Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 207


__ADS_3

Kimora terbangun dari tidurnya dan Genzy pun langsung menghampiri Kimora karena takut Kimora terjatuh, Mereka pun berdua duduk berdampingan.


Kimora menatap wajah Genzy begitu banyak pertanyaan yang ingin dia tanyakan kepada suaminya tersebut.


"Mas, aku ingin bertanya banyak dan aku ingin kamu bisa menjawab pertanyaan ku dengan jujur, aku berjanji akan merahasiakan nya dari Mama Sarrah asalkan kamu mau berkata jujur."


Kimora menghelakan nafas panjang nya dia begitu sangat berat sekali mempertanyakan hal tersebut.

__ADS_1


"Mas, sejak kapan kamu menyimpan Ayana di gudang belakang rumah itu dan lalu bagaimana dengan makam Ayana yang ada di pemakaman umum. Sudah tidak ada lagi yang harus kamu sembunyikan dengan aku lagi Mas, ceritakan semuanya aku pun tidak akan pernah mengganggu apa yang kamu lakukan itu walaupun itu terbilang tidak normal."


Genzy menundukkan kepalanya dia tidak berani menatap wajah Kimora.


"Aku sangat mencintai Ayana aku tidak bisa kehilangan dia sejak berada di rumah sakit pun aku sudah memesan dua peti jenazah dan peti yang di kubur itu hanyalah sebuah peti mati kosong karena Mama yang langsung despresi membuat aku tidak membuka sama sekali sampai peti mati itu masuk ke dalam tanah."


Kimora terkejut dan tidak habis pikir dengan apa yang sudah di lakukan oleh Genzy, dia merasa suaminya adalah orang paling aneh selama dia lahir di dunia ini.

__ADS_1


Kimora mulai merasa tidak habis pikir dengan apa yang sudah di lakukan oleh suaminya selama ini, dia hanya bisa menarik nafas panjang dan membuangnya secara perlahan agar bisa membantu perasaannya tenang.


"Maafkan aku Kimora aku tidak pernah menyangka jika kamu yang akan membongkar rahasia ini, aku sangat tidak menyangka sekali semuanya bisa jadi seperti ini. Aku begitu sangat marah besar ketika kamu mengetahui semuanya dan membuat aku menjadi buta akan perasaan dan memperdulikan kamu sama sekali, sekali lagi aku minta maaf."


Genzy terus tertunduk malu ketika harus menceritakan semuanya kepada Kimora, dia masih tidak mau menatap wajah Kimora.


"Mas, apa kamu tidak kasihan dengan Ayana,? mungkin kamu merasa sangat bahagia karena masih bisa bersama dengan Ayana di sepanjang hidup kamu dan mungkin saja Ayana adalah setengah dari nyawa kamu sekarang dia mungkin adalah penyemangat hidup kamu. Lalu apa gunanya aku yang sudah kamu nikahi dan sekarang sudah menjadi seorang ibu dari pernikahan kita berdua, apa kamu masih belum merasakan kenyamanan yang nyata ketika bersama dengan aku Mas."

__ADS_1


Kimora tak kuasa meneteskan air mata nya setelah berbicara dengan suaminya itu, Genzy terus menunduk kepala nya dan sepertinya Genzy pun meneteskan air mata nya.


"Mas, kamu harus bangkit mas kasihan Ayana mungkin dia ingin beristirahat dengan tenang. Kehadiran Ayana di dalam rumah ini membuat rumah ini seperti rumah yang tidak berpenghuni rumah ini begitu sangat hambar dan sangat sunyi sekali ketika semua orang memandangin rumah ini dari luar."


__ADS_2