Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *356*


__ADS_3

Alena mencoba untuk menyakinkan jika dirinya adalah termasuk dari rombongan kedatangannya Genzy.


Pegawai tersebut tidak percaya dengan ucapan Alena dan belum mau membuka pintu gerbang untuk Alena masuk.


"Sayaa adalah mantan istri Genzy, saya adalah seorang Dokter Specialis Kandungan. Tadi saya sebenarnya satu mobil dengan Genzy tapi saya harus membeli sesuatu jadi saya di turunkan di jalan tidak bisa bersama dengan Genzy dan Putri Kimora."


Salah satu pegawai tersebut menayakan siapa nama mantan istri Genzy dan pekerjaan nya.


Dan ternyata semuanya sama akhirnya mereka pun membukan pintu gerbang tersebut untuk Alena masuk.


"Terimakasih banyak yaa kalian bisa mencatatkan nama saya, Kimora Letica Dokter Specialis Kandungan di Rumah Sakit Sejahtera."


Mereka pun mencatat apa yang di ucapkan oleh Alena dan Alena mulai masuk ke dalam rumah tersebut.


Suasana yang masih sangat pagi tapi seperti berada di tengah malam yang sunyi.


Alena merasa suasana yang luar biasa hebat nya dia langsung di buat merinding sekali dan tangan nya pun terus menyentuh pundak nya.


"Aku harus pergi ke mana, aku tidak boleh bertemu dengan Genzy, Putri Kimora dan Suster Diana."


Alena pun menuju ke belakang rumah dia terus saja berjalan tetapi langkah kaki nya seperti sangat berat sekali.


"Yaa Tuhan, kenapa langkah kaki terasa sangat berat sekali. Kemana Genzy membawa mereka."


Alena pun memilih untuk mencari tempat untuk dirinya bersembunyi dan juga agar bisa memperhatikan Genzy.


Genzy ternyata membawa Putri Kimora dan Suster Diana masuk ke dalam rumah nya.


Suster Diana merasa sangat malas sekali ketika harus masuk kembali ke rumah tersebut.


Putri Kimora terlihat sangat tenang sekali dia seperti tidak merasakan apapun di dalam rumah tersebut.


"Papa aku tidak mau masuk ke dalam rumah ini, aku ingin Papa mengajak aku untuk keluar rumah ini. Aku ingin melihat taman bunga yang berada di samping rumah itu."


Suster Diana hanya terdiam ketika Putri Kimora ingin keluar dari rumah tersebut.


Dan Genzy pun akhirnya mengikuti apa yang di inginkan oleh Putri Kimora.


"Baik lah sayaaaaang ayo kita menuju ke luar rumah."


Genzy pun langsung membawa Putri Kimora ke luar rumah dan Suster Diana berada di belakang mereka.


Tiba-tiba terdengar suara barang yang terjatuh.

__ADS_1


*Bruuuuuuukkkkkk*


Suster Diana langsung membalikkan badannya dia melihat foto pernikahan Genzy dan Ayana yang terjatuh.


Suster Diana mengabaikan hal tersebut dia langsung berlari untuk mengejar Genzy dan Putri Kimora.


Mendengar suara Putri Kimora dan Genzy, Alena langsung mencari tempat untuk bersembunyi.


Dia mencoba untuk bersembunyi dari Genzy karena dia bisa habis bila Genzy mengetahui keberadaan nya.


"Aku harus pintar bersembunyi agar Genzy tidak menemui kuu, kalau sampai Genzy menemui kuu bisa habis rambut ku di botak oleh Genzy."


Alena terus saja bersembunyi sambil memperhatikan Genzy dan Putri Kimora.


Tiba-tiba saja Suster Diana tiba-tiba merasakan sakit di kepalanya.


Dia pun memegang kepalanya dan seperti mengeluh kesakitan.


Genzy dan Putri Kimora pun langsung menghampiri Suster Diana.


"Kepala kuu tiba-tiba sakit sekali seperti nya aku tidak bisa menemani kalian berdua, Maafkan Suster yaa sayaaaaang Suster menunggu di dalam mobil saja."


Genzy merasa sangat senang sekali ketika mendengar Suster Diana yang tidak lagi mengikuti mereka berdua.


Suster Diana pun berjalan menuju ke mobil nya, mereka mendengar obrolan para pegawai yang sedang menjaga gerbang tersebut.


Dan tiba-tiba menghampiri Suster Diana.


"Maaf Buu, apakah benar jika mantan istrinya Tuan Genzy itu bernama Kimora Letica dan seorang Dokter Specialis Kandungan di Rumah Sakit Sejahtera ?."


Suster Diana merasa sangat terkejut kenapa mereka menanyakan hal tersebut kepada nya.


"Yaa benar sekali Pak."


Pegawai itu pun langsung pergi dari Suster Diana dan membuat Suster Diana merasa sangat penasaran sekali.


"Ada apa mereka menanyakan tentang Dokter Kimora dan sangat jelas sekali sampai mengetahui semuanya."


Suster Diana pun masuk ke dalam mobil nya, dia melihat mobil Alena dari kejauhan.


"Itu mobil Alena kenapa berada di sana yaa, aku harus menghampiri Alena."


Suster Diana menahan rasa sakit di kepalanya dia masuk ke dalam mobil nya dan menghampiri mobil Alena.

__ADS_1


"Seperti nya Alena tidak ada di dalam mobil ini, lalu di mana keberadaan dia sekarang."


Suster Diana memegang kepalanya dan kembali masuk ke dalam mobil nya.


"Ahhhhhh sakit sekali yaaaaaahhhh ada apa dengan kepala kuu ini."


Suster Diana menyenderkan tubuh nya ke kursi mobil nya sambil memejamkan mata nya.


Dan seketika Suster Diana langsung berpikirlah.


"Astagaaaa, apa mungkin Alena masuk ke dalam rumah tersebut dengan memakai nama Dokter Kimora. Yaa Tuhan kenapa dia begitu sangat nekad sekali untuk masuk ke dalam rumah tersebut, bagaimana jika dia ketahuan oleh Genzy maka habislah dia tinggal nama saja."


Suster Diana hanya bisa menunggu Putri Kimora di dalam mobil nya.


Putri Kimora bermain-main di taman bunga milik Omah nya, Putri Kimora mencari sosok perempuan yang yang terluka di bagian perut nya.


Tapi Putri Kimora tidak menemukan nya padahal pertama kali dia bertemu dengan nya di tempat tersebut.


"Papa itu tempat apa yaa Pap, Papa menyimpan apa di dalam ruangan tersebut."


Putri Kimora menuju ke gudang yang Genzy simpan jasad Ayana dalam peti mati.


"Apakah Papa menyimpan sesuatu yang sangat extream sekali Pap."


Genzy mulai kebingungan untuk menjawab pertanyaan dari Putri Kimora.


Genzy tidak bisa berbohong kepada Putri Kimora, tapi dia juga tidak mungkin jujur kepada Putri Kimora.


"Aku melihat ruangan tersebut bernuansa putih dan banyak sekali bunga-bunga segar di dalam ruangan tersebut, Pap di sana ada wanita cantik yang sedang bersedih dia seperti ingin bebas dari ruangan tersebut.


Perkataan Putri Kimora membuat Genzy terkejut sekali, Genzy berpikir apakah wanita yang di maksud Putri Kimora adalah Ayana Larasati.


"Papa kenapa diam begitu aku kasihan sekali melihat nya, dia seperti sedih selalu Papa dia mungkin ingin terbang melayang bersama dengan burung-burung yang indah di langit sana."


Genzy merasa tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Putri Kimora.


"Sayaaaaang lebih baik sekarang kita pulang saja yaa, kasihan Suster Diana dia sedang sakit kan."


Genzy pun menarik paksa tangan mungil Putri Kimora untuk pergi dari tempat tersebut.


Dan Putri Kimora melihat Alena yang sedang bersembunyi di balik pintu besar.


Melihat Genzy dan Putri Kimora pergi ini merupakan kesempatan Alena untuk bisa masuk ke dalam ruangan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2