
Dokter Alena tiba di ruangan praktek nya, dia langsung menghubungi Genzy. Walaupun dia di Sakiti hati nya tapi dia tetap saja masih menghubungi Genzy.
"Seperti biasa pesan dari aku nggak pernah dia balas juga."
Dokter Alena mendapatkan pesan dari Tante Sarrah, dia langsung terkejut karena tidak biasa nya Tante Sarrah mengirimkan pesan untuk dirinya.
Karena sangat penasaran Dokter Alena langsung membuka pesan tersebut.
*Dokter Alena, setelah jam praktek selesai saya ini bertemu dengan Dokter Alena di rumah sakit. Ada banyak hal yang mau saya bicarakan.*
Setelah membaca pesan dari Tante Sarrah, Alena langsung di buat penasaran hal apa yang akan di bicarakan oleh Tante Sarrah.
"Kenapa aku jadi ketakutan sekali yaa, aku takut Tante Sarrah mengetahui hubungan terlarang ku dengan Genzy. Wahhhhh bagaimana ini aku takut sekali."
Dokter Alena menjadi tidak fokus dengan pekerjaan nya, dia jadi segera ingin bertemu dengan Tante Sarrah.
****
__ADS_1
Mama Sarrah membawa Suster Diana ke Apartemen nya, agar menjadi terbiasa untuk bisa tinggal bersama dengan nya di sini.
Kimora yang sudah membaik melihat kehadiran Suster Diana langsung menghampiri nya, Kimora begitu sangat senang sekali dengan kehadiran Suster Diana.
"Kimora sayaaaaang, sekarang Suster Diana akan tinggal di Apartemen kita ini. Kita akan tinggal berkumpul bersama-sama di sini."
Suster Diana langsung menghampiri dan memeluk erat Kimora.
"Bu Kimora cepat sembuh yaa seperti dulu yaa, saya pasti akan menjaga dan menemani terus bersama di sini."
Kimora memandangi wajah Suster Diana, Kimora merasa tidak percaya karena tidak mungkin Alena mengijinkan Suster Diana untuk bisa tinggal di sini.
"Sayaaaaang, Mama pergi ke Rumah Sakit dulu yaa Mama mau bertemu dengan Dokter Alena."
Mendengar perkataan Mama Sarrah akan bertemu dengan Dokter Alena, Kimora langsung meminta untuk ikut.
"Aku ingin ikut Mam ke Rumah Sakit, aku ingin bertemu dengan Dokter Rian."
__ADS_1
Mama Sarrah pun langsung pergi bersama dengan Kimora dan meninggalkan Putri dan Suster Diana di Apartemen nya.
"Baiklah sayaaaaang, sekarang kamu bersiap-siap dulu yaa setelah itu kita langsung pergi ke Rumah Sakit."
Kimora dengan cepat berlari untuk bersiap diri untuk pergi bersama dengan Mama Sarrah.
Kimora terlihat sangat bersemangat sekali, dia pun langsung pergi bersama dengan Mama Sarrah ke rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit, Kimora memilih untuk menunggu di dalam mobil karena ternyata jadwal praktek Dokter Rian sangat padat hari ini, sedangkan Kimora lebih memilih untuk berkonsultasi di luar jadwal praktek dirinya.
"Hmmmm, sayang lebih baik kamu ikut saja bersama Mama bertemu dengan Dokter Alena. daripada kamu diam sendiri di mobil."
Kimora menggelengkan kepalanya berkali-kali, dia seperti tidak mau bertemu dengan Dokter Alena.
"Yasudah, Mama pergi dulu yaa sayaaaaang kamu baik-baik di dalam mobil dan ini Mama belikan kamu handphone baru, di sana Mama simpan banyak nomber-nomber, kamu bisa menghubungi Mama kalau kamu sudah tidak nyaman di dalam mobil."
Mama Sarrah keluar dari mobilnya, Kimora memegang handphone baru nya. Dia mencoba handphone baru ketika dia menekan tombol kontak handphone. Langsung terlihat nomber telephone Genzy.
__ADS_1
Kimora langsung mencoba memanggil nomor telephone suaminya tersebut, dia hanya ingin mendengar suara nya saja.