
Setelah melihat sudah sangat sepi sekali, Alena langsung menghubungi Genzy agar dapat menemaninya di Rumah Sakit.
Alena mengirimkan pesan agar Genzy bisa segera datang ke Rumah Sakit sekarang juga karena melihat semua sudah pulang.
*Kamu bisa Rumah Sakit sekarang juga, aku sangat merindukanmu.*
Genzy yang membawa pesan dari Alena langsung pergi ke Rumah Sakit.
Alena tidak sabar menunggu kehadiran Genzy, dia pun masih sempat untuk memakai bedak dan lipstik.
Rian yang sampai di rumah sakit langsung mendapat kabar dari teman sesama Dokter kalau Dokter Alena sedang sakit dan di rawat.
Rian langsung menanyakan di ruangan mana Alena di rawat dan dia pun langsung mencari nya.
Tapi Rian kalah cepat dengan Genzy, Genzy yang sampai di ruangan Alena.
Genzy membawa bucket bunga dan buah-buahan untuk Alena.
"Kenapa bisa terjadi seperti ini,? kamu seorang Dokter Specialis tapi tidak bisa menjaga kesehatan kamu sendiri."
__ADS_1
Alena tidak mungkin menceritakan semuanya kepada Genzy apalagi tentang foto Ayana yang ada di kamar nya.
"Mungkin aku kecapean dan kurang beristirahat saja, terimakasih kamu sudah mau datang ke sini."
Genzy duduk dan memandangi wajah Alena, tapi kenapa dia sekarang selalu teringat kembali kepada Kimora.
Ketika Kimora sedang sakit dia selalu manja dan tidak mau jauh-jauh dari nya.
"Genzy, kenapa kamu melamun seperti itu,"
Alena melihat Genzy seperti sedang memikirkan sesuatu.
Alena langsung terkejut mendengar perkataan Genzy tersebut dia langsung berpikir jika dia bertemu dengan Tiara maka Genzy pun akan bertemu juga dengan Kimora.
Alena sangat ketakutan sekali kehilangan Genzy, apalagi dia sudah merenggut mahkota nya sebagai seorang perempuan, dia tidak mungkin membiarkan Genzy mulai merasakan kehadiran Kimora di hati nya.
"Bagaimana, kalau nanti aku sudah sembuh kita bertiga pergi jalan-jalan bersama. Aku akan membawa Tiara."
Alena sangat licik sekali pun, tidak pernah kehilangan cara agar apa yang dia inginkan tercapai.
__ADS_1
"Semudah itu kah kamu bisa membawa Tiara,? dia bukan anak kandung kamu dan dia pun di awasi oleh Suster Diana. kamu pikir Suster Diana akan dengan mudah memberikan Tiara kepada kamu itu tidak mungkin terjadi."
Mendengar perkataan Genzy, Alena semakin merasa sangat tersudut kan secara tidak langsung tidak ada yang memihak kepada nya.
"Lalu kamu ingin melihat Tiara di apartemen ku, supaya kamu juga bisa bertemu dengan ibunya,"
Genzy langsung terkejut mendengar perkataan Alena.
"Bukan kah Kimora bersama dengan orang tua nya,? sejak kapan dia ada bersama kamu di Apartemen."
Alena langsung terdiam dia sangat ceroboh, Genzy pun tidak tahu jika Apartemen nya dengan Mama Sarrah saling berdampingan.
Genzy langsung memilih untuk meninggalkan Alena dia merasa sangat kesal sekali, ketika Genzy keluar dari ruangan Alena.
Rian pun datang dan mereka pun sempat bertatapan wajah, tapi Genzy mengabaikan dia memilih untuk pergi.
"Siapa lelaki ini sebelum nya belum pernah ada kabar Dokter Alena mempunyai kekasih atau pun suami. Apa itu adalah kekasih terbaru Dokter Alena."
Rian yang berniat untuk melihat Dokter Alena memilih untuk pergi, karena melihat wajah lelaki itu yang seperti sedang marah besar kepada Alena.
__ADS_1
Rian pun hanya melihat Alena dari kaca pintu, dia melihat Dokter Alena sedang menangis.