
Melihat Mama Sarrah yang seperti membenci dirinya, Alena pun langsung menghampiri Mama Sarrah.
"Mama Sarrah, aku akan menjadi menantu terbaik untuk kamu. Dan aku pun akan menjadi Ibu sambung yang baik juga kepada Putri Kimora, ingat kebaikan kuu dulu ketika Putri Kimora masih bayi aku yang mengurus nya."
Alena tersenyum manis kepada Mama Sarrah, dia pun memilih untuk pergi dari Apartemen Genzy.
Mama Sarrah hanya bisa terdiam saja dia tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi selain mengiklaskan pernikahan mereka berdua.
Alena keluar dari pintu Apartemen Genzy dia masuk ke dalam Apartemen nya.
Mama Riana melihat kedatangan Alena dia terlihat sangat bahagia sekali.
"Alena kamu sudah pulang dari salon kecantikan,? tapi kenapa wajah kamu bahagia seperti itu. Apa yang sebenarnya sudah terjadi dengan diri kamu."
Alena tersenyum manis kepada Mama nya tersebut.
__ADS_1
"Aku tadi baru saja bertemu dengan Putri Kimora dan Dokter Rian yang baru saja keluar dari Apartemen Genzy dan seperti Putri Kimora sudah mengetahui nya jika dirinya akan memiliki Mama sambung yang sangat cantik sekali dan baik hati."
Alena pun langsung duduk di sofa dan Riana pun menghampiri nya.
"Aku pun bertemu dengan Mama Sarrah, dia hanya terdiam ketika dia mengetahui jika sebentar lagi aku akan menjadi menantu kesayangan nya."
Riana masih saja tidak mengerti kenapa Genzy bisa dengan mudah luluh di hadapan Alena, kenapa Genzy mau menikah dengan Alena sedangkan Genzy sangat benci sekali dengan Alena.
"Alena, katakan yang sebenarnya terjadi kepada Mama. Katakan Alena apa yang perbuatan sehingga Genzy mau menikah dengan Kamu."
"Ancaman apa yang membuat Pak Genzy luluh dengan kamu Alenaaaaa,? ceritakan semuanya sama Mama."
Alena merasa sangat terpojokkan sekali dengan pernyataannya Mama nya, tapi dia pun berpikir jika hanya Mama nya yang dia miliki sekarang.
"Aku mengancam Genzy jika tidak menikah dengan kuu maka aku akan membakar Ayana."
__ADS_1
Riana terkejut sekali ketika mendengarkan perkataan Alena, Riana tidak tahu apa-apa tentang Ayana.
"Ayana ? siapa dia Ayana. Kenapa Mama baru mengenal nama nya sekalian Alena, pernah kah Mama bertemu dengan Ayana."
Alena lupa jika Mama nya tidak tahu tentang Ayana, dan dia pun mulai menceritakan semuanya kepada Mama nya.
"Ayana adalah istri pertama Genzy, Genzy sangat mencintai Ayana sampai Ayana meninggal dunia pun Genzy tetap mencintai Ayana. Sampai akhirnya ntah apa yang ada di pikiran Genzy dia memutuskan untuk mengawetkan jasad Ayana tersebut dan sampai sekarang jasad itu masih ada di rumah besar Genzy yang dulu."
Seketika Riana sangat terkejut sekali ketika mendengar cerita dari Alena dia seperti tidak percaya dengan apa yang sudah Alena ceritakan kepada nya.
Riana pun seketika langsung merinding membayangkan bagaimana rasanya hidup bersama dengan mayat yang di awetkan.
"Alenaa kamu mau menikah dengan lelaki psikopat seperti itu hah,? selama ini kamu jatuh cinta dengan lelaki tidak normal seperti itu ? apa yang ada di pikiran kamu Alenaaaaa. Masih banyak lelaki normal di luar sana jangan dengan lelaki seperti itu."
Riana pun berdiri dari tempat duduk nya.
__ADS_1