
Suster diana terus menunggu genzy keluar dari kamar itu.
Sampai tiba-tiba genzy keluar dari kamar itu dengan membawa gaun berwarna putih seperti gaun pengantin tapi bertangan pendek.
Suster diana mulai di buat sangat penasaran dengan apa yang di lakukan oleh genzy tersebut.
"Gaun siapa itu,apa mungkin itu gaun punya ibu kimora ? tapi tidak mungkin gaun itu di simpan di sebelah kamar mereka dengan keadaan kamar selalu terkunci".
Suster diana masih memperhatikan genzy walaupun dia sudah merasa tidak nyaman karena sangat ketakutan.
Setelah membawa gaun keluar dari kamar tersebut dan memasukkan gaun tersebut ke dalam kardus.
Genzy membuka kardus selanjutnya dan ternyata isi nya adalah bunga-bunga mawar berwarna putih.
Genzy kembali membawa bunga-bunga mawar putih tersebut ke dalam kamar tersebut dan genzy keluar kembali membawa kardus kosong ke dalam kamar tersebut.
"Apalagi itu yaa, untuk apa bunga-bunga mawar putih segitu banyak di bawa ke dalam kamar itu".
Genzy lumayan lama berada di dalam kamar tersebut dan membuat suster diana memutuskan untuk pergi ke dalam kamar nya saja.
"Lebih baik aku pergi ke kamar saja.aku sangat takut ketahuan pak genzy".
Suster diana langsung pergi meninggalkan tempat tersebut dan berjalan pelan-pelan menuju ke kamar nya.
__ADS_1
"Aku,bisa ceritakan ini semua kepada dokter alena dia pasti penasaran sekali dengan apa sebenarnya yang terjadi di dalam rumah ini".
Genzy keluar dari kamar tersebut dan langsung mengembok kembali kamar tersebut.
Dia pun langsung berjalan menuju kamar nya bersama kimora dan membuka kunci pintu kamar nya.
Pada saat genzy masuk ke dalam kamar nya dia di buat terkejut ternyata kimora sedang duduk di tepi kasur.
"Kimora ? kenapa kamu tidak tidur ini sudah sangat larut malam sekali".
Kimora langsung memperhatikan ke curigaanya kepada suaminya itu.
"Bagaimana aku bisa tertidur,jika suamiku tidak ada di samping ku".
"Itu kunci apa mas ? Kamu mengunci apa malam-malam begini".
Tanya kimora dengan suara yang sangat tegas.
"Hmmmmm,ini kunci cadangan kamar kita.takut nya hilang kan".
Genzy langsung menghampiri istrinya tersebut dan mencoba membuat nya sedikit tenang.
"Yasudah, jangan bahas masalah yang tidak penting.ini sudah malam waktu nya kita beristirahat bukan waktu nya kita berdebat".
__ADS_1
Genzy langsung menggendong istri ke atas kasur.
"Tidur yaa, istrirahat kasian anak kita mungkin dia berisik mendengar suara papa dan mama nya".
Kimora langsung bersiap manja kembali kepada suaminya itu.
"Peluk aku mas, sampai aku terbangun dari mimpi ku di pagi hari.kamu jangan lagi tinggal kan aku sendiri an di kamar ini"
Kimora langsung memeluk erat tubuh suaminya itu.
Genzy pun hanya tersenyum dan membalas pelukan erat itu dengan ciuman di kening Kimora.
"Pegang erat tangan ku ini, aku tidak akan meninggalkan kamu lagi".
Kimora pun langsung memegang erat tangan suaminya tersebut.
Ketika genzy memejamkan mata nya untuk beristirahat.kimora masih saja memandangi wajah suaminya tersebut.
Dia merasa seperti ada kebohongan yang besar yang di tutupi oleh suaminya itu.dia merasa suaminya menyimpan rahasia yang sangat besar sekali.
"Mas, aku sangat mencintaimu sangat sayang kepada kamu.aku mohon jangan buat aku kecewa dengan apa yang akan terjadi di kemudian hari nanti".
Ucap Kimora dengan suara yang bergetar.
__ADS_1
.