
Putri Kimora terlihat sangat senang sekali.
"Wahhhhh, terimakasih banyak Ibuuu sudah mau mengantarkan aku besok sekolah nanti aku akan memperkenalkan Ibu dengan teman-teman kuu semuanya."
Kimora langsung tersenyum ketika melihat wajah kegembiraan Putri nya.
"Perkenalkan Ibu dengan teman-teman manusia saja yah jangan dengan hantu-hantu kecil yang menyeramkan Ibu nggak mau yah Ibu takut sekali."
Putri Kimora langsung tertawa mendengar perkataan Ibu nya tersebut.
"Hahahaha, tidak akan Buu sekarang aku mengabaikan mereka jika mereka mendekati aku pun tidak mau bertemu dengan mereka. Aku takut mereka mengikuti aku sampai ke rumah."
Kimora begitu sangat bahagia sekali ketika Putri nya yang sudah berani dengan keadaan nya sekarang.
Keesokan harinya Putri Kimora begitu sangat bersemangat sekali untuk bisa pergi ke sekolah bersama dengan Ibu nya.
"Aku nanti akan bercerita kepada teman-teman aku yang ada di sekolah kalau aku punya Ibu seorang Dokter dan Suster."
Kimora begitu sangat bahagia sekali ketika melihat wajah ceria Putri nya.
"Suster Diana, kita berangkat dulu yah dan ingat istirahat saja di rumah yah."
Suster Diana hanya tersenyum sambil memeluk erat Putri Kimora.
"Baik-baik yah sayaaaaang, hati-hati sekolah nya jadi anak yang pintar."
Kebahagiaan Putri Kimora yang seperti mempunyai dua orang Ibu yang sangat sayang sekali kepada nya.
"Iyah Suster, aku pergi dulu yah. Suster Diana hati-hati di rumah."
Putri Kimora melambaikan tangan nya ketika hendak keluar dari Apartemen nya.
__ADS_1
"Ini waktu nya aku untuk membicarakan dengan Dokter Rian, semoga saja ketika mereka pulang aku sudah ada di rumah."
Suster Diana langsung bersiap-siap untuk pergi ke rumah Dokter Rian, beruntung nya dia tahu jadwal praktek Dokter Rian dari Kimora.
"Aku rasa mereka berdua sudah jauh lebih baik aku langsung saja ke rumah nya. Tidak harus mengirimkan pesan atau telephone aku takut terbaca oleh Bu Kimora karena dia sangat dekat sekali dengan Dokter Rian."
Suster Diana pun langsung menuju ke mobil nya dan menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali karena mengejar waktu.
Setibanya Suster Diana di depan rumah mewah Dokter Rian, dia pun langsung di persilahkan masuk karena Dokter Rian sudah melihat kedatangan Suster Diana dari CCtv rumah nya.
"Ada apa Suster Diana ke sini yah, ini pasti ada hubungannya dengan Putri Kimora."
Dokter Rian pun langsung menghampiri Suster Diana dan mengajak nya masuk ke dalam rumah nya.
Suster Diana duduk berhadapan dengan Dokter Rian, dia seperti ingin cepat-cepat menyampaikan semuanya kepada Dokter Rian.
"Langsung saja yah Dok, kedatangan saya ke sini ingin meminta pertolongan dari Dokter. Karena Putri Kimora begitu ingin sekali bertemu dengan Genzy ketika waktu dia pernah bertemu, jujur saya pun sangat binggung sekali karena jika ini sampai ketahuan oleh Bu Kimora maka dia akan kecewa sekali dengan saya."
"Apakah kita harus mempertemukan mereka berdua, kita harus menghiati hati Kimora jika sampai Kimora mengetahui nya dia pasti akan sangat kecewa sekali dengan kita dan yang lebih parahnya bagaimana dengan kesehatan mental nya. Saya tahu Putri Kimora pasti merasakan getaran yang berbeda ketika dia untuk pertama kalinya bertemu dengan Genzy, mereka berdua pun pasti merasakan getaran yang sama."
Suster Diana pun langsung terdiam mendengar perkataan dari Dokter Rian tentang kesehatan mental Kimora, tapi dia yang sudah berjanji kepada Putri Kimora akan mempertemukan nya dengan Om baik atau Genzy.
Dokter Rian pun memperhatikan ekpresi wajah Suster Diana yang seperti sangat kebingungan sekali dia begitu sangat sayang sekali terhadap Putri Kimora yang berniat ingin mempertemukan mereka tapi di samping itu juga dia memikirkan bagaimana perasaan Kimora jika mengetahui jika Putri nya sengaja di pertemuan dengan Ayah kandung nya.
Dokter Rian dan Suster Diana sedang merenungin apa yang harus mereka lakukan.
"Dok, saya mohon bantu saya untuk bisa mempertemukan Putri Kimora dengan Pak Genzy. Jujur saya tidak mau membuat Putri Kimora kecewa karena saya sudah berjanji kepada nya."
Dokter Rian hanya terdiam dia memikirkan kondisi Kimora dia tidak mau kesehatan Kimora kembali melemah.
"Hanya untuk bertemu beberapa saat saja, saya mohon minta bantuan kepada Dokter Rian untuk bisa mempertemukan mereka berdua."
__ADS_1
Suster Diana terus memohon kepada Dokter Rian.
"Suster Diana, jika Putri Kimora bertemu dengan Genzy. Itu tanda nya kita sama saja memberitahu Genzy kalau Putri Kimora itu adalah anak kandung nya."
Mendengar perkataan Dokter Rian, Suster Diana pun merasa sangat sedih sekali.
"Lalu jika itu semua terjadi memang kenapa,? sampai kapan Putri Kimora harus menahan rasa rindu nya ingin bertemu dengan Papa nya yang sedang berada di luar negeri. Saya tidak masuk untuk berhiat kepada Bu Kimora tapi saya kasihan sekali dengan Putri Kimora."
Dokter Rian mulai mengerti dengan apa yang di rasakan oleh Suster Diana, karena Suster Diana yang mengurus Putri Kimora dari bayi.
"Lalu bagaimana dengan latar belakang Genzy, dengan sikap yang tidak normal nya itu."
Suster Diana pun mulai mengungkapkan kondisi Putri Kimora terhadap Dokter Rian.
"Putri Kimora pun sama dia memiliki kelebihan yang dia miliki, Putri Kimora dia bisa melihat hal-hal yang tidak kasat mata. Di saat waktu itu dia demam tinggi itu pertama kali nya melihat seorang makhluk kecil perempuan yang mengikuti nya."
Dokter Rian langsung terkejut mendengar perkataan dari Suster Diana tentang Putri Kimora.
"Maksudnya Putri Kimora seorang anak yang indigo,? dia bisa melihat hal-hal yang tidak kasat mata seperti itu maksudnya?."
Suster Diana menggangukan kepalanya dia meyakinkan Dokter Rian.
"Iyah, awalnya dia merasa sangat terbebani sekali dia merasa ketakutan tapi sekarang dia mulai biasa dan mengabaikan semua nya."
Pemikiran Dokter Rian langsung tertuju kepada rumah tersebut, jika Putri Kimora masuk ke dalam rumah itu maka dengan mudahnya dia bisa mengetahui semuanya.
"Jangan sampai Putri Kimora masuk bahkan melihat rumah mewah Genzy, maka dengan mudahnya dia akan mengetahui semuanya apa yang di lakukan oleh ayah kandungnya."
Dokter Rian langsung memikirkan bagaimana cara untuk bisa mempertemukan Putri Kimora dengan Genzy.
Dia pun juga tidak tahu bagaimana bisa bertemu dengan Genzy, sedangkan dia tidak memiliki nomber telephone nya.
__ADS_1
"Setiap tanggal 5, Pak Genzy selalu merayakan sesuatu di taman bermain itu. Tanggal 5 adalah tanggal lahir Putri Kimora, dan depan di hari kelahiran Putri Kimora. Pak Genzy juga akan merayakan di tempat tersebut."