Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 90


__ADS_3

"Kemana saja dan di mana anak lelaki mu itu yang tidak ada sedikit rasa tanggung jawab nya. Kimora masih belum sadarkan diri tapi bayi perempuan nya harus berada di dalam inkubator, dan saya harap lebih baik Ibu pergi saja karena percuma saja jika Kimora sudah sadar kan diri dia akan keluar dari Rumah Misterius itu dan jangan harap keluarga Kimora memberikan hak asuh anak nya kepada Genzy."


Dengan penuh emosional Suster Diana langsung meninggalkan Sarrah, dia sangat terkejut sekali dengan ucapan Suster Diana.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, mereka sekarang sangat membenciku sama Genzy. Kemana Genzy selama ini kenapa dia tidak ada di samping Kimora di saat seperti ini."


Sarrah memilih untuk kembali masuk ke dalam mobil nya dan berniat untuk menemui Genzy.


******


Suster Diana langsung masuk ke dalam ruangan Kimora dia masih saja belum sadarkan diri. Suster Diana mengelus tangan Kimora dia menangis melihat kondisi Kimora.


"Buuu sadar buuu, anak ibu sudah terlahir dia sangat cantik sekali, kita akan pergi dari Rumah Misterius tersebut buuu, ayoooo bangun buuu banguuun."


Suster Diana terus menangis, dia terus mengelus tangan Kimora dan membasahi tangannya dengan air mata nya.


Ketika Suster Diana hendak pergi meninggalkan Kimora, tiba-tiba tangan Kimora yang di basahi air mata nya bergetar. Suster Diana langsung sangat terkejut dan langsung memanggil Dokter Alena.

__ADS_1


Dokter Alena langsung menghampiri Kimora.


"Kimora kamu kuat kamu sadar, ayoo buka matamu secara perlahan Kimora."


Dokter Alena memeriksa kondisi Kimora dan Kimora terbangun dengan tatapan mata yang kosong.


Mata kimora langsung memandang wajah Alena, dia seperti sangat ketakutan sekali seperti tidak mengenal Alena.


"Kimora kamu sudah sadar kan, kamu kenapa ini aku Alenaa teman ketika kamu pertama kali berkerja di Rumah Sakit ini. Rumah Sakit Sejahtera."


Alena mencoba memegang tangan Kimora tapi langsung di tepis oleh Kimora.


Kimora berteriak-teriak seperti sangat ketakutan ketika dia melihat Alena.


"Yaa Tuhan Kimora kamu kenapa, kamu tenang Kimora ini aku Alenaa."


Kimora langsung menutup mata dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ahhhhhhhhhhh, aku takut toloooong akuuuuuuu tolong."


Kimora semakin berteriak sangat kencang sekali. Membuat Alena panik dan langsung memeriksa Kimora dan memberikan obat penenang.


Suster Diana langsung sangat terkejut melihat keadaan Kimora.


"Astaga kenapa dengan Ibu Kimora dia seperti orang yang sedang despresi, dia seperti sangat ketakutan sekali seperti nya apa yang dia lihat membuat dia menjadi seperti ini."


Suster Diana terus memantau perkembangan Kimora, dia langsung memberitahukan kepada keluarga Kimora.


"Tante Rossalinda, yang sabar yaa seperti nya Ibu Kimora sedang mengalami ketakutan yang luar biasa sekali, tadi saya lihat dia yang sudah sadar tapi langsung berteriak-teriak ketika melihat Dokter Alena seperti sangat ketakutan sekali."


Rossalinda yang mendengar perkataan tersebut langsung merasa lemas dan tubuh nya seakan seperti melayang..


"Apa Kimora jadi mengalami gangguan kejiwaan nya sekarang. Yaa Tuhan Kimora anak kuu kenapa harus terjadi seperti ini."


Rossalinda langsung menangis mendengar kondisi Kimora Letica sekarang.

__ADS_1


"Tante yang sabar yaaa, saya yakin Ibu Kimora pasti akan sembuh total. Mungkin bayang-bayang itu masih teringat jelas sekali di pikiran nya, dan semoga lambat laun bisa melupakan nya."


__ADS_2