
Alena menujukkan tangan nya ke arah Suster Diana, dan membuat banyak orang menghampiri Suster Diana.
"Mbak-mbak, itu mobil nya ada yang mau maling tadi katanya ada yang melemparkan batu ke arah kaca."
Suster Diana pun langsung terkejut tidak percaya dia masih memikirkan bagaimana dengan Putri Kimora yang sebentar lagi dia pulang sekolah.
Tapi dia juga harus melihat kondisi mobil nya, akhirnya Suster Diana pun langsung berlari menghampiri mobil nya.
Melihat Suster Diana pergi Alena langsung duduk di tempat Suster Diana.
Alena dengan santai menunggu kedatangan Putri Kimora.
"Semoga saja aku berhasil untuk membawa pergi Putri kuu ini ke Apartemen."
Bell pulang berbunyi semua murid keluar.
Putri Kimora langsung berlari dengan sangat cepat sekali dia tidak melihat Suster Diana.
"Suster Diana, kemana yaa. Kenapa dia tidak ada di tempat itu. Dan itu seperti nya bukan Suster Diana yang di duduk di kursi itu."
Putri Kimora pun langsung menghampiri Alena yang sedang duduk menunggu nya.
__ADS_1
"Maaf Tante, apa Tante melihat Suster Diana dia sangat cantik dan kulit nya putih sekali."
Alena pun langsung membalikkan badannya dan bertatapan dengan Putri Kimora.
Putri Kimora sangat terkejut sekali dia langsung mundur.
Alena tersenyum manis ketika melihat wajah Putri Kimora.
"Suster Diana, menyuruh Tante untuk membawa dulu kamu ke Apartemen Tante. Kamu di suruh menunggu sebentar di Apartemen Tante karena Suster Diana sedang di telephone Ibu Kimora agar membawa barang yang terlinggal di rumah."
Setelah mendengar perkataan nya, Putri Kimora merasa sangat yakin dengan Alena. Karena Alena yang mengenal Nama Ibu nya dan Suster Diana.
Putri Kimora mengikuti keinginan Alena dia pun akhirnya mau pergi bersama dengan Alena.
Alena akhirnya membawa Putri Kimora dengan sangat mudah nya, mereka berdua masuk ke dalam lift dan keluar tepat di depan Apartemen Alena.
Putri Kimora melihat jika itu adalah Apartemen Omah nya dia hendak akan berlari ke arah sana tapi Alena menahan dan menarik tangan Putri Kimora.
"Bukan yang itu sayaaaaang, itu bukan Apartemen Tante."
Alena pun langsung membawa Putri Kimora ke dalam Apartemen nya dan Putri Kimora mendengar suara teriakan dari dalam kamar.
__ADS_1
Seketika Alena langsung mengunci pintu nya tersebut.
"Siapa ituuu yang berteriak-teriak kencang menyeramkan sekali."
Putri Kimora terlihat sangat ketakutan sekali ketika mendengar suara teriakan tersebut.
"Itu adalah Mama Tante sayaaaaang, dia sedang sakit maka nya Tante kurung di dalam kamar karena bisa membahayakan."
Putri Kimora pun langsung terdiam menahan rasa ketakutan nya.
Alena Renita membawa kan makanan dan susu hangat untuk Putri Kimora.
"Makan yang banyak yaa sayang supaya kamu tumbuh jadi anak yang sehat."
Putri Kimora hanya terdiam saja dan dia tidak mau memakannya dia sangat sedih sekali dan sangat tidak nyaman sekali di sana.
"Kamu tidak usah hawatir Tante ini adalah teman baik Ibu Kimora jadi kamu aman untuk tinggal di sini."
Alena pun mulai mendekati dirinya kepada Putri Kimora yang terlihat sangat ketakutan sekali ketika Alena terus saja mendekati nya seperti itu.
"Mana Suster Diana, aku ingin pulang sekarang juga aku tidak mau di sini sangat menyeramkan sekali."
__ADS_1