Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode (260)


__ADS_3

Keadaan Kimora semakin membaik setelah Suster Diana memberikan obat penenang untuk nya.


Dia sudah bisa bermain kembali dengan Putri Kimora, walaupun masih terlihat sangat lemas sekali dan masih sangat pucat wajah nya.


"Buuuuu, aku sama Suster Diana mau mencari kembali sekolah yang baru untuk aku. Dan semoga di sekolah aku yang baru tidak ada hantu nya lagi yah Buu, soalnya aku nggak mau berteman dengan hantu kecil."


Kimora langsung terkejut mendengar perkataan Putri nya tersebut dan melirikan mata nya kepada Suster Diana dengan tatapan mata yang penuh dengan pertanyaan.


Suster Diana hanya bisa terdiam saja karena itu terucap dari mulut Putri Kimora sendiri bukan dia yang mengatakan sendiri, Suster Diana berniat untuk merahasiakan nya pun hanya bisa terdiam saja karena sekarang sudah terlanjur di katakan oleh Putri Kimora.


"Hantu, ada hantu di sekolah Putri cantik ibu. Memang Putri tahu di mana ada hantu di sekolah dari siapa sayang.?'


Kimora di buat semakin penasaran sekali, Putri Kimora langsung memandangi wajah Suster Diana seperti wajah ketakutan untuk bicara kepada Ibu nya dan Suster Diana pun langsung menganggukan kepalanya sambil tersenyum manis kepada Putri Kimora.


"Aku yang melihat sendiri Buu, dia hantu kecil perempuan nama nya hantu *Lolita* dia ingin bermain bersama akuuu di rumah ini tapi aku tidak mau karena dia sangat seram sekali Buuu. Wajah nya penuh dengan darah aku sangat ketakutan sekali Buu."


Kimora langsung terkejut mendengar perkataan dari Putri Kimora, dan dia pun baru mengetahui jika Putri nya tersebut bisa melihat hal-hal yang tidak kasat mata.


"Sayang sejak kapan kamu bisa melihat seperti itu, kamu pasti merasa sangat terganggu sekali kan dan kamu pasti sangat ketakutan sekali pantas saja kamu sampai demam tinggi sayaaaaang dan sampai di rawat di Rumah Sakit ternyata ini penyebab nya."


Kimora langsung memeluk erat tubuh mungil Putri Kimora.


"Tidak Ibu, kata Suster Diana Tuhan memberikan kelebihan untuk aku yang belum tentu semua orang punya. Dan itu tandanya kalau aku itu adalah anak yang kuat dan pemberani."


Melihat hal tersebut Kimora pun beranjak dari tempat tidurnya sambil mengendong Putri Kimora menghampiri Suster Diana.


"Terimakasih banyak atas perhatiannya yang kamu berikan kepada Putri Kimora, semoga kamu bisa terus mencintai dengan tulus Putri Kimora. Jika suatu saat nanti aku tidak bisa bersama lagi dengan Putri Kimora."


Suster Diana memeluk erat Tubuh Kimora, dia pun merasa sangat terharu sekali.

__ADS_1


"Aku yang harus nya berterima kasih banyak kepada Ibu Kimora yang mau membawa aku untuk tinggal di Apartemen ini, yang selalu percaya dengan aku."


Mata Suster Diana pun langsung berkaca-kaca ketika mengucapkan hal itu kepada Kimora.


"Kamu adalah perempuan yang peduli di saat aku hamil melahirkan dan sekarang kamu mau membantu membesarkan Putri Kimora hingga sebesar ini. Kamu sangat baik sekali semoga saja tidak ada penghianat di hubungan kita ini."


Suster Diana menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak akan, aku akan setia bersama dengan kalian sampai akhirnya aku harus meninggalkan kalian di saat aku sudah memiliki pendamping hidup."


Kimora tersenyum manis mendengar perkataan Suster Diana, bahkan dia pun berpikir ingin menjodohkan Suster Diana bersama dengan Dokter Rian. Karena menurut Kimora merasa berdua adalah dua orang yang terbaik di dalam kehidupan nya.


Ke esokan hari nya, Suster Diana mulai mencarikan sekolah yang baru untuk Putri Kimora. Dia sangat antusias sekali ketika mendapatkan banyak informasi sekolah terbangus untuk Putri Kimora.


"Sekolah ini di kenal sangat bagus sekali tapi sekolah ini berdekatan sekali dengan Apartemen milik Bu Sarrah dulu."


Kimora menyerang semua nya kepada Suster Diana, dia percaya 100% kepada Suster Diana.


Suster Diana pergi ke kamar Kimora tapi ternyata Kimora sudah pergi ke Rumah Sakit.


"Se pagi ini dia sudah pergi padahal ini masih jam 7 pagi, lebih baik aku pergi ke kamar Putri Kimora dan membicarakan tentang sekolah baru nya."


Suster Diana pun langsung masuk ke dalam kamar Putri Kimora, yang ternyata sedang asik bermain bersama dengan boneka-boneka nya.


"Sayaaaaang selamat pagi, kamu sudah bangun dan sudah mandi ternyata. Kamu mandi sendiri yah?."


Putri Kimora menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Aku mandi bersama dengan Ibu, kata Ibu sebelum Ibu pergi ke Rumah Sakit. Aku harus sudah mandi dan wangi agar Suster Diana tidak cape."

__ADS_1


Suster Diana pun langsung mengendong Putri Kimora, duduk di paha nya.


"Hmmmmm, sayang lihat deh. Suster Diana sedang mencari-cari sekolah yang bagus untuk kamu sayaaaaang, coba kamu lihat-lihat dan pilih yang mana yang kamu suka."


Suster Diana memberikan handphone nya kepada Putri Kimora, Putri Kimora pun mulai mencoba untuk memilih sendiri.


"Aku ingin yang ini Suster seperti nya ini murid-murid nya Perempuan semuanya yah."


Suster Diana mengambil handphone nya dan ternyata pilihan Putri Kimora sama seperti pilihan nya.


"Hmmmmm, iya sayaaaaang benar sekali dan sekolah ini juga di nilai terbaik."


Putri Kimora tersenyum manis seperti langsung menyetujui apa yang sudah dia pilih.


"Kalau begitu bagaimana kalau sekarang kita pergi ke Rumah Sakit, dan memberitahu Mama di saat Mama nanti istirahat."


Putri Kimora dan Suster Diana pun langsung bersiap untuk pergi ke Rumah Sakit, tapi di perjalanan Putri Kimora mengeluh kepada Suster Diana.


"Suster Diana, waktu itu Ibu pernah berjanji jika dia mau membawa aku ke taman bermain tapi itu semua gagal. Bagaimana kalau sekarang kita pergi ke taman bermain dulu, aku mohon Suster Diana aku mohon."


Suster Diana merasa tidak tega melihat wajah Putri Kimora yang memelas seperti itu. Dia pun menyetujui permintaan Putri Kimora.


"Oke baiklah ayo kita pergi sekarang yah, tapi jangan lama-lama karena kita mau pergi ke Rumah Sakit bertemu dengan Ibu."


Mendengar perkataan Suster Diana, Putri Kimora begitu sangat senang sekali. Dia pun terlihat begitu sangat ceria sekali.


Mereka berdua pun sampai di tempat tersebut, ada perbedaan ketika mereka pergi ke sana terlihat sangat ramai sekali seperti tempat sudah di pesan untuk suatu acara.


"Sayaaaaang seperti nya, tempat akan ada acara ulang tahun atau apa yah. Terlihat sangat ramai sekali dan banyak sekali balon-balon dan bunga-bunga warna warni."

__ADS_1


Suster Diana mengengam erat tangan Putri Kimora, karena banyak nya orang dia takut Putri Kimora hilang.


__ADS_2