Suamiku Misterius

Suamiku Misterius
Episode 137


__ADS_3

Setelah mengambil benda tersebut Kimora langsung berlari untuk kembali ke dalam mobil, tapi tiba-tiba dia membalikkan badannya kembali dan matanya tertuju kepada gudang tersebut, Kimora melihat sebuah bayangan putih di balik gorden yang seperti melambaikan tangan tangan seperti meminta pertolongan.


Kimora langsung terdiam ketika melihat bayangan yang begitu sangat nyata tersebut, keringat dingin mulai keluar dari tubuhnya, denyut jantung jantung seketika berdekup kencang sekali tapi Kimora memilih untuk pergi kembali ke dalam mobil.


Dengan penuh berhati-hati Kimora melewati gerbang rumah tersebut, ketika satpam sedang fokus bermain handphone.


Kimora membuka pintu mobil nya dan langsung masuk ke dalam, Kimora menghapus keringat yang bercucuran di wajah serta tubuh nya.


"Dia seperti meminta pertolongan ku, dia Ayana,,,,,,Ayana Larasati."


Kimora memejamkan mata nya, untuk melupakan bayang-bayang tersebut dan memandangin wajah di kaca spion mobil.


Kimora merasa jika dia adalah seorang yang bisa membantu Ayana agar bisa beristirahat dengan tenang.


Kimora terus memegangi benda yang di bawa dari gudang belakang rumah tersebut.

__ADS_1


****


Di dalam rumah Sarrah seakan di buat penasaran dengan apa yang di sembunyikan Genzy di dalam kamar nya tersebut, dia berencana akan datang kembali ke rumah ini tampa sepengetahuan Genzy.


"Yaa sudah, Mama akan pulang sekarang ada anak perempuan yang harus Mama jaga di sana. Mama akan membawa Kimora untuk berkonsultasi dengan Dokter Rian, Dokter yang menangani Mama dulu sampai bisa sembuh lagi seperti sekarang, Mama berharap kamu bisa sedikit berubah membuka hati kamu untuk kesembuhan Kimora karena adalah perempuan yang sangat baik-baik."


Sarrah langsung meninggalkan rumah tersebut, Genzy terdiam mendengar perkataan Mama nya tersebut. Genzy merasa jika Mama nya itu luar biasa sangat sayang kepada Kimora.


Genzy kembali masuk ke dalam kamar nya sambil membawa obat yang di belikan oleh Mama nya.


Genzy masuk ke dalam kamar nya dan memandangi foto-foto Alena yang dia pasang di dinding kamar nya, dia seketika bisa melupakan Ayana dan Kimora karena Alena.


Genzy langsung berbaring di tempat tidur nya, dia langsung mengingat masa-masa pernah kali dia menikah dengan Kimora.


Genzy menutup mata dengan bantal tapi bayangan-bayangan terus menghantui nya.

__ADS_1


****


Sarrah langsung berjalan menuju ke mobil nya, dia melihat Kimora duduk dengan keadaan yang sangat tenang sekali.


"Syukur lah dia tidak apa-apa, dia sangat baik sekali menuruti apa yang aku katakan."


Sarrah langsung masuk ke dalam mobil nya, dan tersenyum manis kepada Kimora.


"Kamu tidak apa-apa kan sayang, kamu baik-baik saja di dalam mobil,? maafkan Mama yaa lama sekali meninggalkan kamu di dalam mobil nya."


Kimora hanya tersenyum mendengar perkataan dari Mama Sarrah.


"Oh iyaa sayang, bagaimana kalau besok kita pergi ke rumah ke dua orang tua kamu. Sudah lumayan lama juga kan kamu tinggal bersama dengan Mama dan Dokter Alena, Mama juga akan membicarakan kalau kamu akan bawa kamu konsultasi ke psikiater."


Sarrah memegang tangan Kimora yang begitu sangat dingin dan berkeringat.

__ADS_1


"Sayang kamu nggak apa-apa kan, kamu berkeringat dingin seperti ini. apa yang terjadi sayang."


Sarrah seketika langsung cemas sekali.


__ADS_2