Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 153


__ADS_3

Mama tidak tahu apa permasalahan besar yang membuat kalian berdua seperti ini, mungkin memang ini rahasia pribadi kalian. Tapi Mama mohon sekali sekarang kalian berdua sedang berkumpul bersama dengan anak kandung kalian bersikap baik lah yaa.


Mama Sarrah memberikan Tiara kepada Genzy, Genzy dengan refleks langsung mengendong Tiara. Tangan Genzy seketika langsung bergetar ketika dia untuk pertama kalinya mengendong Tiara.


Genzy langsung berpikir dia seketika membenci Kimora karena rahasia pribadi nya terbongkar oleh Kimora, tapi dia pun juga membenci anak kandungnya sendiri Tiara.


Genzy sebelumnya dia merasa sangat tenang ketika Kimora menjadi despresi agar rahasia menjadi tidak terbongkar tapi di sisi lain dia pun merasa sangat kasihan melihat putri yang tidak dapat kasih sayang dari ibunya sendiri.


Kimora menatap wajah Genzy yang memperhatikan putri kesayangannya, bayang-bayang wajah pucat pasih mayat Ayana langsung terlintas di pikiran Kimora.


Kimora mencoba untuk menenangkan diri nya sendiri, tangan nya bergetar Kimora mencoba untuk memejamkan kedua matanya.


Mama Sarrah yang memperhatikan Kimora, langsung menghampiri Kimora dan Kimora langsung memeluk erat tubuh Mama Sarrah.

__ADS_1


Mama Sarrah mencoba untuk menenangkan perasaan dan pikiran Kimora, Genzy yang melihat Kimora dia langsung merasa sangat kasihan sekali ketika melihat Kimora seperti itu.


"Genzy lebih baik kamu sekarang bawa Tiara ke mobil, biar Mama saja yang membawa Kimora."


Genzy memilih untuk memberikan Tiara kepada Mama Sarrah, dia langsung mengendong Kimora dan membawa nya ke dalam mobil.


Kimora menatap wajah suaminya itu, hati nya seperti bergetar kembali ke memandang wajah suaminya.


Ketika Genzy mengendong Kimora, Dokter Rian yang memilih untuk kembali lagi ke Rumah Sakit karena ada panggilan mendadak pun langsung menghampiri Kimora. Dia melihat wajah Genzy yang ternyata di sebut calon suami oleh Dokter Alena.


Mama Sarrah yang melihat Dokter Rian langsung mengabaikan nya, hanya memberikan senyuman kepada Dokter Rian.


Seketika Dokter Rian langsung, menyimpulkan sendiri.

__ADS_1


"Jadi lelaki yang di sebut Dokter Alena calon suami nya itu adalah suami dari Kimora dan putra dari Bu Sarrah, tapi ketika Kimora bercerita tadi dia seperti menceritakan bayang-bayang perempuan yang sudah meninggal yang seperti menggangu nya di Rumah itu."


Dokter Rian langsung berlari menghampiri ruangan praktek Dokter Alena, tapi ternyata dia belum masuk untuk berkerja.


"Sesuatu yang sangat misterius sekali, aku menjadi sangat penasaran sekali dengan permasalahan ini dan Dokter Alena mungkin dia perempuan perusak rumah tangga di keluarga Kimora."


Dokter Rian, semakin penasaran dia jadi ingin secepatnya bertemu dengan Kimora untuk melanjutkan konsultasi nya.


Kimora merasa sangat lemas dan dia seperti orang yang tidak sadarkan diri, Genzy yang mengendarai mobil pun mata fokus dengan Kimora seperti ada penyesalan besar di hati nya ketika melihat kondisi Kimora yang sangat menghawatirkan sekali.


"Mam, apa Kimora sudah di bawa ke psikiater supaya kondisi bisa lebih baik lagi seperti Mama sekarang."


Genzy mulai memberikan sedikit perhatian kepada Kimora.

__ADS_1


"Sudah Mama bawa ke Dokter Rian, Dokter yang menangani Mama dulu dan sekarang Kimora akan terus tinggal di Apartemen Mama sampai dia sembuh kembali dan bisa mengurus Tiara dengan baik."


Genzy hanya terdiam tapi dia tidak bisa membohongi perasaannya kalau dia begitu sangat menghawatirkan Kimora.


__ADS_2