
Suster Diana memperhatikan mereka berdua dari pintu kamar terlihat bahwa Sarrah tidak memberikan efek negatif terhadap Kimora.
Suster Diana bisa sangat tenang meninggalkan mereka berdua, dan fokus mengurus Tiara.
Kimora melepaskan pelukan erat dari Sarrah, dia memandangi wajah Sarrah dan langsung tersenyum tipis.
Sarrah pun membalas senyuman manis yang di berikan Kimora.
"Bagaimana kalau kita keluar rumah saja kita jalan-jalan beli baju, beli make up dan di kita ke salon supaya kamu lebih fresh lagi sayang."
Sarrah pun langsung mencari Suster Diana untuk meminta ijin membawa Kimora untuk pergi ke luar rumah.
"Suster, boleh kah saya membawa Kimora pergi sebentar untuk penyegaran diri, saya lihat Kimora pucat sekali wajah nya. Mungkin kalau saya bawa dia ke salon perawatan diri lebih fresh."
Suster Diana terkejut mendengar perkataan Sarrah, karena yang di tahu selama tinggal bersama Sarrah nggak pernah keluar dari rumah nya. Dia hanya menghabiskan waktu luang nya setiap hari di taman bunga milik nya.
"Apa ibu mau bertanggung jawab jika terjadi sesuatu dengan Ibu Kimora,?"
Sarrah dengan cepat mengangguk kan kepala nya.
__ADS_1
"Saya akan bertanggung jawab apa yang terjadi dengan Kimora."
Suster Diana akhirnya memberikan ijin kepada Sarrah untuk membawa Kimora pergi.
"Yasudah silahkan saja, tapi sebelum Dokter Alena pulang. Ibu kimora sudah ada di rumah."
Sarrah langsung membawa Kimora untuk menganti baju nya, dan bersiap-siap pergi.
Sebelum pergi Kimora menghampiri putri cantik nya, dan mencium kening nya.
"Anak ku sayang", Kimora tersenyum manis sambil memandangi wajah putri nya.
Kimora terlihat sangat asik memandangi pemandangan dengan melihat dari jendela mobil.
Kimora terus tersenyum sambil menikmati pemandangan, Sarrah yang memperhatikan Kimora langsung tersenyum.
"Seperti nya kamu sangat bahagia sekali yaa Kimora, Mama sangat berharap kamu cepat sembuh agar tidak masuk ke rumah sakit jiwa."
Mereka sampai di tempat yang tertuju, Sarrah langsung mengajak Kimora untuk makan terlebih dahulu.
__ADS_1
Sarrah memesan begitu banyak sekali makanan, yang di sukai oleh Kimora ketika mereka tinggal bersama.
Kimora dengan lahapnya, dia makan begitu sangat banyak sekali, dia begitu menikmati pemandangan yang sangat asri dan segar.
Sarrah merasa sangat bahagia sekali bisa melihat Kimora makan begitu sangat banyak nya
"Yaa Tuhan, seperti nya dia baru merasakan kenikmatan segalanya. Semoga saja badannya tidak terlalu kurus sekali seperti ini, aku sering mengajak nya pergi ke luar rumah."
Ketika Kimora sudah merasa kenyang, Sarrah langsung membawa Kimora untuk memilih baju. Sarrah membawa Kimora ke tempat yang jauh dari kumpulan orang-orang.
Kimora memilih baju yang mau dia pakai, dia menunjuk banyak baju yang ada di hadapannya.
Sarrah langsung mengambil baju-baju yang di pilih oleh Kimora, dan sekarang Sarrah membawa Kimora untuk masuk ke sebuah salon kecantikan.
Sarrah meminta Kimora di rubah menjadi lebih fresh dan memberikan sentuhan makeup di wajah nya.
Sarrah menunggu Kimora sambil melihat-lihat barang-barang yang Kimora pilih, dan Sarrah pun terkejut melihat Kimora membelikan baju untuk putri cantik nya.
"Hmmmm, dia membelikan baju untuk Tiara. Ternyata dia sungguh mempunyai naluri ibu yang sangat kuat sekali. Aku sangat yakin Kimora pasti akan segera sembuh".
__ADS_1