Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 91


__ADS_3

Kimora makin tidak bisa mengendalikan emosi nya, dia terus memberontak sehingga bekas operasi caesar luka dan mengeluarkan darah.


Semuanya hanya bisa menangis melihat kondisi Kimora yang sekarang, setelah di berikan obat Kimora agar tertidur.


Alena langsung membicarakan ini semua kepada keluarga Kimora, Alena langsung menghampiri keluarga Kimora.


"Bagaimana ini seperti Kimora memiliki trauma yang sangat berat sekali, sehingga kita nggak bisa menanyakan apa yang terjadi sebenarnya. Jika kondisi Kimora terus begini dia tidak mungkin bisa merawat bayinya sendiri."


Dokter Alena langsung terdiam setelah berbicara di depan keluarga Kimora da Suster Diana.


"Saya sanggup sebagai orang tua Kimora untuk merawat anak saya dan juga cucu saya di rumah yang sama. Saya tidak ikhlas jika bayi Kimora di bawa ke rumah itu lagi."


Ucap Ibu Kimora dengan tegas dan meyakinkan sekali. Dokter Alena melirikan mata nya kepada Suster Diana seakan kode apakah Suster Diana punya rencana yang lebih baik.


"Bagaimana kalau bayi Kimora di rawat oleh saya saja di rumah Dokter Alena, semoga saja ini hanya sementara dan Ibu Kimora bisa segera sehat kembali. Saya hawatir jika Ibu dan Bapak merawat keduanya karena merawat Ibu Kimora pasti harus extra sabar sekali, bagaimana apa kalian setuju dengan rencana saya ini."


Dokter Alena langsung tersenyum mendengar perkataan dari Suster Diana.

__ADS_1


"Saya sangat setuju sekali dengan apa yang di bicarakan oleh Suster Diana. Kalau bayi Kimora di rawat oleh saya dan juga Suster Diana itu pasti sangat aman sekali dan Ibu dan Bapak bisa berganti jika mau melihat bayi Kimora."


Ibu dan Ayah Kimora tidak punya lagi pilihan mereka langsung menyetujui semuanya.


"Baiklah saya setuju tapi sebelumnya saya berterima kasih sekali, Kepada Suster Diana dan Dokter Alena yang sangat baik sekali kepada Kimora."


Rossalinda langsung memeluk Dokter Alena, dengan penuh haru.


"Sudah yaa buu saya melakukan ini dengan sangat ikhlas sekali, saya ingin Kimora bisa segera pulih dan sehat agar apa yang Kimora lihat bisa dia ceritakan."


******


Kedatangan Sarrah membuat Genzy sangat terkejut karena semenjak Papa nya Genzy meninggalkan Sarrah tidak pernah mau pergi ke kantor peninggalan almarhum suaminya tersebut.


"Mama, ada apa Mama ke sini."


Sarrah langsung menghampiri Genzy dan menampar putra nya tersebut.

__ADS_1


Plaaaakkkkkkk,,,,,,,,


Genzy langsung terkejut melihat Mama nya yang datang-datang langsung menampar nya.


"Ada apa ini Mam kenapa Mama menampar aku."


Genzy memegangi pipinya kirinya yang di tampar oleh Mama nya.


"Kenapa kamu tidak ada di saat istri kamu sedang berjuang melahirkan anak pertama kamu, kamu tidak tau kan jika sekarang istri kamu belum sadar dan dia melahirkan anak perempuan kamu secara prematur Genzy."


Sarrah begitu di buat emosional dengan sikap Genzy kepada Kimora.


"Kamu seketika langsung tidak peduli sekarang,? kenapa ada apa dengan kamu nakk,? Mama lihat kamu sebelumnya sangat sayang sekali dengan Kimora sangat cinta sampai Kimora bisa hamil anak kamu."


Genzy hanya terdiam mendengar kan semua yang di katakan oleh Mama nya, dia hanya menundukkan kepalanya.


Sarrah yang begitu sangat emosional pun langsung ke luar dari ruangan putra nya tersebut.

__ADS_1


Genzy langsung melirikan mata ke foto Ayana sambil tersenyum.


__ADS_2