Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *350*


__ADS_3

Dokter Rian membawa Putri Kimora ke suatu tempat yang banyak dengan permainan anak.


Tapi wajah Putri Kimora masih sangat bersedih sekali.


"Sayaaaaang, kamu kenapa sedih begini. Kamu sangat merindukan sekali Ibu kamu yaa,? sabar yaa sayang nanti juga pasti bertemu."


Putri Kimora hanya terdiam saja dia seperti tidak mau menjawab pertanyaan dari Dokter Rian.


"Sayaaaaang, kita kan baru ketemu lagi dan baru bisa mengobrol kembali. Adakah cerita mistis yang kamu lihat tapi tidak berani untuk menceritakan semuanya kepada orang lain."


Putri Kimora langsung memandangi wajah Dokter Rian, dia ingin menceritakan ketika dia menemukan gunting misterius tersebut.


"Aku ingin menceritakan tentang gunting misterius itu, kenapa gunting itu berdarah yaa dan ada sosok ibu-ibu yang perut nya terluka. Apakah ibu-ibu tersebut tertusuk gunting tersebut yaa dan aku melihat ibu-ibu tersebut di gudang belakang rumah Papa Genzy dan tiba-tiba dia pun datang di acara ulang tahun kuu."


Mendengar cerita Putri Kimora, Dokter Rian teringat jika gunting yang menyakiti Kimora pun adalah gunting tersebut


Dokter Rian berpikir jika ada korban sebelum nya, sebelum gunting tersebut menyakiti Kimora.


"Hmmmmmm, sayaaaaang kapan kamu pergi ke rumah Papa Genzy yang besar itu. Kenapa kamu bisa di bawa ke sana oleh Papa Genzy."


Dokter Rian semakin penasaran sekali mendengar cerita dari Putri Kimora.


"Aku tidak sengaja di bawa ke sana, karena aku sedang tertidur pulas di dalam mobil. Tapi aku seperti ada yang membangunkan akuuu dan aku terbangun dan berjalan menuju ke belakang rumah tersebut dan pun sekarang sudah tahu rumah Tante Hantu yang sering menampakkan diri dengan aku ternyata rumah dia di belakang rumah besar Papa Genzy."


Dokter Rian pun langsung yakin jika yang di maksud oleh Putri Kimora adalah Ayana Larasati.


Dokter Rian merasa jika Ayana meminta bantuan kepada Putri Kimora karena hanya Putri Kimora yang biasa membuat Genzy lemah.


"Lalu bagaimana dengan Tante Hantu itu, apakah kamu juga melihat dia ada di pesta ulang tahun kamu tadi ?."


Putri Kimora seperti dengan memikirkan sesuatu yang akan dia ceritakan kembali.


"Di sana banyak sekali mahluk halus dan aku sangat tidak suka sekali, kenapa mereka banyak sekali di sana aku merasa mereka semua adalah orang-orang terdekat Papa Genzy."

__ADS_1


Putri Kimora meminum jus strawberry yang di pesan nya.


"Aku kesal sekali dengan Papa, dia membelikan aku gaun yang sama seperti Tante Hantu itu loh. Dan aku di buat sama sekali seperti dia terlihat pucat sekali dengan lipstik berwarna ungu."


Dokter Rian merasa jika Genzy menginginkan Putri Kimora seperti Ayana.


"Sayaaaaang, ketika kamu berada di belakang rumah tersebut. Apa saja yang kamu lihat di sana."


Dokter Rian terus menerus bertanya kepada Putri Kimora karena dia merasa jika Putri Kimora adalah kunci di balik ke misterius an Genzy selama ini.


"Aku melihat Tante Hantu dan Ibu-ibu yang perut nya terluka keluar dari tempat yang banyak sekali bunga-bunga di sana. Aku rasa itu adalah tempat favoritnya Omah seperti berada di Apartemen nya."


Putri Kimora mulai bisa tersenyum manis kembali dia sudah bisa makan dan minum.


"Hmmmmm, kenapa perut nya bisa terluka seperti itu yaa. Apakah dia terluka oleh gunting tersebut yaa aku jadi penasaran sekali."


Dokter Rian terus saja memikirkan sosok ibu-ibu yang di maksud oleh Putri Kimora.


Putri Kimora terlihat sangat emosional sekali kepada Alena tanpa sebab, Dokter Rian mencoba untuk mempertanyakan hal tersebut.


"Sayaaaaang, kenapa kamu tadi begitu kesal sekali dengan Tante Alena. Kenapa kamu bisa seperti itu kepada nya."


Putri Kimora menjadi cemberut kembali ketika mendengar nama Alena.


"Dia itu manusia jahat, aku melihat ada tetesan darah segar yang keluar dari tas hitam milik nya. Dan itu tandanya dia akan berbuat jahat dengan orang lain dan aku tidak suka dengan orang jahat seperti itu."


Dokter Rian langsung menghelakan nafas panjang nya dia merasa sangat sedih sekali ketika mendengar perkataan dari Putri Kimora.


Bagaimana jika Putri Kimora tahu kalau orang di lukai oleh Alena itu adalah Ibu kandung sendiri yang sekarang sedang merasakan kesakitan yang luar biasa oleh luka yang di perbuat oleh Alena.


"Hmmmmm, aku jadi kangen sekali ibuuuuuuu. Aku ingin bertemu dengan Ibu kenapa Ibu seperti itu sih sibuk sekali sampai melupakan aku seperti ini."


Putri Kimora melamum seperti sedang memikirkan sesuatu tentang Ibu nya.

__ADS_1


"Aku merasa sekarang Ibu seperti sedang menangis, ada apa yaa dengan ibu dia baik-baik saja kan dia tidak terluka ahhhhhhhhhh aku kangen ibuuuuuuu."


Dokter Rian langsung memeluk erat Putri Kimora dan mencoba untuk menenangkan pikiran negatif nya.


"Jangan berpikiran negatif terhadap Ibu kamu yang sedang bertugas, berpikir lah yang positif yaa jangan seperti ini nanti Ibu Kimora pun ikut bersedih di sana."


Dokter Rian mengelus rambut panjang Putri Kimora sambil mencium nya, Dokter Rian merasakan juga jika sekarang Kimora pasti sedang bersedih hati nya.


Kimora pasti ingin bertemu dengan Putri Kimora, kenapa semua nya harus terjadi di saat pesta ulang tahun Putri Kimora.


Dokter Rian berpikir jika Alena sudah merencanakan ini semua nya, dia memanfaatkan semua ini hanya untuk bisa membuat Kimora terluka.


Dokter Rian tidak habis pikir jika dia sampai telat menyelamatkan Kimora, bagaimana dengan kondisi Kimora sekarang dengan tusukan di bagian wajah nya.


Putri Kimora juga merasakan perasaan Dokter Rian yang sedang bersedih juga.


"Om Dokter kenapa,? om Dokter mau menangis yaa. Om Dokter sedih kenapa ?."


Dokter Rian tersenyum ketika melihat Putri Kimora yang sangat peka sekali perasaan nya.


"Om Dokter sedih melihat Putri Kimora sedih, Om Dokter bahagia jika melihat Putri Kimora tersenyum manis."


Putri Kimora pun langsung tersenyum kepada Dokter Rian.


"Lihat aku sudah tersenyum cantik kan sekarang, Om Dokter pun harus tersenyum juga yaa."


Dokter Rian langsung mengendong Putri Kimora menuju ke dalam mobil nya mengantar Putri Kimora pulang ke Apartemen nya.


Kebersamaan mereka kembali seperti dulu, seperti layak nya Ayah dan Anak Perempuan nya.


Putri Kimora terlihat sangat bahagia sekali ketika dia bisa bersama kembali dengan Dokter Rian.


Semenjak Dokter Rian melihat kebersamaan kembali Kimora dengan Genzy, membuat Dokter Rian menjaga jarak diantara mereka berdua dan Putri Kimora jadi korban dari persamaan mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2