
Suster Diana pun meminta Kimora untuk memberikan Tiara yang menangis kencang kepadanya.
Kimora pun meninggalkan Tiara menangis di kasur dan dia pun memilih untuk pergi.
Tatapan Kimora tertuju kepada kamar Alena, dia melihat Suster Diana sedang sibuk dengan Tiara.
Kamar yang tidak terkunci memudahkan Kimora untuk masuk ke dalam kamar tersebut, Kimora membuka pintu kamar tersebut dengan penuh hati-hati.
Dia menutup rapat kembali pintu kamar tersebut, Kimora membuka lemari pakaian Alena di menyemprotkan parfume bunga melati yang dia ambil di gudang belakang rumah Genzy ketika dia ikut bersama dengan Mama Sarrah.
Kimora mengambil satu persatu pakaian Alena dan dia pun langsung menyemprotkan nya, Alena yang pernah masuk ke dalam kamar kosong tersebut pasti sangat kenal dengan harum parfume bunga melati ini.
Tidak hanya semua pakaian Alena, Kimora pun menyemprotkan parfume tersebut di dalam kamar mandi dan ruangan kamar nya sampai parfume tersebut habis.
__ADS_1
Kimora yang tidak sanggup menghirup aroma parfume tersebut langsung keluar dari kamar Alena dan membuang parfume tersebut.
Setelah melakukan aksinya Kimora langsung pergi ke Apartemen Mama Sarrah.
Tapi tampa Kimora ketahui ternyata di dalam Apartemen tersebut ada Genzy.
Genzy yang melihat Kimora dia langsung berdiri dari tempat duduk nya dan pemandangan Kimora.
Kimora yang merasa sangat ketakutan sekali pun langsung memilih untuk pergi ke dalam kamar dan menguncinya.
Genzy yang seperti ini menghampiri Kimora langsung di tahan oleh Mama Sarrah.
"Jangan dekati Kimora, dia sudah sangat membenci kamu. Mama mohon jangan kasihan sekarang Kimora sedang menjalani konsultasi ke pesikiater jadi jika kamu tidak akan pernah di samping dia jangan pernah menunjukkan diri kamu di hadapannya karena itu hanya untuk menyakiti hati nya."
__ADS_1
Genzy terdiam mendengar perkataan Mama nya tersebut.
"Apakah kedatangan kamu ke sini, ingin mengajak Mama untuk kembali ke Rumah itu bersama dengan kamu,? Mama tidak bisa kembali ke rumah itu karena sekarang Mama yang bertanggung jawab atas kesehatan Kimora dan itu pun sudah Mama bicara kan dengan keluarga Kimora, dan setelah Kimora sudah sembuh total kamu bisa langsung bercerai dengan nya "
Genzy merasa sangat terpukul dengan perkataan Mama nya yang secara tidak langsung menyebutnya sangat jahat sekali terhadap Kimora.
Mama Sarrah langsung memilih untuk menghampiri Kimora ke kamar nya dan meninggalkan Genzy sendiri di ruang tamu.
Ntah apa yang ada di pikiran Genzy sekarang kepada Kimora dia sudah sangat menghianati nya dengan hubungan terlarang nya dengan sahabat nya sendiri.
Dan sekarang Genzy mulai memperhatikan Kimora kembali, Genzy membenci Kimora hanya Kimora berani masuk ke dalam kamar kosong tersebut dan bisa menemukan jasad istrinya yang sudah di awetkan oleh Genzy agar tetap bisa melihat wajah Ayana.
Hal tidak wajar itu pun membuat Genzy ketakutan Kimora memberitahu kepada banyak orang dan membuat Genzy kehilangan jasad istrinya tersebut.
__ADS_1
Genzy memilih untuk pergi dari Apartemen tersebut, dan kembali ke rumah nya handphone Genzy dia nonaktifkan karena Alena terus saja menghubungi nya dan membuat Genzy tidak nyaman dengan sikap Alena.
Genzy masuk ke dalam mobil di pikiran terus saja terlintas bayangan wajah Kimora.