Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode *321*


__ADS_3

Alena mengabaikan perkataan Mama nya dia mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi sekali dan membuat Mama ketakutan.


Beruntunglah salon kecantikan tersebut tidak jauh dari Apartemen nya.


"Akhirnya kita sampai juga dengan selamat."


Ucap Riana sambil menghelakan nafas panjang nya.


Alena melihat Suster Diana masih ada menunggu Putri Kimora.


Alena pun tersenyum tipis dan langsung berjalan menuju ke Apartemen nya.


"Ayoo Mam cepat biar aku saja yang bawa barang-barang itu."


Alena dan Riana pun berjalan menuju ke Apartemen nya.


Mereka masuk ke dalam Apartemen nya dan Alena melemparkan barang-barang yang sudah di belikan ke atas kasur.


Alena melihat Mama nya yang terlihat sangat kelelahan sekali.


"Lebih baik Mama masuk ke dalam kamar kuu, aku ingin sekali mengganti semua baju-baju yang ada di lemari kuu itu dengan baju yang baru karena itu sudah terlalu lama sekali."

__ADS_1


Riana pun mengikuti apa yang di katakan oleh Alena, dirinya pun langsung masuk ke dalam kamar Alena.


Mengeluarkan baju-baju yang ada di dalam lemari nya dan memasukkan baju-baju yang baru.


Alena memperhatikan Mama nya dari pintu kamar nya dia melihat Mama yang terlihat sangat kelelahan sekali.


Alena pun pergi ke dapur dia membawa sesuatu yang ada di dalam isi kulkas nya itu.


Makanan dan minuman serta makanan dan buah-buahan sampai kulkas tersebut kosong.


"Kenapa kamu membawa banyak sekali makanan dan minuman ke sini, seperti nya semua isi kulkas kamu bawa ke sini."


Riana pun langsung sangat panik sekali dengan apa yang sudah di lakukan oleh Alena.


"Alenaaaaaaaaaaaa, kenapa kamu mengunci Mama di dalam kamar kamu seperti ini. Bukaaaa naaakkkk bukaaaaa cepat sekarang juga apa yang sudah kamu rencanakan."


Riana terus saja berteriak-teriak tapi Alena mengabaikan teriakan kencang Mama nya itu.


"Alenaaaaa, kenapa seperti ini nakkkk. Kamu tega sekali melakukan ini semua kepada Mama "


Riana pun langsung mencari handphone tapi ternyata handphone berada di dalam tas nya yang dia simpan di sofa.

__ADS_1


Riana begitu sangat ketakutan sekali dia takut Alena berbuat sesuatu yang sangat membahayakan fisik orang lain.


Riana mencoba terus mengetuk pintu kamar nya tersebut, dan terus saja berteriak-teriak kencang untuk meminta Alena untuk bisa membuka kan pintu kamar nya.


Tapi keadaan di dalam rumah seperti sangat sepi sekali, Riana pun curiga Alena pergi dari Apartemen nya.


Ketika sudah mengunci Mama nya di dalam kamar, Alena pun keluar dari Apartemen nya.


Dia langsung berlari dengan sangat cepat sekali, agar cepat sampai di lantai dasar.


Dan Alena pun langsung tersenyum ketika melihat dari kejauhan Suster Diana masih ada di sana.


"Hmmmmmm, ternyata aku belum terlambat."


Alena pun mencari mobil milik Suster Diana, keadaan yang sepi membuat Alena semakin liar.


Dia pun melemparkan batu ke arah kaca mobil Suster Diana, dan membuat mobil nya pun langsung berbunyi.


Alena langsung berlari dan berpura-pura memanggil semua orang untuk menghampiri nya.


"Pak, tolong beritahu kepada perempuan yang sedang duduk di sana kalau mobil nya ada yang mau maling."

__ADS_1


__ADS_2