Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 138


__ADS_3

Kimora menggelengkan kepalanya dan tersenyum manis kepada Mama Sarrah.


"Aku baik-baik saja Mama," ucap Kimora dengan suara yang begitu lembut di dengar.


Sarrah pun tersenyum dan menyalakan mesin mobil nya, untuk segera pulang menuju ke Apartemen nya.


"Sayang, besok kamu bangun pagi yaa karena setelah kamu bertemu dengan keluarga kamu, kita langsung janji ketemuan dengan Dokter Rian, kamu harus semangat yaa supaya bisa sembuh kembali yaa."


Kimora terdiam dan dia mulai mengingat kembali jika dia adalah seorang Dokter juga.


"Aku ingin seperti dia Mam, kembali menjadi seorang Dokter."


Ucap Kimora dengan suara yang lirih.


"Iya sayang kamu itu adalah seorang Dokter Specialis kandungan, sama seperti Dokter Alena Renita kalian berdua dulu adalah sahabat sejati, sampai sekarang Dokter Alena begitu sangat perhatian sekali dan baik dengan kamu."


Kimora langsung terdiam mendengar perkataan Mama Sarrah tentang kebaikan Dokter Alena, hati dia begitu sangat sakit ketika mendengar perkataan kalau Dokter Alena sangat baik terhadap nya.

__ADS_1


****


Ketika Suster Diana masuk ke dalam Apartemen nya, dia seperti mendengar suara rintihan dari dalam kamar Dokter Alena.


Suster Diana memilih untuk pergi ke kamar dulu, untuk menidurkan Tiara.


Suster Diana kembali dia menuju ke depan kamar Dokter Alena, dia mencoba mengetuk pintu kamar nya tapi tidak di buka sama sekali.


Suster Diana memilih untuk langsung masuk ke dalam kamar Dokter Alena, dia terkejut banyak sekali pecahan kaca dari bingkai foto yang terlempar kan.


Suster Diana langsung membersihkan pecahan kaca-kaca kecil tersebut, dan membalikkan foto kaca tersebut.


"Foto siapa yaa ini, wajah nya sekilas mirip dengan Ibu Kimora tapi inj bukan Ibu Kimora kan, foto siapa yaa ini."


Kimora yang sampai di Apartemen Alena langsung masuk ke dalam dan mata nya langsung tertuju pada kamar Alena yang terbuka lebar.


Kimora langsung menghampiri kamar tersebut dan mendengarkan perkataan Suster Diana yang sedang memegang foto Ayana dengan tangan yang bergetar.

__ADS_1


Kimora langsung masuk ke dalam kamar Alena dan dia pun langsung berkata kepada Suster Diana.


"Ayana Larasati, dia sudah meninggal."


Ketika sudah berbicara seperti itu pun Kimora langsung pergi dari kamar Alena dan Suster Diana terkejut mendengar ucapan Kimora.


"Apakah ini foto Almarhumah istri Tuan Genzy, kenapa sampai ada di dalam kamar Dokter Alena sangat aneh sekali, siapa yang membawa foto tersebut ke kamar Dokter Alena."


Seketika Suster Diana langsung merinding dan melempar foto tersebut, Suster Diana langsung menghampiri Dokter Alena yang menutupi wajah dan tubuh dengan selimut.


"Dokter Alena kamu baik-baik saja kan, saya sangat hawatir sekali."


Suster Diana memegang tubuh Dokter Alena yang begitu sangat panas sekali, dan langsung mengambil termometer digital memeriksa suhu tubuh nya.


"Astaga 38c, Dokter Alena suhu kamu sangat tinggi sekali."


Suster Diana langsung mengambilkan obat penurun panas untuk memberikan nya kepada Dokter Alena.

__ADS_1


Kimora hanya memperhatikan Alena dari jarak jauh dan tersenyum puas, Kimora tidak mengerti kenapa dia sekarang begitu sangat membenci Alena secara tiba-tiba.


Suster Diana sangat sibuk memeriksa dan mengurusi Dokter Alena, Kimora memilih untuk pergi dari tempat tersebut dan kembali ke Apartemen Mama Sarrah.


__ADS_2