarang waktunya ibu Kimora minum vitamin dan beristirahat".
Kimora hanya menggangukan kepalanya.
Dan meninggalkan mama sarrah sendiri an.
"Sebentar suster,coba kita perhatikan apa mama sarrah akan meneruskan berjalan menuju ruangan itu".
__ADS_1
Kimora dan suster diana memperhatika mama sarrah.
Tapi tiba-tiba Kimora dan suster diana melihat ada bayangan di belakang mereka.