
Dokter Rian yang tidak tahu pasti tentang kondisi Dokter Alena pun, memilih untuk bertanya kembali kepada Suster Diana.
"Memang ada apa Suster Diana bertanya tentang kondisi Dokter Alena, apakah ada sesuatu yang di rahasiakan selama ini."
Dokter Rian semakin di buat penasaran apa maksud dari pertanyaan tersebut, tapi Suster Diana tidak mungkin berkata jujur kepada Dokter Rian karena itu merupakan rahasia nya bersama dengan Putri Kimora.
"Saya hanya sedikit hawatir saja, jika Dokter Alena sudah kembali normal seperti biasa. Saya takut sekali dia menyimpan dendam kepada Bu Kimora, karena bagaimanapun juga Bu Kimora sekarang bisa menjadi seorang Dokter Specialis kandungan karena mengantikan posisi Dokter Alena."
Dokter Rian langsung terdiam mendengar perkataan Suster Diana, dia langsung mengingat kembali kejadian Kimora yang tiba-tiba di siram Coffe panas dengan orang yang tidak dia kenal.
"Tapi saya rasa jika Dokter Alena kembali, dia tidak mungkin membenci Kimora karena Kimora pun memang sekarang sedang mencari dia dan sudah membuka pintu maaf tapi jika memang Alena kembali hadir mungkin yang dia cari itu adalah Genzy bukan Kimora karena dia sedang mengandung anak dari Genzy."
__ADS_1
Suster Diana pun langsung tersenyum tipis ketika mendengar perkataan Dokter Rian, tapi dia tetap saja memikirkan ucapan polos Putri Kimora.
"Lalu bagaimana dengan keberadaan Genzy sekarang,? masih hidup kah dia sekarang atau dia meminum racun agar bisa masuk bersama dengan jasad Ayana di peti mati itu."
Dokter Rian merasa jika Suster Diana orang yang cukup di percaya dia pun mengatakan semuanya kepada Suster Diana.
"Sebenarnya waktu itu saya sempat pergi ke rumah Genzy yang dulu, di sana penjagaan ketat sekali satpam-satpam di rumah itu. Saya nggak ada atau tidak ada nya Genzy di dalam rumah itu yang masih terlihat sunyi senyap sekali seperti dulu. Tapi ketika saya pergi salah satu satpam yang ada di sana mencatat plat nomor mobil saya."
"Lalu bagaimana jika suatu saat nanti Genzy ingin bertemu dengan Putri Kimora, karena bagaimanapun juga dia adalah Ayah kandung Putri Kimora dan di bawa ke rumah itu apakah mental Putri Kimora akan terganggu."
Pikiran Suster Diana yang sudah sangat jauh sekali, bahkan sudah memikirkan bagaimana jika Putri Kimora tahu jika Ayah nya adalah seorang Psikopat.
__ADS_1
"Kimora pun sekarang sedang memikirkan hal tersebut, dia sekarang sangat ketakutan sekali jika Putri Kimora mewarisi sikap tidak normal Ayah nya. Tapi sampai saat ini saya memperhatikan Putri Kimora tidak ada yang mencurigakan dengan sikap nya."
Dokter Rian melihat jam di tangan nya, dia pun berpamitan pulang kepada Suster Diana.
"Saya pulang dulu yaa, saya mohon jaga Putri Kimora baik-baik. Karena Putri Kimora adalah harta berharga milik Kimora Leticia."
Suster Diana hanya tersenyum ketika mendengar perkataan itu, dia pun memilih untuk masuk kembali ke dalam ruangan tersebut.
"Bu Kimora harus berhati-hati sekali karena Alena itu sangat licik sekali, beruntung lah Putri Kimora mengatakan hal tersebut kepada aku."
Suster Diana mengusap rambut Putri Kimora dan mencium kening nya berkali-kali dia begitu sangat sayang kepada Putri Kimora.
__ADS_1